Kalender Masehi = Julian Calender Bukan Jesus Calender
Waktu Yesus lahir belum ada kalender karena kalender itu mulai adanya kira2
lebih dari 100 tahun setelah Yesus itu katanya dilahirkan meskipun tidak pernah
ada bukti2 yang jelas.
Kalender yang sekarang kita gunakan adalah salah kaprah sebutannya, kita
menyebutnya sebagai kalender masehi, padahal kata masehi itu berasal dari
Islam. Orang2 Amerika dan juga dunia Kristen menyebut tanggalan sekarang ini
sebagai Julian Calender bukan Yesus Calender.
Tanggal dan bulan hari natal bukanlah berasal dari agama Kristen ataupun dari
hari besar Pagan. Sama sekali tidak ada hubungannya.
Tanggal 25 December itu bukan pilihan, melainkan cuma kebiasaan dimana
pedagang2 Yahudi biasanya mengobral barang2 murah dimasa peralihan antara musim
panas memasuki musim dingin, dan tanggalnya inilah ditetapkan sebagai tanggal
25 December.
Kemudian tanggal ini juga diadopsi oleh kebanyakan umat Kristen di Jerman
karena berdasarkan ceritanya, Yesus itu dilahirkan di Betlehem pada waktu
masuknya musim dingin ini. Dan mereka secara otomatis merayakannya pada setiap
tanggal 25 December bersama perayaan masuknya musim dingin.
Masalah dijadikannya 25 December sebagai hari Natal sebenarnya sama sekali
bukan hanya diagama Kristen, juga hal seperti ini terjadi pada agama2 lainnya
seperti tradisi Cina dengan hari2 suci mereka, juga Hindu, Buddha, bahkan juga
Islam yang merayakan hari besarnya idulfitrinya dan idul adhanya bersamaan
dengan penggunaan pertama kali kalender yang dibuat mereka lebih dari 300 tahun
setelah nabi Muhammad wafat. Padahal hari raya idulfitri dan iduladha itu
sudah dirayakan jauh hari sebelum munculnya kalender hijriah itu sendiri, jauh
hari sebelum nabi Muhammad sendiri dilahirkan.
Ny. Muslim binti Muskitawati.