Apakah Sebenarnya Zionism Itu ???
                                                
Umat Islam, ulamanya, dan para politikusnya, kesemuanya selalu
menyesatkan arti zionism itu sebagai se-olah2 terror terhadap Islam. 
Padahal arti Zionism tidak lebih dari falsafat orang2 Yahudi tentang
kehidupan komunitas yang damai, saling tolong menolong, saling
mengasihi dan menolak kekerasan.  Sangat bertolak belakang dengan arti
"Islam".  Islam disatu pihak sebagai agama tapi juga merupakan
falsafah bagi umatnya dan orang2 Arab dulu, kalo sebagai agama
diartikan sebagai "Penyerahan" namun dalam falsafah hidup artinya
"Revenge" atau balas dendam.

Zion itu sebenarnya berasal dari nama sebuah lembah yang menghubungi
antara Yerusalem dan tanah Israel dan masih berada dalam kota
Yerusalem itu sendiri tapi letaknya diluar tembok dari kota lama. 
Lembah zion ini dianggap sebagai "Synodoche" yaitu satu kesatuan yang
harmonis karena Yerusalem adalah tempat memuja sang pencipta dan Zion
ini merupakan tempat tinggal para pemujanya yang tenang, aman,
harmonis, saling membantu, saling mengasihi, dan segala yang baik2 dan
indah2 ada disini seperti halnya sorga. 

Jadi setiap orang yahudi selalu menyebut tempat tinggal atau asal
mereka adalah dari lembah ini.  Hal ini sudah menjadi istilah atau
falsafah mereka sejak sebelum adanya Islam dan sebelum adanya Ibrahim.
 Tempat indah ini yang penuh kedamaian, dan serba saling mengasihi
akhirnya menjai cita2 setiap orang Yahudi untuk membangunnya sebagai
tanah airnya.  Namun paham atau falsafah ini dizaman sekarang sudah
tidak mungkin lagi karena selain luas wilayahnya tidak cukup untuk
menampung populasi orang Yahudi.

Belakangan melalui perjalanan sejarahnya, istilah zionisme menjadi
paham tentang pendirian negara yang berdasarkan kasih sayang, saling
membantu, kedamaian dan menentang kekerasan.

Orang2 Yahudi menggunakan istilah "Zionisme" ini sama seperti orang
India menggunakan istilah "Ahimsa" yang artinya perjuangan non-violent
dalam mewujudkan cita2.

Jadi Zionisme sama sekali bukan ajaran agama, dan juga bukan agama,
juga bukan kumpulan.  Namun perjuangan membangun negara yang damai
selalu didasari falsafah Zionisme ini yang artinya non-violent atau
Ahimsa.

Juga agama Kristen menganut non-violent yang tentunya menggunakan
istilah lain, juga umat Buddha mengenal istilah sendiri tentang
non-violent ini.

SEBALIKNYA AGAMA ISLAM DAN UMATNYA TIDAK MEMPUNYAI ISTILAH TERSENDIRI
TENTANG NON-VIOLENCE INI DAN MEMFOKUSKAN FALSAFAHNYA KEPADA "REVENGE"
ATAU BALAS DENDAM YANG EXISTENSINYA ADALAH MEMUSNAHKAN MUSUH DAN
MEMUSUHI MEREKA YANG MENOLAK MENYEMBAH ALLAH.

Sebagai pembanding landasan falsafah masing2 agama dibawah ini sbb:
Zionisme = establish non-violent community
Christianity = non-violent believe
Ahimsa = non-violent movement
Islam = balance of revenge to establish the justice of Allah

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke