[ copy darat dilaksanakan 4-5 Januari 2003, lihat footer Milis anggota ] On Mon, 30 Dec 2002 14:08:51 +0700 Abdul Sodik (AS) wrote Revrisond Baswir:
[ ini info bagus, thanks source bisa dilihat di http://www.transparency.org/index.html, saya belum baca tuntas ] > > Sebuah pergeseran besar-besaran kini sedang berlangsung dalam > > perbincangan mengenai korupsi di dunia internasional. Berbeda dari > > kecenderungan selama ini, yang lebih banyak menyoroti peranan sektor > > negara sebagai pelaku utama korupsi, belakangan mulai berkembang > > kecenderungan baru untuk menyoroti peranan sektor dunia usaha > > sebagai aktor penting korupsi. Tp kok beda yg diomongkan Eigen disini : http://www.transparansi.or.id/majalah/edisi4/4wawancara_3.html. > > Posisi Indonesia dalam kedua indeks itu rasanya tidak perlu > > diperdebatkan. Sebagaimana diketahui, dalam CPI, Indonesia hanya > > berhasil menempati urutan ke tujuh dari bawah sebagai negara yang > > bebas korupsi. Dalam BPI, walau pun tidak tercantum dalam tabel yang > > diterbitkan oleh TI (mungkin karena minimnya jumlah perusahaan > > multinasional Indonesia), perilaku para pengusaha Indonesia dalam > > memberi suap rasanya tidak jauh berbeda dari keganasan para pejabat > > pemerintah dalam menyalahgunakan kekuasaan untuk memperkaya diri > > mereka sendiri. Akan lebih mudah lagi kalau pengusaha dan pemerintahnya adalah orang yg sama, vested interest tentu lbh besar/mudah bukan ? :-) > > Tingkat perkembangan korupsi di Indonesia memang luar biasa. > > Termasuk dalam melakukan korupsi, para penguasa dan pengusaha di > > Indonesia cenderung 'bersaudara'. Hidup Indonesia. Terus apa solusi yg ditawarkan ? -- syafril ------- Syafril Hermansyah<syafril-at-dutaint.co.id> --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>
