Anaknya khan baru ditawari kerja brarti belum kerja khan disana, aneh belum 
ksana kok udah ngomeng,  kayak babi moncong putih kepala gede otak 
udang,he.he.he.nyaplir bro?

#Sent from gmail SERVERĀ®
Powered by genset#


-original message-
Subject: [zamanku] Re: Pengangguran di Arab 63% Tertinggi Didunia
From: "tawangalun" <tawanga...@yahoo.com>
Date: 19/02/2009 8:39 pm

Kamu itu kuper amat wong di Makah ada Hotel Hilton,di Madinah ada 
Hotel Hyatt kok kamu bilang wong asing gak boleh usaha disana.Terus 
ada perwakilan Nalco disana.
Walaupun nganggur karena negara syariah rakyate do makmur dapat 
curahan berkah dari Allah.Juga berkat dongane Nabi Ibrahim agar kelak 
tanahnya Ismail yang ketika itu gurun akan banyak buah2-an.Betul 
dongane dikabulkan terbukti sekarang di Makah yang gak ada tanaman 
jeruk tapi buah opo wae ada banyak jeruk,anggur,apel wah apik2 kabeh 
tanpa harus nanam.
Oh ya tahu gak Qatar itu listrik itu gak bayar dan pajak gak ada.Saya 
tahu sebab anak saya ditawari kerja disana.

Shalom,
Tawangalun.

- In zamanku@yahoogroups.com, "Hafsah Salim" <muskitaw...@...> wrote:
>
> Pengangguran di Arab 63% Tertinggi Didunia
>                                                
> Contoh terbaik negara Syariah Islam didunia sekarang ini adalah Arab
> Saudia karena kerajaan Arab Saudia ini penerus Caliphat Abu Bakar.
> 
> Dengan kekayaan minyaknya Arab Saudia mampu mempertahankan system
> Syariah sesuai aselinya, namun dibandingkan negara2 Syariah Islam
> lainnya yang tidak memiliki sumber minyak seperti Arab Saudia 
ternyata
> Syariah Islamnya menyebabkan kehancuran ekonomi yang terparah 
didunia
> sekarang ini.
> 
> Syariah Islam tidak membuka lapangan kerja bagi umatnya bahkan 
mereka
> tidak tahu untuk memproduksi apapun juga yang bisa menunjang 
kehidupan
> mereka didunia, akibatnya hampir semua rakyat dinegara Syariah Islam
> adalah pengangguran namun seperti di Arab Saudia, para pengangguran
> bisa dijamin hidupnya dengan uang sangu yang diberikan oleh Caliph
> kepada setiap umat dinegaranya tetapi orang2 asing tidak dijamin
> hidupnya.  Bahkan orang2 asing dilarang buka usaha, namun kalo ada
> yang mau buka usaha bisa menggunakan nama warga Arab dengan memberi
> setoran harian sekedar untuk memakai namanya.
> 
> http://indonesiaarab.wordpress.com/2008/07/20/pengangguran-di-arab/
> 
> Banyak sekali orang2 Indonesia yang berusaha di Arab Saudia, namun
> mereka berusaha dengan menggunakan nama orang2 Arab yang digajinya
> setiap hari.  Kebanyakan orang2 Indonesia merasa benci diperas
> tenaganya seperti itu, namun hanya itulah caranya untuk bisa hidup
> dinegara Syaria.  Mereka hanya bisa menyambung hidup satu hari 
kehari
> besok tak ada masa depan yang bisa diharapkan.
> 
> Untuk lengkapnya saya persilahkan anda membaca website diatas ini
> untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas dari orang2 Indonesia 
yang
> sudah puluhan tahun hidup di Arab Saudia.
> 
> Ny. Muslim inti Muskitawati.
>



Kirim email ke