Megawati Itu Betul2 Pengkhianat PDIP
                                            
PDIP boleh dikatakan hancur lebur, semua anggauta2 yang berkualitas
telah mencemohkan Megawati.  Semuanya gara2 Megawati bukan menuntut
pelaku pembunuhan 27 Juli, malah berkonsiliasi melupakan kejadian itu
demi mendapatkan dukungan mereka untuk menjadi presiden.

Boleh dikatakan, Megawati itu bisa naik kepanggung politik dengan
meng-injak2 mayat2 para pendukungnya sendiri.  Selama dia jadi
presiden enggak ada pelanggar hukum yang dituntut karena semuanya
diajak rekonsiliasi yang fokusnya tunggal yaitu mendukung dirinya
untuk jadi presiden dimasa yang akan datang.  Ternyata dia gagal
karena barisan sakit hati lebih banyak jumlahnya dari mereka yang
berterima kasih diselamatkan melalui ide rekonsiliasi.

Kita butuh presiden yang berani, yang tegas, tak takut diancam, bukan
presiden model Megawati yang cuma mengejar dukungan dengan
mengorbankan rasa keadilan, mengorbankan hukum, dan mengorbankan etika
politik.


> "Sunny" <am...@...> wrote:
> Sindiran Presiden SBY ini ditanggapi
> Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo. "Kritik
> Mega kepada pemerintahan SBY selalu
> berdasarkan fakta dan realitas. Ibu
> Mega pantang memfitnah dan pantang
> berkhianat walau sebagai presiden yang
> lalu banyak yang mengkhianatinya,"
> kata Tjahjo. Namun masyarakat terus
> bertanya-tanya siapa yang dimaksud
> Megawati sebagai pengkhianat dirinya


Mega sendiri sudah dianggap mengkhianati PDIP sewaktu para pelaku
pembunuhan 27 July terhadap anggauta2 PDIP bukan dituntut ke
Pengadilan malah diajak rekonsiliasi untuk melupakan kejadian2 masa lalu.

Celakanya dia menganggap SBY itu mengkhianatinya karena berhasil
menjadi presiden yang dipilih rakyat.  Maunya Mega SBY itu membawa
rakyat pendukungnya itu untuk mengangkat Mega sebagai Presiden.  Dia
menganggap SBY itu sebagai bawahan harus mendukung atasan bukan malah
mendukung dirinya sendiri.  Bejad sekali kepribadian Ny. Megawati ini
bukan ?????

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke