laki-laki itu seumur, atau bahkan mungkin lebih muda dari jesus, 
ketika dia menaklukan separuh dunia, sepanjang 32 ribu kilometer.
dia yang membangun perpustakaan paling besar didunia. dan dia
juga yang membangun kota pelabuhan terbesar dengan sistem
pertahanan, drainasi serta kota yang dianggap beradab. 
tapi dia juga yang memusnahkan kitab-kitab suci kaum zoroaster,
dan menghancurkan persepolis, pusat kekuasaan darius. laki-laki
muda itu muridnya aristoteles yang nampaknya mengejar apa yang
disampaikan oleh gurunya, tentang ujung dunia. dan dia bukan hanya
membuktikan, tapi juga, dalam hatinya menolak teori gurunya. anak
muda yang mampu menggerakan seratusan ribu bala tentara demi
kejayaan dan demi dirinya, yang selalu bertanya-tanya dalam hatinya,
siapakah "bapaknya". adakah dewa-dewa itu. dan dalam pencariannya
itu, puluhan kerajaan takluk serta ratusan suku melata dikakinya, tak
sedikit juga orang-orang dekatnya menjadi korban atas ambisi yang
telah membentuk dirinya menjadi tirani. 
apa yang bisa kita petik dari iskandar yang dianggap agung ini? apapun
makna perjalanan sejarah yang telah dibentangkan olehnya dan dianggap
megah, satu hal, bahwa kita tak dapat mengulang tindakan kekerasan atas 
nama apapun juga.(dan begitu dekat sekali nampak seperti mirip lintasan
jalur bala tentara iskandar dengan pasukan amerika di irak, afghanistan
dan kurdistan).
serial dokumenter yang ditulis dan diceritakan oleh michael woods, yang
menelusuri jejak alexander the great sepanjang 20 rebu mil, dengan gambar
yang indah serta riset yang bagus, dan penceritaan yang juga diangkat dari
cerita-cerita lokal yang sampai kini masih dinyanyikan oleh banyak suku
di asia selatan dan asia tengah. produksi BBC, 4 serial. menarik untuk
ditonton ketimbang melihat sinteron!



      

Kirim email ke