Keliling Ka'bah dengan menunjuk hadjar aswad dan menyebut "allah kami datang 
allah kami datang keridhomu" itu cara penyembahan berhala/pangan bangsa quraish.

Dan tidak ada bukti abraham nabi yahudi tahu berada di paran atau bakah karena 
paran dan bakah bukanlah mekah (bukti arkeologi dan tentunya catatan sejarah).

Maqam=kuburan mau kamu ganti kosakata tersebut jadi berdiri ha ha malahan 
kelihatan tepu tepu abunawasnya ha ha ha

Lempar jumroh itu juga sama dengan orang lempar batu kedalam sumur dan ucapkan 
berkat itu ajaran ajaran pangan he he he

kacian hari begini masih kena kibulan arab atai memang pantas kamu disebut 
kacung kacung arab

Fei


--- On Sun, 20/7/08, tawangalun <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

From: tawangalun <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: [religion&spirituality] Re: Arti MAQAM IBRAHIM jadi berubah setelah 
ketahuan bohongnya.
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Sunday, 20 July, 2008, 6:24 AM







Opo Fei Fei itu tahu ttg aturan tawaf?

Kalau gak tahu saya kasih tahu.Kalau orang tawaf sudah dapat 7 putaran
maka harus solat dulu didekat MAQOM IBRAHIM yang lokasinya di
downstream pintu kaa'bah,dan setiap satu putaran melewati makom tsb
usahakan ndemok dinding MAQOM itu yang dibungkus kaca,tapi kalau gak
bisa saking banyaknya orang yo rapopo wong itu sunah.Maqom Ibrahim itu
sejak dulu hanya batu bekas injakan Ibrahim ketika mbangun ka'bah,jadi
sama sekali gak ada hubungan dg makam Ibrahim yang berada di Hebron
itu.Tapi wong Kristen itu tahu sendiri lah sukaknya gawe2.

Shalom,
Tawangalun.

N.B.Walupun sudah dijelasin pasti 3 hari lagi kaset rusak tsb akan
diposting lagi.Jadi orang bebal ora koyo Fei Fei.

Kirim email ke