itu kan cuman film saja...kok di bikin ribut sih...berarti  itu ulamanya yg 
sirik percaya dg film di jadikan beneran...goblog tenN AN


________________________________
From: rizal lingga <nyomet...@yahoo.com>
To: hizkia.will...@indosat.com; dialogislamkris...@yahoogroups.com; 
zamanku@yahoogroups.com; murtadin_kafi...@yahoogroups.com
Sent: Wed, November 18, 2009 7:37:59 AM
Subject: [zamanku] KIAMAT

  
Sehubungan dengan diputarnya film 2012, dan reaksi-reaksi dari ulama-ulama 
Islam di Jawa Timur dan Aceh yang menentang film ini, maka saya merasa perlu 
untuk mengemukakan pendapat mengenai apakah Kiamat itu dari pandangan Kristen.
    Pertama-tama yang perlu dikatakan adalah kata Kiamat itu sendiri adalah 
istilah Islam, dan sebagaimana banyak sudah banyak kata-kata  Islam yang sudah 
menjadi bahasa Indonesia, maka istilah kiamat dalam bahasa Indonesia bisa 
memiliki makna yang barangkali sedikit atau banyak berbeda dari istilah Kiamat 
yang dimaksudkan oleh agama Islam.
    Kedua, film itu dibuat dengan tujuan hiburan, bukan untuk menyerang agama 
manapun. Maka alangkah naif dan sempitnya cara berpikir para ulama-ulama Islam 
yang tersinggung dengan film tersebut. Ingatlah ketika film Dan Brown ”Da Vinci 
Code” diputar di Indonesia, tak ada gereja manapun di Indonesia yang secara 
resmi meminta pemerintah untuk melarang memutar film tersebut, sekalipun sangat 
jelas bahwa film tersebut melecehkan beberapa kepercayaan penting dalam agama 
Kristen. Kami tidak senaif beberapa ulama Islam seperti yang mereka tunjukkan 
saat ini ketika berespon terhadap film 2012 tersebut.
    Sekarang, kita bahas dulu apa yang dimaksudkan dengan Kiamat. Dalam bahasa 
Indonesia kata Kiamat bisa berarti suatu bencana besar yang mengakhiri sesuatu 
hal yang sedang berlangsung dalam hidup sehari-hari. Dalam hal ini cukup dekat 
maksudnya dengan Kiamat yang dimaksudkan agama Islam. Kiamat kecil maksudnya 
adalah berakhirnya hidup seseorang atau dengan lain perkataan, meninggal. 
Kiamat besar adalah salah satu hal besar yang diimani oleh umat Islam, yaitu 
berakhirnya dunia ini dalam suatu bencana besar dan dilanjutkan dengan 
Pengadilan ilahi oleh Allah sendiri. Sampai disini jika apa yang saya katakan 
keliru atau kurang lengkap, mohon dikoreksi. 
    Bagaimana dengan pemahaman Kristen? Istilah itu memang tidak ada dalam 
Alkitab, tapi yang maksudnya sama memang ada. Namanya Akhir Dunia atau The End 
of the World. Yang terjadi adalah hancurnya dunia ini, langit dan bumi lenyap 
(II Petrus 3:10), yang berarti alam semesta seperti yang kita kenal sekarang 
juga berakhir. Dan setelah itu semua manusia yang sudah mati akan dibangkitkan, 
dan semua manusia akan diadili oleh Tuhan (Wahyu 20: 11-13). Namun berbeda 
dengan kepercayaan Islam yang hanya mengenal satu hari Kiamat, didalam Alkitab 
ada satu hari lain yang juga harus terjadi sebelum Akhir Dunia, yaitu Hari 
kedatangan Yesus Kristus yang kedua kalinya. Hari ini disebut juga The Day of 
The Lord atau Hari Tuhan. Hari Tuhan ini sangat mengerikan bagi mereka yang 
melawan Yesus Kristus dan umatNya karena merupakan Hari Penghakiman, namun 
merupakan hari yang dirindukan dan ditunggu-tunggu oleh umat Kristen dari 
dahulu sampai sekarang (Matius 25: 31-46).
 Pada hari itu semua manusia yang ada akan dihakimi terutama dari bagaimana 
mereka memperlakukan umat Kristen. 
    Yesus Kristus sendiri akan menganggap perlakuan terhadap umatNya adalah 
identik dengan perlakuan terhadapNya sendiri (ayat 35-45). Dimana yang berbuat 
baik akan mendapatkan upahnya dan mendapat hidup yang kekal, dan yang jahat 
akan dihukum dan masuk kedalam tempat siksaan yang kekal. Namun sebelum Yesus 
Kristus datang untuk kedua kalinya, maka harus datang lebih dahulu Antikristus, 
yaitu seorang manusia yang merupakan representatif penuh dari Setan sendiri. 
Sebagaimana Yesus Kristus merupakan representatif penuh dari Allah Bapa, maka 
seperti itu jugalah Sang Antikristus ini (II Tesalonika 2: 1-4, I Yohanes 2: 
18-19). Dia ini sangat jahat dan merupakan Mesias (Kristus) palsu dan akan 
membuat banyak tanda-tanda mujizat. Mengenai dia ini tak kurang dari Yesus 
Kristus sendiri telah memperingatkannya lebih dahulu ( Matius 24: 15-26, Markus 
13: 14-23, Wahyu 13: 13-18). Fase terakhir dari waktu kedatangan Yesus Kristus 
yang kedua kalinya dikatakan oleh
 Yesus sendiri dalam Matius 24: 29-31, Markus 13: 24-27, Lukas 21: 25-27).
Setelah Dia datang dan muncul dilangit, di awan-awan, dan nampak kepada semua 
mata yang bisa melihat, maka Dia akan mengangkat umatNya lebih dahulu kepadaNya 
ke udara, dengan membangkitkan yang sudah mati dan mengubah tubuh yang masih 
hidup (Matius 24: 40-42, I Korintus 15:51-53, I Tesalonika 4: 14-17). Jadi 
Yesus Kristus menyatukan seluruh umatNya baik yang sudah mati maupun yang masih 
hidup waktu kedatanganNya yang kedua kalinya tersebut, bertemu denganNya waktu 
kedatanganNya itu. Perlu jelas disini bahwa yang dimasudkan dengan umatNya 
bukanlah asal orang itu sudah di baptis dan ber KTP Kristen, tapi yang 
sungguh-sungguh percaya kepadaNya sebagai Tuhan dan Juruselamatnya pribadi, 
yang percaya bahwa dosa-dosanya sudah diampuni. Jadi jika ada orang yang 
mengaku Kristen tapi tidak percaya bahwa dosa-dosanya sudah diampuni, dan 
selagi masih hidup tetap terus berbuat dosa tanpa tobat, maka betapa malangnya 
orang tersebut! Karena dia termasuk orang yang
 tertinggal dan akan mendapat hukuman Neraka!
    Kemudian, ketika Yesus Kristus datang kembali ke dunia ini, maka tempat 
yang dipilihnya adalah bukit Zaitun di Yerusalem. Dia akan memasuki Gerbang 
Khusus yang telah ditutup selama berabad-abad, hanya Dia Sang Mesias Israel 
yang berhak memasukinya! Di Yerusalem Dia akan mengadili semua manusia yang 
masih hidup waktu itu. Dia akan memulihkan kembali kondisi bumi yang sudah 
rusak, Dia akan memulai KerajaanNya yang akan berusia seribu tahun (Millenium). 
Pada masa Millenium ini keadaan bumi mencapai puncaknya yang ideal. Tak ada 
lagi perang, umur manusia panjang (bisa mencapai ratusan tahun), lingkungan 
hidup ideal, tak ada lagi polusi, semua manusia akan berkembang kembali. Yesus 
akan menjadi Raja memerintah dari Yerusalem, selama seribu tahun ( Wahyu 
20:1-6). Setelah itu Setan akan dilepas lagi dari penjaranya, akan menghasut 
manusia untuk memberontak terhadap Mesias dan Raja ini. Kemudian Setan dan 
seluruh pengikutnya akan dihancurkan, dan itulah
 saatnya terjadi Akhir Dunia dengan pengertian yang sama dengan Kiamatnya Islam 
(Wahyu 20: 10).
    Jadi jika dilihat apa kata Alkitab, maka akan jelas nampak bedanya 
pengertian Kiamatnya Islam dengan Kristen. Inti bedanya adalah: Islam sama 
sekali tidak tahu kapan datang Kiamat, pokoknya pasti datang, begitu saja. Tapi 
di Kristen sebelum datang Hari Akhir yang sama pengertiannya dengan Kiamat 
tersebut, harus datang lebih dahulu Hari Tuhan, atau Kedatangan Yesus Kristus 
yang kedua kalinya. Dan sebelum datang Yesus, harus datang lebih dahulu 
Antikristus yang akan memerintah seluruh dunia dalam waktu singkat (7 tahun. 3 
setengah tahun memerintah dengan tenang, 3 setengah tahun memerintah dengan 
kejam. Ayat-ayat referensi menyusul). Persamaannya adalah, kita sama-sama tidak 
tahu kapan persisnya waktunya datang. Bedanya adalah, Alkitab memberitahukan 
tanda-tanda zaman mendahului terjadinya waktu itu, sedangkan Alquran tidak 
memberikan peringatan atau tanda-tanda apapun. Memang di Hadist ada beberapa 
peringatan yang mendekati maksud seperti itu,
 namun yang menjadi masalah adalah bahwa saat ini tidak seluruh umat Islam 
percaya bahwa bobot Hadist itu sama dengan Alquran sebagai kitab suci, karena 
diakui bahwa ada Hadist yang palsu dan ada yang asli, dan mana yang palsu dan 
mana yang asli masih tetap terus diperdebatkan.
  




      

Kirim email ke