Mas Djoni dan Bang Syarif Ysh. , Saya juga prihatin dengan kejadian tersebut . Hal ini memperlihatkan kepada kita betapa pasukan elite kita masih seneng jadi selebritis dan mangabaikan "protap" , seperti penanggulangan keadaan darurat . Saya justru kasihan melihat prajurit marinir yang ter"selomot" api malahan ditarik2 dan ditendang (maksudnya mungkin untuk mematikan apinya atau mencopot bajunya dengan sekali tarik) . Padahal mestinya pakai selimut atau kain yang dibasahin , kalau tidak ada pemadam api . Jadi mas2 sekalian , jangan terlalu kecil hati melihat adik2 kita yang lagi sibuk membetulkan letak baretnya ,... mereka perlu kita bantuin ,.. Salam hangat , Priyo PS ----------------------------
-----Original Message----- From: "Akhmad Bukhari Saleh" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[EMAIL PROTECTED]> Cc: <[EMAIL PROTECTED]>, "Aves SPC" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yon- I/ITB" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yon-I/ITB - Yahoo" <[EMAIL PROTECTED]>, "Yon-II/UNPAD" <[EMAIL PROTECTED]> Date: Tue, 7 Oct 2003 21:42:35 +0700 Subject: [yonsatu] Re: [hankam] Nyawa hilang sia-sia ? > Korbanan karena demo stabo itu juga sama memalukannya. > Kalau kita mempertanyakan mulai dari "pangkal"-nya, ngapain sih > Kopassus senang betul demo stabo, yang padahal suatu kegiatan tidak > bermanfaat, kecuali tampil "sumber gaya". > Wasalam. > > ==================== > > ----- Original Message ----- > From: Sharif Dayan > To: [hankam] > Sent: 07 Oktober 2003 21:16 > Subject: [hankam] Nyawa hilang sia-sia ? > > Salam sejahtera... > > Sangat disesalkan hilangnya nyawa -akibat tersulut api- anggota Korps > Marinir dalam peringatan HUT TNI di Sulawesi. > Bagaimana kecerobohan tidak menyediakan pemadam api bisa terjadi pada > institusi kemiliteran? > Kalau tentaranya saja seperti itu, lalu seperti apa pula mutu pegawai > dan pejabat sipil? > Kapan kita pertama kali mendengar istilah "contigency plan"? Ketika > menjelang tahun 2000? > > Kalau berbicara masalah awang-awang, pejabat Indonesia paling jago, > tapi kalau sudah menyangkut teknis pelaksanaan, bahkan seorang > Presiden pun sampai mengeluh. > Memang, bisa saja itu dimuarakan pada ketersediaan dana, tapi jangan > dilupakan memberdayakan manusianya. > > DPR ribut mengenai pembelian Sukhoi, yang mereka katakan tidak sesuai > aturan. > Tapi ketika dua petempur F-16 kita hampir ditembak oleh F-18 Hornet > AS, justru mereka yang menggerutu mengenai bagaimana itu bisa terjadi. > > Pemerintah pun tidak cerdas dalam mempersiapkan rencana kerjanya, > sehingga Buku Putih mengenai pertahanan hanya berisi hal-hal normatif. > > Pihak TNI sama saja, merasa paling jago mengenai pertahanan, padahal > pertahanan bukan semata menyangkut aspek prajurit dan persenjataannya. > > Perencanaan dan penerapan strategi pertahanan bukan kerja semalam. > Kita pernah punya sishankamrata, yang sampai sekarang cuma bagus di > bibir. > Kita punya istilah pertahanan sipil, namun cuma tampak dalam wujud > pakaian seragam pegawai negeri sipil. Atau dijadikan bahan tertawaan > dalam pertunjukan lawak. > Kita pun masih memiliki Resimen Mahasiswa yang -katanya- merupakan > salah satu potensi pertahanan, namun di lapangannya lebih sering > dijadikan ABRI -sekarang dipecah menjadi TNI dan Polri- untuk proyek > duit saja. Untuk yang terakhir adalah hal yang pernah saya alami > sendiri. > > Kalau ada unsur TNI atau Polri di sini, yang merasa lebih tahu > dibanding yang saya ketahui, maka silahkan bicara. > > Kembali pada musibah di atas: Dipertanyakan kembali bagaimana kesiapan > TNI dalam merincikan setiap hal dalam menjalankan profesinya. > Hal di atas itu -maaf- merupakan hal yang memalukan. > > Duka cita saya untuk keluarga para prajurit. > > Sharif Dayan > > > --[YONSATU - > ITB]---------------------------------------------------------- > Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> > Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
