Nah kelihatannya sudah mulai mengarah.... Mau nambahin aja.... HMI untuk bertahan kira-kira juga sama seperti Menwa, makanya sekarang yang ramai justru KA HMI nya, yang selalu memberi masukan dan pelatihan-pelatihan untuk HMI, nah kalau di maki-maki yang muda itu biasa... Kenapa tidak........ Alumni Menwa bikin kegiatan atau pelatihan-pelatihan yang diperlukan.... Hampir semua Alumni Menwa kalau ditanya pendidikan apa yang bermanfaat setelah Kader; umumnya - Dinas Staff, Gladi Posko...... intinya : Ilmu Organisasi baru setelah itu, Terjun Payung, SAR, Menembak dlll. Kenapa para jagoan bikin pelatihan, buka pelatihan di Posko Yon I apapun jenisnya dan menerbitkan Sertifikatnya, yang ngurus para Yunior yang belum dapat kerjaan dan sudah tentu Yon I, dst dst..... calon anggota dapat disabet dari peserta pelatihan tersebut...... Kelebihan biaya.... buat kelanjutan YON I, ngitung biayanya?.......pasti banyak yang jagoan menghitung supaya untung...... Win-win solution gitu...... Wanadri aja...... bikin program pendakian Mnt Everest, para senornya cari duit yang berangkat para anggota mudanya...... Banyak contoh yang baik....... Mahawarman Yon I pantang menyerah, Survive...... Tapi kalau klepek-klepek, kejet-kejet gini seharusnya enggak perlu malu & takut minta tolong sama seniornyya.......... Kelihatannya Posko, agak malu-malu minta tolong atau cerita masalahnya...... Dani S....... Ayooooo dong .........coba gandeng Posko Yon I - ITB ...., kalau Menwa Unkris wah masih banyak walaupun beberapa tahun ini kena gebuk....rekan Mahasiswa. (Soalnya tiap hari lewat Unkris). Salam KNE ----- Original Message ----- From: <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Wednesday, July 30, 2003 1:58 PM Subject: [yonsatu] Apa yang bisa Resimen Mahawarman Batalyon I berikan untuk ITB?
> WCDS, > > Ada pertanyaan saya, apakah "ke-engganan" masuk Mahawarman ini juga > dialami oleh perkumpulan2 aktifitas yang lain, yang hampir sejenis, seperti > misalnya terjun payung (AVES), Wanadri, pramuka. dsb. Saya kira, beberapa > anggota alumni senior yang putra/putri-nya sudah menjadi mhsw, atau alumni > Yon I yang jadi pengajar di ITB, atau juga para mhsw/i ITB sendiri yang > sekarang aktif di Mahawarman, dapat mencermati mengapa putra/putri-nya atau > rekan2nya tidak tertarik untuk ikut bergabung di Mahawarman. Dari hasil > pengamatan ini, nanti kita dapat menganalisa dan memikirkan bagaimana cara > mengatasi ke-"engganan" ini. Beberapa analisa sudah dikemukakan di dalam > milis ini, beserta dengan jalan keluarnya, seperti misalnya kiat2 > memasarkan Mahawarman ini ke khalayak. > > Salah satu kelebihan Menwa adalah, pembinaan di Menwa dapat diikuti dan > dibuat cukup flexible bergantung dari minat anggotanya, dalam arti, > seseorang di Menwa dapat dibina untuk maju di bidang olahraga kemiliteran > seperti terjun payung, dsb., atau dalam bidang management/kepemimpinan > dsb., atau hal-hal lain yang kesemuanya ini idealnya akan membentuk watak > pribadi seorang alumni Menwa nantinya, (dalam hal ini alumni Mahawarman > Batalyon I - ITB) menjadi seseorang yang mandiri, disiplin, jujur, > ksatria, setia kawan, tangguh dan tidak mudah menyerah. Ini semua akan > diberikan kepada bangsa ini atas nama ITB, dan inilah "sesuatu" yang > Mahawarman Batalyon I bisa berikan untuk ITB. Saya kira ini jawaban yang > mungkin Pak Adji tanyakan. > > Insya Allah, saya juga juga ingin turut membantu menghidupkan Batalyon I, > Resimen Mahawarman kembali. Semoga Resimen Mahawarman Batalyon I ITB > bisa terus jaya. Amin > > Wassalam, > Harry Kusna > > > --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- > Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> > Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > > --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
