Saudari Epphie,
Saudari bilang HTI atau FPI salah karena hanya mengambil yang keras tetapi 
Saudari mengambil posisi di ujung yang lain yaitu mengambil isi ayat al-Quran 
cuma yang tampaknya baik-baik saja,. Saudari tidak mau mengambil ayat yang 
keras seperti perintah penggal kepala orang kafir sebagai bagian dari al-Quran 
yang juga harus diambil.
Kalau Saudari mau melihat Islam secara keseluruan seluruh isi al-Quran harus 
diambil dan karena isi al-Quran saling betentangan satu sama lain, ada ayat 
yang keras dan ayat yang baik, Saudari harus berpatokan pada apa yang dilakukan 
Muhammad, yaitu memimpin perampokan ketika umatnya kesulitan hidup di Madinah, 
memimpin perang bahkan membatai orang-orang Yahudi, menghancurkan patung-patung 
di sekitar Kabah lalu merebut Mekah, semua itu jelas tindakan kekerasa bukan? 
Apalagi kalau Saudari masukkan prilaku Muhammad yang melecehkan perempuan 
dengan mempunyai sebelas istri yang disetubuhi semuanya setiap hari sebagai 
bahan pertimbangan, bukankah kelakuan itu tidak pantas ditiru?
Saudari bicara toleransi, yang seharusnya diajarkan untuk toleransi ya Islam, 
ajak mereka untuk tidak menggunakan pengeras suara mengumandangan azan di pagi 
buta, jangan orang lain yang memang sangat toleran kerena tidak mengganggu 
kehidupan kelompok lain.
Saudari pikir orang yang bergelar doktor yang menjadi Islam dapat dikatakan 
kaum intelek? Dulu waktu Indonesia masih dijajah Belanda lulusan SMP sudah 
dikatakan kaum intelek Indonesia, karena mereka adalah orang-orang terdidik di 
antara orang yang tidak terdidik. Sekarang orang bergelar doktor sudah banyak 
dan tidak semua mereka berkualitas dan yang jelas mayoritas orang terdidik 
di dunia ini tidak akan menjadi Islam karena mereka yang sadar menggunakan 
logika sehatnya tidak mungkin dapat menerima Muhammad yang memimpin perang dan 
melecehkan perempuan sebagai orang baik apalagi nabi.
Saudari mengatakan, "karna semua agama itu dasarnya mengajarkan menyanyangi 
semua mahluk ciptaan Nya." Saudari salah besar, saya sudah tulis tujuh 
kesalahan dasar ajaran Islam, yaitu membagi dunia menjadi Mukmin dan Kafir, 
lalu Mukmin diperintahkan memerangi kafitr dan dalam kondisi tertentu Mukmin 
boleh membunuh kafir. Bukankah dengan demikian Islam tidak mengajarkan 
menyayangi semua mahlik ciptaan-Nya? Silahkan baca lebih banyak apa yang sudah 
saya rumuskan tentang kesalahan ajaran Islam pada 
http://memahamiperbeaanagama.blogspot.com/
Salam Damai 


--- On Tue, 2/10/09, Epphie <epp...@gmx.net> wrote:

From: Epphie <epp...@gmx.net>
Subject: [nasional-list] jawaban bapak danarhadi2OOO lumayan intelek
To: nasional-l...@yahoogroups.com
Date: Tuesday, February 10, 2009, 7:36 PM






salam.

bapak danarhadi,saya sendiri tidak suka organisasi HTI atau FPI dan organisasi 
islam yang mengedepankan kekerasan dan pemaksaan kehendak,karna emang dirasa 
kuat contoh kedua organisasi HTI dan FPI ini terlalu fanatik dan memaksakan 
kehendak dan kekerasan juga kedua organisasi ini tidak mewakili seluruh umat 
islam di indonesia,jadi emang tidak perlu organisasi islam lain nya disamakan 
kedua organisasi di atas,karna islam itu rahmatan illamin bagi umat yang 
percaya.

karna dalam memahami al Quran itu tiap orang berbeda kadar ilmunya,ada yang 
cuma ambil yang keras keras nya di islam padahal ada di Al Quran itu ada 
ceritanya dimana awal nya ,sebab apa dan jawaban solusi akhirnya,jadi dalam 
memahami Al Quran tidak boleh sepotong potong yang hanya disukai aja,kalo 
hanya sepotong potong ya akhirnya hasilnya ya semau sendiri,bagi saya 
toleransi itu lebih baik,karna tiap agama ada kekurangan dan kelebihan 
nya,dan kalo orang mau peluk apa agamanya,bagi saya itu hak asasi setiap 
orang,dan agama tidak boleh dipaksakan,karna memeluk agama itu harus dari 
kesadaran sendiri. 

dan emang betul saya setuju,kalo mau berkiblat ke HTI atau FPI atau organisasi 
islam lain nya yang terlalu fanatik dan keras ya baik nya ke Taliban aja di 
Afganistan, Pakistan dan Iraq..,karna semua agama itu dasar nya mengajarkan 
menyanyangi semua mahluk ciptaan Nya. 














      

Kirim email ke