indosiar.com, Lombok Barat - Menyusul terjadinya perusakan sejumlah rumah 
jemaah salafiah di Dusun Mesangok, Gerung, Lombok Barat Senin (23/02/09) 
kemarin, ratusan warga mendatangi kantor Polres Lombok Barat. Mereka menuntut 
polisi membebaskan rekan mereka yang diduga terlibat dalam aksi pengrusakan 
itu. Warga akhirnya terlibat bentrok dengan petugas kepolisian yang mengusir 
mereka. 
Bentrokan warga Mesangok dengan aparat ini terjadi saat warga kemarin siang 
menuntut pembebasan 6 orang rekannya yang ditahan polisi terkait perusakan 
sejumlah rumah jemaah Salafiah di Dusun Mesangok Sabtu lalu. 
Polisi berusaha mendesak kerumuman warga ini agar membubarkan diri. Namun 
sebagian warga terus bertahan sebelum rekan-rekan mereka dibebaskan dan 
bentrokan pun tidak terelakkan. 
Kekisruhan di Mesangok ini terjadi pada Sabtu lalu. Warga Mesangok yang menilai 
ajaran yang dibawakan kaum Salafiah di desa ini sesat, karena itu warga 
kemudian merusak sejumlah rumah milik jamaah Salafiah. 
Petugas kepolisian dari Polres Lombok Barat yang diterjunkan kemudian menangkap 
6 orang yang diduga terlibat dalam pengrusakan rumah jamaah Salafiah dan untuk 
menghindari jatuhnya korban jiwa, polisi juga mengevakuasi 25 orang jemaah 
Salafiah ke Mapolres Lombok Barat. (Tim Liputan/Sup) 


      

Kirim email ke