Dear kakak-kakak wakakakakakakakakaka,

Biar afdol, akhirnya saya bertanya ke Ustadz Google. Oleh pak Ustadz saya 
diminta saran untuk bertanya ke Eyang Wiki. 

Berikut hasilnya:

Monggo kalau ada yang mau kasih komentar....


1 komentar saya:
Bagaimana Rasulullah tahu kalau Nabi Adam dilahirkan pada hari Jumat? Sedangkan 
kalender Masehi saja baru ditentukan menjelang berlakunya Tahun 1 M? 

------------------------------------------------



Shalat Jumat

Shalat Jumat adalah aktivitas ibadah shalat pemeluk agama Islam yang dilakukan 
setiap hari Jumat secara berjama'ah pada waktu dzhuhur.

Hukum Shalat Jumat
Shalat Jumat merupakan kewajiban setiap muslim laki-laki. Hal ini tercantum 
dalam Al Qur'an dan Hadits berikut ini:

  a.. Al Qur'an Al Jumu'ah ayat 9 yang artinya:"Wahai orang-orang yang beriman, 
apabila kamu diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka 
bersegeralah mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli, dan itu lebih baik 
bagi kamu jika kamu mengetahui." (QS 62: 9)
  b.. "Hendaklah orang-orang itu berhenti dari meninggalkan shalat Jum'at atau 
kalau tidak, Allah akan menutup hati mereka kemudian mereka akan menjadi orang 
yang lalai." (HR. Muslim)
  c.. "Sungguh aku berniat menyuruh seseorang (menjadi imam) shalat 
bersama-sama yang lain, kemudian aku akan membakar rumah orang-orang yang 
meninggalkan shalat Jum'at." (HR. Muslim)
  d.. "Shalat Jum'at itu wajib bagi tiap-tiap muslim, dilaksanakan secara 
berjama'ah terkecuali empat golongan, yaitu hamba sahaya, perempuan, anak kecil 
dan orang yang sakit." (HR. Abu Daud dan Al-Hakim, hadits shahih)
Keutamaan Hari Jumat

Dalam islam, Jumat adalah hari yang utama dibandingkan hari-hari lain. Sumber 
dari hadits Rasulullah SAW menyebutkan "Sebaik-baik hari adalah hari Jum'at, 
pada hari itulah diciptakan Nabi Adam, dan pada hari itu dia diturunkan ke 
bumi, pada hari itu pula diterima taubatnya, pada hari itu pula beliau 
diwafatkan, dan pada hari itu pula terjadi Kiamat ... Pada hari itu ada saat 
yang kalau seorang muslim menemuinya kemudian shalat dan memohon segala 
keperluannya kepada Allah, niscaya akan dikabulkan." (HR. Abu Daud, 
At-Tirmidzi, An-Nasai dan lainnya, hadits shahih)

Tata cara sholat Jumat
Adapun tata cara pelaksanaan shalat Jum'at, yaitu :

  1.. Khatib naik ke atas mimbar setelah tergelincirnya matahari (waktu 
dzuhur), kemudian memberi salam dan duduk.
  2.. Muadzin mengumandangkan adzan sebagaimana halnya adzan dzuhur.
  3.. Khutbah pertama: Khatib berdiri untuk melaksanakan khutbah yang dimulai 
dengan hamdalah dan pujian kepada Allah SWT serta membaca shalawat kepada 
Rasulullah SAW. Kemudian memberikan nasehat kepada para jama'ah, mengingatkan 
mereka dengan suara yang lantang, menyampaikan perintah dan larangan Allah SWT 
dan RasulNya, mendorong mereka untuk berbuat kebajikan serta menakut-nakuti 
mereka dari berbuat keburukan, dan mengingatkan mereka dengan janji-janji 
kebaikan serta ancaman-ancaman Allah Subhannahu wa Ta'ala. Kemudian duduk 
sebentar
  4.. Khutbah kedua : Khatib memulai khutbahnya yang kedua dengan hamdalah dan 
pujian kepadaNya. Kemudian melanjutkan khutbahnya dengan pelaksanaan yang sama 
dengan khutbah pertama sampai selesai
  5.. Khatib kemudian turun dari mimbar. Selanjutnya muadzin melaksanakan 
iqamat untuk melaksanakan shalat. Kemudian memimpin shalat berjama'ah dua 
rakaat dengan mengeraskan bacaan
Hal-hal yang dianjurkan
Pada shalat Jumat setiap muslim dianjurkan untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  a.. Mandi, berpakaian rapi, memakai wewangian dan bersiwak (menggosok gigi).
  b.. Meninggalkan transaksi jual beli ketika adzan sudah mulai berkumandang.
  c.. Menyegerakan pergi ke masjid.
  d.. Melakukan shalat-shalat sunnah di masjid sebelum shalat Jum'at selama 
Imam belum datang.
  e.. Tidak melangkahi pundak-pundak orang yang sedang duduk dan 
memisahkan/menggeser mereka.
  f.. Berhenti dari segala pembicaraan dan perbuatan sia-sia apabila imam telah 
datang.
  g.. Hendaklah memperbanyak membaca shalawat serta salam kepada Rasulullah SAW 
pada malam Jum'at dan siang harinya
  h.. Memanfaatkannya untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa karena hari Jumat 
adalah waktu yang mustajab untuk dikabulkannya doa.

[sunting] Sumber hadits terkait
Berikut adalah sumber dalam Hadits berkenaan dengan shalat Jumat dan hari Jumat 
:

  a.. "Mandi, mencabut bulu-bulu tak perlu, memakai siwak, mengusapkan parfum 
sebisanya pada hari Jumat dianjurkan pada setiap laki-laki yang telah baligh." 
(Muttafaq 'alaih)
  b.. "Barangsiapa yang mandi pada hari Jum'at seperti mandi jinabat, kemudian 
dia pergi ke masjid pada saat pertama, maka seakan-akan dia berkurban dengan 
seekor unta dan siapa yang berangkat pada saat kedua, maka seakan-akan ia 
berkurban dengan seekor sapi, dan siapa yang pergi pada saat ketiga, maka 
seakan-akan dia berkurban dengan seekor domba yang mempunyai tanduk, dan siapa 
yang berangkat pada saat keempat, maka seakan-akan dia berkurban dengan seekor 
ayam, dan siapa yang berangkat pada saat kelima, maka seolah-olah dia berkurban 
dengan sebutir telur, dan apabila imam telah datang, maka malaikat ikut hadir 
mendengarkan khutbah." (Muttafaq 'alaih)
  c.. "Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum'at dan bersuci sebisa mungkin, 
kemudian dia memakai wangi-wangian atau memakai minyak wangi, lalu pergi ke 
masjid dan (di sana) tidak memisahkan antara dua orang (yang duduk berjajar), 
kemudian dia shalat yang disunnahkan baginya, dan dia diam apabila imam telah 
berkhutbah, terkecuali akan diampuni dosa-dosanya antara Jum'at (itu) dan 
Jum'at berikutnya selama dia tidak berbuat dosa besar." (HR. Al-Bukhari)
  d.. "Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada hari Jum'at, sesungguhnya 
tidak seorang pun yang membaca shalawat kepadaku pada hari Jum'at kecuali 
diperlihatkan kepadaku shalawatnya itu." (HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi)
  e.. "Barangsiapa membaca surat Al-Kahfi pada hari Jum'at, maka dia akan 
mendapat cahaya yang terang di antara kedua Jum'at itu." (HR. Al-Hakim dan 
Al-Baihaqi, hadits shahih)
  f.. "Sesungguhnya pada hari Jum'at ada saat yang apabila seorang hamba muslim 
mendapatinya sedang dia dalam keadaan shalat dan memohon kebaikan kepada Allah 
niscaya Allah akan mengabulkannya." (HR. Muslim)

[sunting] Pranala Luar dan Referensi
  a.. (id)Al Sofwah, Pusat Da'wah dan Informasi Islam

Kirim email ke