Perang Saudara Islam vs Non-Islam Siapa Yang Menang ???
                                             
Berdasarkan ajaran Islam, setiap umat Islam wajib membantu saudara2nya 
diseluruh dunia yang berperang melawan non-Islam.

Jadi Taliban yang lagi berperang di Afghanistant, maka umat Islam di Indonesia 
wajib mengirimkan laskar2 jihadnya untuk membantu Taliban.  Dan memang sudah 
dikirimkan ribuan ke Afghanistant meskipun sebagian besar sudah mati dan 
dianggap sebagai syuhada2.

Kalo rumus saling bantu begini juga diterapkan dalam agama lain, kenyataannya 
memang agama lain itu juga punya persaudaraan saling bantu yang sama seperti 
umat Islam.  Maka bukan lah kesalahan atau pelanggaran kalo nantinya laskar 
Kristen dari seluruh dunia masuk ke Indonesia untuk menolong saudara2nya yang 
Kristen yang dianiaya oleh muslimin di Indonesia.

Dan jangan dilupakan, laskar Buddha juga sudah siap dikirimkan ke Indonesia 
untuk melindungi saudara2 umat Buddha yang didholimi umat Islam se Indonesia.  
Dalai Lhama juga masih cukup banyak amunisi persenjataannya untuk berperang 
melawan pemerintah Cina tentunya bisa dialihkan sementara untuk memerangi 
Muslim di Indonesia yang sedang giat2nya menghancurkan patung2 Buddha maupun 
menghabisi agama Buddha di muka bumi Indonesia.

Umat Hindu juga bisa berpartisipasi karena saudara2nya yang Hindu baik di Bali 
maupun di Jawa berulang kali diserang terorist jihad Islam ini.

Lalu kalo umat Kristennya, Buddha, dan Hindunya mendapatkan bantuan dari 
Amerika, Inggris, Russia, Cina, Jepang, Korea, sedangkan umat Islamnya cuma 
mendapat bantuan Quran dari Arab Saudia saja, maka siapa yang bakalan keluar 
jadi pementang tentunya bisa ditafsirkan.  Apalagi, negara2 Islam itu selalu 
menimbang dulu apakah Islam di Indonesia yang dibantunya itu sealiran atau 
tidak.  Bahkan seperti Islam Ahmadiah juga bisa jadi membantu untuk memerangi 
sesama Islam sendiri.

Apabila kejadian ini bisa terjadi, apakah para Syuhada yang bukan Islam bisa 
dibenarkan mengirim pasukan laskarnya untuk memerangi muslimin yang dholim di 
Indonesia ini ???

Kalo mereka laskar2 yang bukan muslim nantinya dituduh melanggar aturan 
Internasional karena ikut campur urusan dalam negeri lainnya, lalu kenapa 
muslimin di Indonesia enggak bisa memikir bahwa bantuan mereka ke Afghanistant, 
ke Gaza, dll juga mereupakan pelanggaran Internasional kalo mencampuri urusan 
dalam negeri lainnya.

Disinilah letak rusaknya umat Islam dalam berpikir, mereka tidak bisa 
membedakan kalo pihak lainnya telah mengalah dalam banyak hal dalam berbagai 
persengketaan yang sangat tidak adil, mendholimi umat yang bukan Islam 
seharusnya dipertimbangkan akan tindakan balasan dengan cara2 yang sama bahkan 
boleh dengan cara yang lebih keji.

Hal2 seperti inilah yang telah menghancurkan umat Islam dalam berseteru dengan 
Yahudi.  Mereka cuma menyalahkan Yahudi, padahal umat Yahudi itu hanyalah 
membalaskan apa yang secara tidak adil dilakukan terhadap mereka.....  hasilnya 
umat Islam selalu kalah, karena kalah argumentasinya, kalah bukti2nya, dan 
kalah mutlak dalam peperangan itu sendiri.

Sudah waktunya kita sebagai muslimin untuk jangan ikut2an yang salah, karena 
mereka itu hanyalah mengundang malapetaka bagi kita umat Islam yang berjiwa 
damai dan menjalankan ibadahnya berdasarkan nilai2 HAM yang sejati.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke