Sdr. Darmawan Ada beberapa point yang bisa dijawab saat ini kepada saudara Darmawan : maaf belum bisa semua dan tidak lengkap
1. Saudara Darmawan Al-Quran itu benar adanya dari Allah SWT. dan Allah SWT juga yang akan menjaganya. Seperti tertera dalam Surat AL-Hijr : 9 " Sesungguhnya Kami yang telah menurunkan Ad-Dzikir (Al-Quran) dan Kami pula yang akan menjaganya." 2. Perintah memerangi kaum kafir juga berasal dari Allah SWT. Lihat Hadits dibawah ini “Saya diperintah untuk memerangi manusia sampai mereka bersaksi bahwa “Tiada yang berhak diibadahi selain Allah dan sungguh Muhammad adalah Rasul Allah”, menegakkan sholat dan mengeluarkan zakat. Apabila mereka telah melakukan hal tersebut maka terjagalah darah dan harta mereka kecuali dengan Islam dan hisab mereka disisi Allah.” [1] [1] Hadits Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma riwayat Al-Bukhary no. 25 dan Muslim no. 22. Dan dikeluarkan pula oleh Al-Bukhary no. 1399, 2946, 6924, 7284, Muslim no. 20, 21, Abu Daud no. 1556, 2640, At-Tirmidzy no. 2611, 2612, An-Nasa`i 5/14, 6/4-5,7, 7/77-79 dan Ibnu Majah no. 71, 3927 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dan juga dikeluarkan oleh Muslim no. 21 dan Ibnu Majah no. 3928 dari Jabir radhiyallahu ‘anhuma, serta dikeluarkan oleh Al-Bukhary no. 392, Abu Daud no. 2641-2642, At-Tirmidzy no. 2613 dan An-Nasa`i 6/6, 7/75-76 dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Dan semakna dengannya hadits Thoriq bin Asy-yam radhiyallahu ‘anhu riwayat Muslim no. 23. Dan Al-Kattani menyebutkannya sebagai hadits mutawatir dalam Nazhmul Mutanatsir Min Al-Ahadîts Al-Mutawatir hal. 50-51. 3. Dalam memerangi tidak melampau batas.. “Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kalian, (tetapi) janganlah kalian melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.” (QS. Al-Baqarah : 190) 4. Rasulullah bangkit melawan Quraisy karena adanya perlawanan dari suku tersebut untuk membunuh Rasulullah sampai-sampai Rasulullah SAW hijrah ke Madinah dan Allah SWT memerintahkan untuk melawannya. Bahkan di Madinah Rasulullah menunggu kira-kira 2 tahun perintah dari Allah SWT untuk mengangkat senjata yang akhirnya munculah perang besar pertama didalam kehidupan Rasulullah SAW yaitu perang Badar. Jelas sekali Al-Quran dan Perintah perang bukan berasal dari Rasulullah SAW demikian sdr. Darmawan walaupun keterangan yang diberikan belum lengkap Salam ---------- Pesan terusan ---------- Dari: hikdun <[email protected]> Tanggal: 26 Desember 2009 06:11 Subjek: Re: Fwd: [mediacare] Nabi Perang Ke: [email protected] Bung Soleh yang baik, Soleh, "Nah kebenaran ini jadi berdasar atau menurut siapa???, nilai satu-satunya yang bisa dipegang adalah benar menurut Allah SWT, pencipta langit dan bumi beserta isinya." Setuju, kebenaran yang hakiki ada pada Tuhan pencipta langit dan bumu. Bagaimana kita dapat menyetahui kebenaran itu, dengan mempelajari hukum Tuhan yang dinyatakan dalam hukum alam, hukum kehidupan. Salah satunya turut menjaga ciptaan Tuhan, tidak membunuh sesama manusia, karena manusia adalah ciptaan Tuhan. Jadi sangat jelas perintah penggal kepala kafir yang diajarkan Muhammad yang dimasukkan ke dalam al-Quran bukan berasal dari Tuhan tapi kemungkinan besar berasal dari Setan. Agar kita tidak terjebak mengikuti ajaran sesat, karena itu hukum yang harus kita ikuti adalah hukum negara yang sudah dibahas bersama (di dalam pareleman sebagai lembaga perwakilan rakyat) dan kebenarannya dirasakan bersama karena kalau ternyata rumusan hukum itu salah bisa diperbaiki bersama. Soleh, "Sebagai catatan mengenai Khawarij.: Khawarij adalah kaum yang beragama menurut Khawarij ciri-cirinya adalah berani melakukan Kudeta" Anda perlu kritis melihat apa yang dilakukan Muhammad terhadap penguasa Mekah waktu itu. Muhammad melakukan penjarahan terhadap kafilah Mekah, berarti pemberontakan terhadap pemerintahan yang sah, lalu Muhammad menyerbu Mekah dan mengambilalih kekuasaan dari suku Quriasy. Benar kudeta adalah tindakan yang tidak baik dan itu dilakukan oleh Muhammad terhadap pemimpinnya sendiri. Soleh, "Point tertinggi orang beragama adalah mendapatkan Surga sesungguhnya di Akhirat kelak, bukan surga surgaan, atau surga dunia." Anda pelajari apa yang didapat Muhammad orang Arab buta huruf itu. Muhammad mendapat dan mengejar surga dunia, Muhamamd mengejar kenikmatan dunia. Muhammad punya banyak istri yang disetubuhinya semua setiap hari secara bergiliran. Bukankah Muhammad mencari surga dunia. Muhamad berperarang untuk mendapatkan rampasan peran. Walaunpun harga rampasan itu tidak sepenuhnya digunakan untuk dirinya sendiri dan istri-istrinya tetapi dia membagaikan harga itu kepada sahabatnya yang sudah ikut berperang, dia menikmati memberikan kenikmatan dunia kepada pengikutnya. Apakah Muhammad mendapatkan surga setelah mati? Tanda tanya besar, Muhammad mennggalkan dunia dalam keadaan sakit yang diduga karena diracun oleh orang yang membencinya. Ada pepatah Jangan Merindukan pungguk terbang tinggi lalu punai di tangan dilepaskan. Kalau Anda mau mendapatkan surga, jangan sia-siakan kehidupan dunia ini. Jangan Anda isi kepala Anda dengan rasa permusuhan terhadap kafir (Mengikuti ajaran Muhammad) hanya untuk mendapatkan kedamaian surga. Anda harus percaya jika Anda mendapat damai di dunia kemungkinan besar Anda akan mendapatkan kedamaian surga. Tetapi jika Anda tidak berhasil medapatkan kedamaian dunia kemungkinan besar Anda akan tersiksa di ketidakdamaian neraka. Salam
