> djoko pranyoto <djoko_prany...@...> wrote:
> menurut beberapa sumber, sebenarnya megawati
> tahu krn diberitahu oleh beberapa jendral
> akan adanya penyerangan markas PDIP, namun
> dia sengaja pura pura tidak tahu, dengan
> harapan akan menjadikan peristiwa tersebut
> sebagai batu loncatan mencapai kepopuleran.
> dan ternyata perhitungan TK tepat, dari
> kejadian tersebut terangkatlah kepopuleran
> PDIP dan mbak Meganya.
> wassallam
> 


Pada kenyataannya Megawati pernah menjadi presiden, dan saat memegang
kekuasaan tertinggi itulah dia cuma berhasil mengembangkan kekayaan
keluarganya dengan makin banyaknya menguasai pomp2 bensin.

Pada waktu jadi presiden itulah jelas ketahuan bahwa Megawati tidak
mau melaksanakan kewajibannya menegakkan hukum yang adil dengan
menindak para pelaku pelanggaran hukum seperti pembunuhan anggauta2
PDIP oleh preman2 kaki tangan penguasa sebelumnya.

Jadi tidak mengherankan kalo akhirnya PDIP itu sendiri jadi hancur
berantakan terpecah belah setelah naiknya Megawati menjadi presiden
akibat perbuatannya yang berkonsiliasi dengan pelaku pelanggar hukum
katimbang menegakkan hukum itu sendiri.

Kalo dulu banyak rakyat yang mendukung PDIP karena diharapkan partai
ini bisa membela rakyat dengan menegakkan hukum, maka sekarang
dukungan itu sudah hilang karena terbukti dibawah Megawati partai ini
hanya digunakan untuk mengejar ambisi pribadi dan ambisi keluarga
dalam memperkaya diri meskipun dengan cara2 yang melanggar hukum
sepeprti mengkorupsi dana bank dunia yang seharusnya digunakan untuk
menolong rakyat miskin di Indonesia.

Megawati sudah pernah diberi kesempatan, dan dia telah menyalah
gunakan kesempatan itu, lalu masihkah rakyat bisa dibodohi memberi
kesempatan sekali lagi ?????  Saya yakin tidak akan ada kesempatan
yang kedua karena rakyat merasa disakiti.

Megawati merupakan figur yang paling lemah untuk karir dibidang apapun
juga karena latar belakang pendidikannya hanyalah kegagalan,
pengalaman politikpun tidak ada, perjalanan politiknya selama ini
tidak ada reputasinya yang bisa ditonjolkan selain sebagai anak bekas
presiden yang pertama yang membawa negeri ini kedalam kediktaktoran
yang menghancur luluhkan kehidupan rakyatnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.















>  
> 
> 
> 
> ________________________________
> From: Hafsah Salim <muskitaw...@...>
> To: zamanku@yahoogroups.com
> Sent: Tuesday, February 10, 2009 9:49:26 AM
> Subject: [zamanku] Megawati Itu Betul2 Pengkhianat PDIP
> 
> 
> Megawati Itu Betul2 Pengkhianat PDIP
> 
> PDIP boleh dikatakan hancur lebur, semua anggauta2 yang berkualitas
> telah mencemohkan Megawati. Semuanya gara2 Megawati bukan menuntut
> pelaku pembunuhan 27 Juli, malah berkonsiliasi melupakan kejadian itu
> demi mendapatkan dukungan mereka untuk menjadi presiden.
> 
> Boleh dikatakan, Megawati itu bisa naik kepanggung politik dengan
> meng-injak2 mayat2 para pendukungnya sendiri. Selama dia jadi
> presiden enggak ada pelanggar hukum yang dituntut karena semuanya
> diajak rekonsiliasi yang fokusnya tunggal yaitu mendukung dirinya
> untuk jadi presiden dimasa yang akan datang. Ternyata dia gagal
> karena barisan sakit hati lebih banyak jumlahnya dari mereka yang
> berterima kasih diselamatkan melalui ide rekonsiliasi.
> 
> Kita butuh presiden yang berani, yang tegas, tak takut diancam, bukan
> presiden model Megawati yang cuma mengejar dukungan dengan
> mengorbankan rasa keadilan, mengorbankan hukum, dan mengorbankan etika
> politik.
> 
> > "Sunny" <ambon@> wrote:
> > Sindiran Presiden SBY ini ditanggapi
> > Ketua DPP PDIP Tjahjo Kumolo. "Kritik
> > Mega kepada pemerintahan SBY selalu
> > berdasarkan fakta dan realitas. Ibu
> > Mega pantang memfitnah dan pantang
> > berkhianat walau sebagai presiden yang
> > lalu banyak yang mengkhianatinya, "
> > kata Tjahjo. Namun masyarakat terus
> > bertanya-tanya siapa yang dimaksud
> > Megawati sebagai pengkhianat dirinya
> 
> Mega sendiri sudah dianggap mengkhianati PDIP sewaktu para pelaku
> pembunuhan 27 July terhadap anggauta2 PDIP bukan dituntut ke
> Pengadilan malah diajak rekonsiliasi untuk melupakan kejadian2 masa
lalu.
> 
> Celakanya dia menganggap SBY itu mengkhianatinya karena berhasil
> menjadi presiden yang dipilih rakyat. Maunya Mega SBY itu membawa
> rakyat pendukungnya itu untuk mengangkat Mega sebagai Presiden. Dia
> menganggap SBY itu sebagai bawahan harus mendukung atasan bukan malah
> mendukung dirinya sendiri. Bejad sekali kepribadian Ny. Megawati ini
> bukan ?????
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>


Kirim email ke