Sehubungan dengan diputarnya film 2012, dan reaksi-reaksi dari ulama-ulama
Islam di Jawa Timur dan Aceh yang menentang film ini, maka saya merasa perlu
untuk mengemukakan pendapat mengenai apakah Kiamat itu dari pandangan Kristen.

    Pertama-tama yang perlu dikatakan adalah kata Kiamat itu sendiri adalah
istilah Islam, dan sebagaimana banyak sudah banyak kata-kata  Islam yang sudah 
menjadi bahasa Indonesia,
maka istilah kiamat dalam bahasa Indonesia bisa memiliki makna yang barangkali
sedikit atau banyak berbeda dari istilah Kiamat yang dimaksudkan oleh agama
Islam.

    Kedua, film itu dibuat dengan tujuan hiburan, bukan untuk menyerang agama
manapun. Maka alangkah naif dan sempitnya cara berpikir para ulama-ulama Islam
yang tersinggung dengan film tersebut. Ingatlah ketika film Dan Brown ”Da Vinci
Code” diputar di Indonesia, tak ada gereja manapun di Indonesia yang secara
resmi meminta pemerintah untuk melarang memutar film tersebut, sekalipun sangat
jelas bahwa film tersebut melecehkan beberapa kepercayaan penting dalam agama
Kristen. Kami tidak senaif beberapa ulama Islam seperti yang mereka tunjukkan
saat ini ketika berespon terhadap film 2012 tersebut.

    Sekarang, kita bahas dulu apa yang dimaksudkan dengan Kiamat. Dalam bahasa
Indonesia kata Kiamat bisa berarti suatu bencana besar yang mengakhiri sesuatu
hal yang sedang berlangsung dalam hidup sehari-hari. Dalam hal ini cukup dekat
maksudnya dengan Kiamat yang dimaksudkan agama Islam. Kiamat kecil maksudnya
adalah berakhirnya hidup seseorang atau dengan lain perkataan, meninggal.
Kiamat besar adalah salah satu hal besar yang diimani oleh umat Islam, yaitu
berakhirnya dunia ini dalam suatu bencana besar dan dilanjutkan dengan
Pengadilan ilahi oleh Allah sendiri. Sampai disini jika apa yang saya katakan
keliru atau kurang lengkap, mohon dikoreksi. 

    Bagaimana dengan pemahaman Kristen? Istilah itu memang tidak ada dalam
Alkitab, tapi yang maksudnya sama memang ada. Namanya Akhir Dunia atau The End 
of the World. Yang terjadi
adalah hancurnya dunia ini, langit dan bumi lenyap (II Petrus 3:10), yang
berarti alam semesta seperti yang kita kenal sekarang juga berakhir. Dan
setelah itu semua manusia yang sudah mati akan dibangkitkan, dan semua manusia
akan diadili oleh Tuhan (Wahyu 20: 11-13). Namun berbeda dengan kepercayaan 
Islam
yang hanya mengenal satu hari Kiamat, didalam Alkitab ada satu hari lain yang
juga harus terjadi sebelum Akhir Dunia, yaitu Hari kedatangan Yesus Kristus
yang kedua kalinya. Hari ini disebut juga The
Day of The Lord atau Hari Tuhan. Hari Tuhan ini sangat mengerikan bagi
mereka yang melawan Yesus Kristus dan umatNya karena merupakan Hari
Penghakiman, namun merupakan hari yang dirindukan dan ditunggu-tunggu oleh umat
Kristen dari dahulu sampai sekarang (Matius 25: 31-46). Pada hari itu semua
manusia yang ada akan dihakimi terutama dari bagaimana mereka memperlakukan
umat Kristen. 

    Yesus Kristus sendiri akan menganggap perlakuan terhadap umatNya adalah
identik dengan perlakuan terhadapNya sendiri (ayat 35-45). Dimana yang berbuat
baik akan mendapatkan upahnya dan mendapat hidup yang kekal, dan yang jahat
akan dihukum dan masuk kedalam tempat siksaan yang kekal. Namun sebelum Yesus
Kristus datang untuk kedua kalinya, maka harus datang lebih dahulu Antikristus,
yaitu seorang manusia yang merupakan representatif penuh dari Setan sendiri.
Sebagaimana Yesus Kristus merupakan representatif penuh dari Allah Bapa, maka
seperti itu jugalah Sang Antikristus ini (II Tesalonika 2: 1-4, I Yohanes 2:
18-19). Dia ini sangat jahat dan merupakan Mesias (Kristus) palsu dan akan
membuat banyak tanda-tanda mujizat. Mengenai dia ini tak kurang dari Yesus
Kristus sendiri telah memperingatkannya lebih dahulu ( Matius 24: 15-26, Markus
13: 14-23, Wahyu 13: 13-18). Fase terakhir dari waktu kedatangan Yesus Kristus
yang kedua kalinya dikatakan oleh Yesus sendiri dalam Matius 24: 29-31, Markus
13: 24-27, Lukas 21: 25-27).

Setelah Dia datang dan muncul dilangit, di awan-awan, dan nampak kepada
semua mata yang bisa melihat, maka Dia akan mengangkat umatNya lebih dahulu
kepadaNya ke udara, dengan membangkitkan yang sudah mati dan mengubah tubuh
yang masih hidup (Matius 24: 40-42, I Korintus 15:51-53, I Tesalonika 4:
14-17). Jadi Yesus Kristus menyatukan seluruh umatNya baik yang sudah mati
maupun yang masih hidup waktu kedatanganNya yang kedua kalinya tersebut,
bertemu denganNya waktu kedatanganNya itu. Perlu jelas disini bahwa yang
dimasudkan dengan umatNya bukanlah asal orang itu sudah di baptis dan ber KTP
Kristen, tapi yang sungguh-sungguh percaya kepadaNya sebagai Tuhan dan
Juruselamatnya pribadi, yang percaya bahwa dosa-dosanya sudah diampuni. Jadi
jika ada orang yang mengaku Kristen tapi tidak percaya bahwa dosa-dosanya sudah
diampuni, dan selagi masih hidup tetap terus berbuat dosa tanpa tobat, maka
betapa malangnya orang tersebut! Karena dia termasuk orang yang tertinggal dan
akan mendapat hukuman Neraka!

    Kemudian, ketika Yesus Kristus datang kembali ke dunia ini, maka tempat
yang dipilihnya adalah bukit Zaitun di Yerusalem. Dia akan memasuki Gerbang
Khusus yang telah ditutup selama berabad-abad, hanya Dia Sang Mesias Israel
yang berhak memasukinya! Di Yerusalem Dia akan mengadili semua manusia yang
masih hidup waktu itu. Dia akan memulihkan kembali kondisi bumi yang sudah
rusak, Dia akan memulai KerajaanNya yang akan berusia seribu tahun (Millenium). 
Pada masa Millenium ini keadaan bumi mencapai
puncaknya yang ideal. Tak ada lagi perang, umur manusia panjang (bisa mencapai
ratusan tahun), lingkungan hidup ideal, tak ada lagi polusi, semua manusia akan
berkembang kembali. Yesus akan menjadi Raja memerintah dari Yerusalem, selama
seribu tahun ( Wahyu 20:1-6). Setelah itu Setan akan dilepas lagi dari
penjaranya, akan menghasut manusia untuk memberontak terhadap Mesias dan Raja
ini. Kemudian Setan dan seluruh pengikutnya akan dihancurkan, dan itulah
saatnya terjadi Akhir Dunia dengan pengertian yang sama dengan Kiamatnya Islam
(Wahyu 20: 10).

    Jadi jika dilihat apa kata Alkitab, maka akan jelas nampak bedanya
pengertian Kiamatnya Islam dengan Kristen. Inti bedanya adalah: Islam sama
sekali tidak tahu kapan datang Kiamat, pokoknya pasti datang, begitu saja. Tapi
di Kristen sebelum datang Hari Akhir yang sama pengertiannya dengan Kiamat
tersebut, harus datang lebih dahulu Hari Tuhan, atau Kedatangan Yesus Kristus
yang kedua kalinya. Dan sebelum datang Yesus, harus datang lebih dahulu
Antikristus yang akan memerintah seluruh dunia dalam waktu singkat (7 tahun. 3
setengah tahun memerintah dengan tenang, 3 setengah tahun memerintah dengan
kejam. Ayat-ayat referensi menyusul). Persamaannya adalah, kita sama-sama tidak
tahu kapan persisnya waktunya datang. Bedanya adalah, Alkitab memberitahukan
tanda-tanda zaman mendahului terjadinya waktu itu, sedangkan Alquran tidak
memberikan peringatan atau tanda-tanda apapun. Memang di Hadist ada beberapa
peringatan yang mendekati maksud seperti itu, namun yang menjadi masalah adalah
bahwa saat ini tidak seluruh umat Islam percaya bahwa bobot Hadist itu sama
dengan Alquran sebagai kitab suci, karena diakui bahwa ada Hadist yang palsu
dan ada yang asli, dan mana yang palsu dan mana yang asli masih tetap terus
diperdebatkan.

 




      

Kirim email ke