----- Original Message ----- From: Syafril Hermansyah To: [EMAIL PROTECTED] Sent: 07 Januari 2004 11:06 Subject: [yonsatu] Kritik dan saran utk Panzernya Pindad [ was Re: Re: Panserana Pindad Tea [ was Re: Re: Kejutan]]
> Yg sempat jadi pertanyaan : > 1. Kenapa pakai mesin Isuzu ? > Kalau bicara dg supir-2x truk, mrk rata-2x ngomong bhw > Colt Diesel lbh tangguh (Isuzu menang irit), baik mesin > maupun chasisnya. Colt Diesel ini juga sdh lama ada di > pasar Indonesia, shg "bengkelnya" tersebar di seluruh > nusantara, juga sparepartnya. Armored Personnel Carrier (APC) buatan Pindad ini, yang diberi nama "APR-1 (Angkut Pasukan Ringan - Satu"), memakai mesin Isuzu yang satu kelas lebih besar dari Elf. Katanya ini yang paling match untuk kendaraan 5 ton-an ini. > 2. Pelindung Roda > Ban mrpkan titik lemah kendaraan ini, relatif terbuka > posisinya shg lbh mudah jadi sasaran tembak ataupun > lumpur atau semak yg masuk ruang roda akan > menghambat laju kendaraan. > Memang sih kalau diberi shielding penuh maka service > roda menjadi repot, tp kalau separo saja di bagian > depannya mungkin bisa ya ? Ketidak-praktisan pelindung roda/ban memang mengalahkan pertimbangan keamanannya. Kebanyakan armored car serupa buatan luar negeri juga tidak memakai pelindung. Solusi-nya, sebagaimana juga dipakai oleh APC lainnya, adalah ban anti peluru. Ban ini ada banyak di pasaran (pasaran luar negeri, tetapi barang bebas yang bukan subyek embargo). Harganya sekitar 15 jutaan satunya. Tahan peluru, dan kalau pun bocor, tidak langsung kempes. Katanya nantinya terserah yang pakai. Bisa saja TNI nantinya memasangkan ban anti peluru di APC, sesudah meng-evaluasi penggunaannya di daerah konflik. Jangan lupa TNI-AD beli APC ini 40 unit, tetapi Polri belinya 55 unit. Dan Polri tidak akan perlu pakai ban anti peluru. > 3. As Roda > Lupa ditanyakan, apakah sudah pakai anti slip differentials? > Kalau pakai independent suspensions (bukan rigid spt yg > sekarang) apakah perbedaan harganya jadi jauh ? Perbedaan harga memang menjadi salah satu pertimbangan. Tetapi waktu untuk design & engineering yang mepet (hanya 2 minggu dikebut siang malam) adalah pertimbangan utama, sehingga sementara yang sederhana-sederhana saja. Tetapi sudah menjadi pertimbangan juga untuk "APR-2". Wasalam. --[YONSATU - ITB]----------------------------------------------- Arsip : <http://yonsatu.mahawarman.net> atau <http://news.gmane.org/gmane.org.region.indonesia.mahawarman> News Groups : gmane.org.region.indonesia.mahawarman List Admin : <http://home.mahawarman.net/lsg2>
