Assalamu'alaikum  Gaank ,..
Presentasi menarik tentang  ROTC yang disampaikan  dimas TINO , nampaknya  sedikit 
bertabrakan diudara dengan kenyataan disaat ini  , yaitu bahwa  animo /minat mahasiswa 
 masuk  MENWA semakin menurun  , sejalan dengan  tendensi  umum tentang popularitas  
tentara dimata bangsa Indonesia .  Apalagi setelah  dinyatakan bahwa  MENWA  
diserahkan pada perguruan tinggi  masing2 . 
 Dari milis yang  masuk tentang topik ini , terlihat belum nyambung antara   
"kebutuhan negara terhadap generasi muda dan warga negara yang sadar  bela negara "   
, dengan   "turunnya minat , karena performance  yang kurang bagus " .
Performance  , senantiasa  bisa diperbaiki dan ditingkatkan  atau disesuaikan dengan 
jamannya .  Tetapi , kebutuhan  negara , seharusnya menjadi hal yang tidak dapat 
ditawar-tawar . Namanya juga   kebutuhan  , .. ..
Pendapat kangmas BUDIONO adalah paling tepat , karena  ,  keinginan kita  tentang  
diadakannya   ROTC , bukan karena  kepingin jadi letnan atau tentara  aktif . 
Kita bukan ingin jadi perwira , tetapi   ingin memiliki sifat keperwiraan  , sehingga 
dapat  meningkatkan peran sebagai  kader bangsa yang dapat dihandalkan .
Tetapi sayangnya ,   masalah  pembinaan  ekstra kurikuler tersebut kurang mendapat  
perhatian dari  institusi pendidikannnya . Karena belum dianggap penting , maka , 
hukumnya  menjadi  sunnah ,  padahal seharusnya   WAJIB . 
ROTC  adalah hanya suatu tahap dalam pembinaan generasi muda   , yang diharapkan akan 
dapat menambah kualifikasi  para mahasiswa  yang tergabung  tadi .
Dalam situasi  dan kondisi kampus yang memprihatinkan  ,   Kita  harus kreatif  
menyusun berbagai acara agar  lebih menarik 
 
Priyo P. Soemarno


--[YONSATU - ITB]----------------------------------------------------------
Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net>
Moderators     : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Unsubscribe    : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
Vacation       : <mailto:[EMAIL PROTECTED]?BODY=vacation%20yonsatu>


Kirim email ke