Reflekis: Untuk berhaji ada duit negara, tetapi untuk pendidikan ilmu duniawi 
tidak ada duit. Tentu saja pengertian para petinggi masalah surgawi lebih 
penting, jadi tidak perlu dihebohkan masalahnya.

http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=47448&ik=4


12 Anggota DPRD Berhaji Gunakan APBD 

Sabtu 15 November 2008, Jam: 7:06:00 
BEKASI (Pos Kota) - Belasan mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), 
Jumat (14/11) siang mendatangi Gedung DPRD Kota Bekasi. Mereka protes 
keberangkatan 12 anggota DPRD ke tanah suci menggunakan dana APBD. 

Tani Al Haq, mengatakan saat gagalnya 5.000 calon haji Kota Bekasi berangkat 
naik haji ada anggota DPRD yang berangkat. "Apalagi ongkosnya diambil dari 
APBD." 

Aksi mereka hanya berorasi dan dikawal oleh sepasukan pengendali massa (Dalmas) 
Polres Metro Bekasi. Mereka diterima oleh sekretaris dewan Udi S, karena 
sebagian anggota pergi ke Solo. 

Anggota Komisi A DPRD Kota Bekasi, Slamat Siahaan, mengatakan 12 anggota DPRD 
Kota Bekasi tersebut berasal dari enam fraksi yakni Fraksi Partai Demokrat, 
Fraksi Partai Golkar, Fraksi PKS, Fraksi PPP, Fraksi PDIP, dan Fraksi PAN. 

Wahyu Prihantono, Ketua Fraksi PKS membantah kalau fraksinya memanfaatkan 
kesempatan itu. "Tidak ada satu orang pun anggota kami yang memanfaatkan 
'hadiah' itu." 

20 PIHK DILARANG 
Sedikitnya 20 Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang dilarang ikut 
memberangkatkan jemaah haji tahun ini menjadi contoh PIHK lain untuk konsisten 
melaksanakan ketentuan. 

Ketua Teknis Urusan Haji (TUH) Nursamad Kamba dan Koordinator Pengawas PIHK 
(d/h. ONH Plus) Ahmad Basani, kepada wartawan termasuk wartawan Pos Kota 
Rinaldi Rais di tempat terpisah, Kamis (13/11) malam Waktu Arab Saudi (WAS). 

Keberadaan PIHK merupakan mitra Departemen Agama RI untuk menyelenggarakan 
prosesi ibadah haji. Karenanya tetap diperlukan koordinasi. 

Sekitar 19ribu calon jemaah haji khusus (ONH Plus) dari 210 ribu CJHI mulai 
berdatangan memasuki Bandara King Abdul Aziz International Airport (KAAIA) 
Jeddah dan Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah. 

Kirim email ke