mas Syarif, kalau saya boleh tau, GPIB itu apa ya? and ngumpulin pemuda antariman untuk perayaan Natal itu maksudnya apa?
Kalau anda mau mengumpulkan orang Kristen dan nonKristen untuk merayakan Natal, anda salah kaprah, alias kebablasan. Perbedaan agama itu bukannya untuk dibaurkan / dihilangkan/ dileburkan menjadi satu, melainkan bagaimana kita yang berbeda beda ini bisa saling menghargai. menurut saya, jumlah orang Kristen yang percaya hari Kiamat bisa dihitung, itu jumlahnya (kalaupun ada) sangat sedikit, jadi kalau anda mau jadikan hal ini sebagai topik, data anda harus lebih akurat...., misalnya metode apa yang anda gunakan untuk menghitung jumlah orang tersebut, apakah dengan survey, atau studi literatur, atau cuma imajinasi atau pendapat pribadi anda sendiri. Andoko 9677.08.32536 ----- Original Message ----- From: "Sharif Dayan" <[EMAIL PROTECTED]> To: "Yon 1 Mahawarman" <[EMAIL PROTECTED]> Sent: Tuesday, November 11, 2003 2:01 AM Subject: [yonsatu] Kiamat 'gagal' > Widya �astrena Dharmasiddha ! > > Ada yang masih ingat Jim Jones dan pengikutnya di Capetown, yang bunuh diri > bersamasama ? > > Secara garis besar, Kristen 'dibagi' dua, yaitu Katholik dan Protestan. > Namun di 'luar' itu masih ada aliran yang tidak mengakui dirinya termasuk > pada salah satu di antara 2 tersebut. Dan sudah sering kita dengar > -khususnya yang didalangi orang Barat- adanya aliran-aliran yang melakukan > hal-hal yang ganjil dan terkadang ekstrem. Ranting Daud (Davidian Branch), > merupakan salah satu di antara mereka. > > Ranting Daud menjadi terkenal karena mereka menimbun senjata dan amunisi, > lalu 'menantang' pemerintah AS c/q FBI, sehingga berakhir dengan penyerbuan > terhadap markas kelompok sempalan tersebut. > > Untuk menyebut nama lain, adalah Kluk-Kluk Klan -ini canda seorang warga > [hankam]....soalnya yang benar Klu Klux Klan....- yang menggunakan 'baju' > WASP (white, anglo-sax, protestant) untuk menghabisi orang-orang berkulit > hitam atau yang bersimpati pada keturunan Afrika di Amerika Serikat. Masih > ada entah berapa lagi, dengan nama yang aneh dan lucu. Namun keberadaan > mereka semua sama saja 'bunyi'nya : bahwa hanya kami yang benar, yang > lainnya tidak. > > Apa yang dilakukan oleh Imam Samudra dkk, Pendeta Sibuea dan entah siapa > lagi, sebenarnya mengingatkan kita -wira dan purnawira- bahwa tugas kita > tidak ringan. Dan karena tidak ringan itulah, menjadikan pekerjaan tersebut > menjadi amat bernilai harganya. > > Saya sudah dan sedang merasakan hal itu, karena sedang berusaha mengumpulkan > pemudi dan pemuda antariman Kota Palembang untuk dapat tampil dalam Perayaan > Natal Rakyat Kota Palembang. Justru persentase terbesar keengganan datang > dari kaum muda Kristen sendiri, khususnya Protestan dan lebih khusus lagi > dari yang segaris atau sejajar dengan sejumlah jemaat Kristen di Bandung, > yang percaya bahwa peristiwa kiamat bisa diperhitungkan waktu kedatangannya. > > Ada suara lain ? > > > Sharif Dayan > Anggota Gerakan Pemuda GPIB > > > --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- > Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> > Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> > > --[YONSATU - ITB]---------------------------------------------------------- Online archive : <http://yonsatu.mahawarman.net> Moderators : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Unsubscribe : <mailto:[EMAIL PROTECTED]> Vacation : <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
