Hi Gank! Saya sdg baca bukunya Charles Handy, The Empty Raincoat (1995), menarik sekali pemikirannya soal dampak keterbukaan informasi.
.... Sebelum penemuan media cetak dan percetakkan di abad 14, org tdk bisa tdk percaya kpd institusi-2x spt Monarki, gereja dsb, krn mrklah yg paling tahu banyak hal, paling pintar..... Lalu muncul media cetak & kita dpt membaca kitab suci dlm bahasa kita sendiri, di rumah, & kita dpt membentuk pandangan kita sendiri mengenai kehidupan, moralitas dan tata sosial. Kita menemukan bhw banyak institusi tradisional itu ternyata mempunyai punya kaki dari tanah liat, rapuh dan mudah goyah. Para raja dan imam ternyata hanya manusia biasa, banyak diantara mrk bahkan tdk lbh baik dpd warga biasa.... Kini kita punya televisi, komputer, internet dan CDROM. Kita kebanjiran informasi mengenai segala sesuatu, shg kita kini dpt mengetahui hampir sebanyak yg dpt diketahui Perdana Menteri atau Presiden, & amat mungkin kita punya lbh banyak waktu senggang utk mengunyah semuanya itu dibanding mereka. Kita dpt, dan nyatanya memang begitu, menentukan sendiri pandangan-2x kita mengenai segala sesuatu, & cenderung melucuti segala kewenangan berbagai institusi. Hal yg sama terjadi di perusahaan-2x. Segera stl Anda pasang komputer di masing-2x meja kerja, karyawan yg biasa-2x sajapun mnejadi lebih berkuasa. Mrk dpt mengetahui hal-2x sebanyak yg diketahui oleh boss mrk, & sering malah jauh lbh banyak. Dg demikian "para pekerja yg banyak tahu" ini memanggul tanggung jawab yg lbh besar & mrk dlm arti tertentu menjadi terbebaskan dari otoritas tradisional. Krn itu, masyarakat berada diluar kendali krn kita secara sistematis menghancurkan semua otoritas & semua kendali yg dulu dipegang oleh berbagai institusi. Kita memberi ke masyarakat kemampuan utk menentukan pikiran & pandangannya sendiri. Di satu pihak, hal ini sangat menggairahkan krn bisa membawa kita ke jaman reinasance abad 21. Kita akan melihat banyak kreativitas menjamur dimana-mana, sama dg yg terjadi di abad 15 yl. Tp pd saat yg sama, ini menakutkan krn org tdk terbiasa hidup tanpa otoritas disekitar mereka. .... Charles Handy menyebut saat-2x terjadinya kondisi itu dg istilah "batas kekacauan" (edge of chaos). Krn pd saat itulah akan ditandai dg kekacauan besar (ingat tulisan Charles Handy dibuat th 1995 yl). Ketika kehidupan baru dilahirkan, ketika kompleksitas dan kekacuan tertata kembali dalam suatu tatanan baru. Saat itu ada potensi besar untuk berlaku kreatif, tp saat itu juga mrpkan saat yg sulit dan membingungkan. Apa kita sudah sampai dijaman itu ? Model kepemimpinan apa yg cocok di masa itu ? -- Best regards, - Syafril - ************************************************************************* Name : Syafril Hermansyah |Company : Duta Integrasi Pratama Mailto: <[EMAIL PROTECTED]> |Voice : (62) (21) 385-1600 FAXto : (62)(21)351-9241 key:000FAX |URL : <http://www.dutaint.co.id> ************************************************************************* -- --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu> 1 Mail/day : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=set%20yonsatu%20digest>
