Salam mas Abdi yono, Saya tersenyum baca tulisan anda itu. Apakah anda termasuk pemeluk Kristen yang mengartikan ayat Injil secara tersurat (harfiah) bukan tersirat (makna). Kalau gitu mungkin sama saja dengan para teroris yang mengatasnamakan Islam untuk membunuh, mungkin mereka begitu bodohnya mati hanya untuk bidadari atau wanita. Orang yang mau mati demi wanita sama dengan anak muda yang berkelahi karena memperebutkan pacar lucu ya mas? Hehehehehehe
Saya mau tanya, kenapa anda menghilangkan ayat 21 dalam surat At Tur, itu kan sudah menjelaskan semua dengan lengkap? Saya bisa saja menuduh anda, melakukan teknik mutilasi ayat dan menafsirkan atas kemauan anda sendiri, benar bukan? Kita simak ayat 21 : 21. """Dan orang orang yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka, dalam keimanan, Aku hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Aku tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.""" Dari sana kan sudah dijelaskan bahwa satu keluarga akan dipertemukan kembali apabila masig masing individu dinilai layak masuk surga. Jadi surga BUKAN hanya untuk lelaki. Keluarga artinya, ayah, ibu, anak, kakek, nenek, buyut, cicit dst dst. Semua berkumpul jika mereka memiliki keimanan yang sama, sama sama mengikuti aturan yang sudah digariskan dan menjauhi larangan Allah SWT. Makanya saya tersenyum kok anda definisikan surga menurut Islam itu gak ada buat anak kecil dan wanita, Cuma buat cowok pemburu bidadari hehehehehe. Kalau anda tidak buang ayat itu anda akan mengerti. Apakah anda buang ayat itu dengan tujuan mengkaburkan makna tersirat? Bukan makna tersurat? Membaca Al Quran tidak boleh dipenggal-penggal mas nanti akibatnya ya kayak anda itu, ngawur berat. Hal lain yang saya amati, anda ambil hadits kotor itu dari mana? Hehehehehe. Mas hadits itu urutannya nomor dua setelah Quran, hadits ada yang benar ada yang palsu, kalau saya baca hadtis itu ya itu jelas hadits palsu mas. Masak iya kita ibadah nyari surga demi hal serendah itu? Kasian sekali kalau percaya sama hal seperti itu mas. Kalau anda berkeyakinan bahwa hidup di surga itu seperti malaikat mungkin bukan Injil yang salah, tapi anda mengartikan Injil secara tersurat bukan tersirat. Dibawah ini saya copy paste penjelasan saya tentang pertanyaan sejenis mengenai akherat dari teman Kristen yang lain. Saya rasa berhubungan dengan pertanyaan anda tentang surga, yang pasti surga itu kan kehidupan akherat. Akherat itu bisa diartikan sebagi kehidupan yang terakhir (AKHER = AKHIR) karena tidak akan ada lagi kehidupan setelah itu, itu sejauh pengertian saya. Apabila ternyata Tuhan berencana membuat episode lain itu wallahu alam, saya gak tau dan ilmu saya masih dangkal, tidak bisa menjelaskannya. Saya menafsirkan alam semesta ini ya alam yang sekarang kita hidup ada bintang, planet, galaksi, komet dll, yang sudah berumur sekitar 15M tahun, menurut kalender manusia, kedepannya alam semesta ini hancur, surga un lenyap, termasuk akherat juga lenyap. Saya tegaskan sekali lagi seluruhnya akan LENYAP. Akherat itu nanti ya di bumi ini, kita semua dibangkitkan lagi dibumi ini, surga dan neraka ya di bumi ini bukan di langit atau di awang-awang seperti dongeng itu. Hidup disisi Tuhan bukan berarti anda akan melihat siapa Tuhan itu seperti kita hidup di sisi tetangga kita, oh ada Pak Abdi Yono toh disebelah rumah saya, bukan gitu mas. Yang pasti nanti kita akan bertemu semua nabi dan Rasul dan akal kita akan mencerna pada saat yang telah ditetapkan nanti. Coba saja anda kaji, penduduk bumi saat ini 6M kan? 100 tahun lalu hanya 1.5 M, mundur lagi 1000 tahun mungkin hanya ratusan juta, mundur lagi 20.000 tahun mungkin ribuan atau puluhan ribu saja mas. Pertumbuhan populasi manusia ini sama seperti pohon factor dalam ilmu matematika. Jadi jelas kan maksud bahwa seluruh manusia itu bersaudara? Urut aja terus ke ujung, nanti ketemu Adam dan Hawa. Coba anda iseng buat pohon factor 6.000.000.000 panjang banget pasti!!! Makanya sulit membuktikan sejarah kalau catatan banyak yang hilang, kuburan banyak yang hilang, bangunan banyak yang hilang,waktu yang berlalu juga gak kembali, Betul? Aneh mas? Gak usah merasa aneh, kita harus berani membuktikan kebenaran kitab suci kita dengan ilmu yang kita punya, sains misalnya, semua akan jelas sehingga kita gak hanya baca kitab itu kayak baca komik Tintin, kitab suci mengandung makna tersirat yang sangaaaaaaaaaaaaaaat luas. Sandingkanlah kitab suci Injil dengan ilmu yang lain maka anda akan menjadi lebih bijaksana dalam memahami makna kehidupan. Silahkan dipelajari tanya jawab saya dengan mas Eddy Limbong dibawah ini : Eddy L >Sebagai batasan yg Alloh berikan terhadap ciptaan? Batasan apa mas Eddy? Umur atau apa? Kurang paham saya >>Nanti setelah diakherat masih mengalami kematian ga? Greg: Mas Eddy, saya tidak memahami hidup di akherat sebagai sesuatu yang abadi. Akherat itu juga ciptaan Tuhan. Saya tidak mengartikan kita hidup sebagai roh, yang pasti metode hidupnya berbeda dari seperti yang kita kenal saat ini. Itu keterbatasan manusia. Saya tidak mau mengartikan harfiah apa yang ada di Quran. Menurut saya kita akan mati setelah di akherat. Kita dibilang kekal karena waktu yang digunakan relatif. Mas Eddy pasti pakai waktu bumi. Satu tahun 365 hari, 1 hari 24 jam, 1 jam 60 menit, 1 menit 60 detik. Itu adalah waktu yang kecil jika dibandingkan waktu di akhirat. Menurut saya kita akan hidup lagi di bumi ini, dan umurnya tidak dibatasi, umur kita nanti anggaplah 10M tahun. Kenapa gitu mas? Alasannya krn sains. Alam semesta ini umurnya 15M tahun, dan akan musnah kira kira 15M tahun lagi. Perbaikan bumi setelah kiamat dan saat kita dibangkitkan adalah 5M tahun sama seperti proses pembentukan bumi, mungkin saja lebih cepat. Jadi boleh dibilang kekal karena kita semua ngukur pakai rotasi bumi thd matahari. Ya umur kita batasnya sama dengan umur alam semesta. Perlu di ingat pemilik KEKAL hanya Tuhan, alam semesta, akherat, waktu dsb dsb adalah ciptaan Tuhan. Demikan mas, kayak dongeng? Kalo menurut saya enggak, ilmu pengetahuan dan kitab suci harus diselaraskan kalau tidak nanti terbelenggu sama arti harfiah. Ya kayak teroris gila itu mas. Eddy Limbong >>Oh...sebelumnya, apakah saat adam dan hawa diciptakan umur mereka sudah >>terbatas juga?> Greg : Ya terbatas, tapi secara fungsi bilogis mereka bisa hidup jauh lebih panjang dr manusia sekarang mas, menurut cerita katanya 1000 tahun, kenapa? Masuk akal juga, bumi pada waktu itu sama sekali gak ada polusi mas. Sebagai manusia pertama yang diciptakan gen, kromosom dan sel sel tubuhnya sangat sempurna. Makin hari seiring berjalan waktu ada penyimpangan genetik, ada warna kulit, tinggi badan, penyakit, semua tergantung alam tempat manusia itu hidup mas. Kita bukan tidak sempurna tapi ya sudah banyak polusi, sudah tidak nature lagi mas. Boleh dibilang bumi ini rusak berat, udah global warming mas. Umur manusia modern tercatat berapa? 150 th max. Mudah mudahan jelas Wass -----Original Message----- From: abdi yono <[email protected]> Date: Tue, 29 Dec 2009 19:15:58 To: <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]> Cc: <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]>; <[email protected]> Subject: Surga Kristen & Surga menurut Islam Antara Kristen dan Islam ada pemahaman yang berbeda dalam keyakinan tentang kehidupan di surga. Surga dalam Kristen. Umat Kristen mempunyai keyakinan bahwa kehidupan di- surga adalah kehidupan Roh,sesuai yang tetulis dalam Alkitab sbb: Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.(Matius..22:30). Sebab Kerajaan Allah(Sorga) bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.(Roma.14:17) Kehidupan disurga menurut Alkitab tidak ada kawin mawin,atau sex,kita disurga hidup seperti malaikat, semua sama kita disurga setiap harinya hanya memuji dan memuliakan sang pencipta. Surga dalam Islam. Umat Islam mempunyai keyakinan bahwa kehidupan disurga kelak adalah kenikmatan seperti duniawi,ada kawin- mawin,persetubuhan dengan semburan sperma yang sangat keras dan setelah persetubuhan siwanita kembali perawan lagi, ada makanan,buah-buahan,bidadari-bidadari cantik yang bermata jeli yang siap menyambut para pria yang ber- telekan diatas dipan-dipan. Jawaban Muhammad ketika seorang sahabat bertanya : "Apakah penghuni surga melakukan persetubuhan ?" Jawab beliau :"Ya" dengan penyemburan yang keras, dengan kemaluan yang tidak lemas dan dengan syahwat yang tidak terputus,tetapi tidak keluar air mani sedikitpun,baik dari lelaki maupun perempuan. Apabila selesai,perempuan kembali bersih dan kembali perawan (Hadist Shahih Ibnu Hibban) Surah 52 At-Tuur 17. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan, 18. mereka bersuka ria dengan apa yang diberikan kepada mereka oleh Tuhan mereka; dan Tuhan mereka memelihara mereka dari azab neraka. 19. (Dikatakan kepada mereka): "Makan dan minumlah dengan enak sebagai balasan dari apa yang telah kamu kerjakan", 20. mereka bertelekan di atas dipan-dipan berderetan dan KAMI KAWINKAN MEREKA DENGAN BIDADARI-BIDADARI YANG CANTIK BERMATA JELI. 22. Dan Kami beri mereka tambahan dengan buah-buahan dan daging dari segala jenis yang mereka ingini. 23. Di dalam surga mereka saling memperebutkan piala (gelas) yang isinya tidak (menimbulkan) kata-kata yang tidak berfaedah dan tiada pula perbuatan dosa. 24. Dan berkeliling di sekitar MEREKA ANAK-ANAK MUDA untuk (melayani) mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan. Surah.37 AS-SAAFFAAT 40. tetapi hamba-hamba Allah yang dibersihkan (dari dosa). 41. Mereka itu memperoleh rezeki yang tertentu, 42. yaitu buah-buahan. Dan mereka adalah orang-orang yang dimuliakan. 43. di dalam surga-surga yang penuh nikmat, 44. di atas takhta-takhta kebesaran berhadap-hadapan. 45. Diedarkan kepada mereka gelas yang berisi khamar dari sungai yang mengalir. 46. (Warnanya) putih bersih, sedap rasanya bagi orang-orang yang minum. 47. Tidak ada dalam khamar itu alkohol dan mereka tiada mabuk karenanya. 48. Di sisi mereka ada BIDADARI-BIDADARI yang tidak liar pandangannya dan jelita matanya, 49. seakan-akan mereka adalah telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. Dan para pelaku bom bunuh diri meyakini bahwa mereka akan mati syahid sebagai syuhada dan disambut oleh 72 bidadari yang setiap disetubuhi akan kembali perawan,sehingga dilihat dari iming-iming para pemim- pin motivasi mereka mau mati sebagai pelaku bom bunuh diri ialah karena balasan surga yang dijanjikan dan sambutan para bidadari,apalagi kehidupan mereka sedang terjepit oleh konflik yang tak pernah berhenti di- dalam kehidupannya. Satu lagi tidak tersedianya surga untuk perempuan dan anak-anak,seandainya ada surga untuk wanita pastilah tertulis diQuran disediakan cowok-cowok ganteng atau untuk anak-anak tempat bermain anak yang indah. Ada pepatah jawa sbb:"Surgo katut neroko nunut" Pepatah ini ditujukan untuk wanita,apabila sang suami masuk surga siistri terbawa,sebaliknya apabila sang suami masuk neraka siistri ikut. Wasallam abdi yono
