Salah seorang sahabatnya menelpon kepada Noor-Eldeen agar segera melihat
warta berita yang ditayangkan oleh TV al-Dschasira Int. Apa yang dilihatnya;
adalah film bagaimana tentara Amerika membantai anak kandungnya Namir. Film
ini bukan hanya disaksikan oleh dia seorang saja melainkan oleh seluruh
anggota keluarganya termasuk istrinya.

Mereka dibunuh bukan pada saat perang ataupun pada saat adanya demo di Irak
melainkan pada hari biasa dimana orang-orang Irak sedang kumpul dengan damai
dan santai diluaran tanpa adanya senjata atau apapun juga. Mereka dibantai
melalui tembakan dari Helicopter Apache oleh tentara Amerika seperti
layaknya membunuh binatang. Dengan jelas di film tersebut terdengar ucapan
dari sang pilot dimana dengan perasaan bangga mengucapkan: “Mari kita bunuh
mereka, mari kita bakar mereka”, disusul dengan perintah TEMBAK!”

Mereka ditembak “Just For Fun” bagi tentara Amerika di Irak, seperti juga
layaknya sedang menembak di video game dengan catatan semakin banyak orang
mati semakin banyak pula point yang bisa mereka dapatkan.

Ketika ibunya melihat adegan dimana anaknya dibantai, ibunya hanya bisa
menjerit “Oh anakku, oh anakku” sambil menangis dengan terisak-isak dan
memukul kepalanya sendiri. Sedangkan ayahnya hanya bisa menelan Pil obat
jantung, sambil menangis dan bertanya: "Apakah darah orang Irak itu jauh
lebih murah daripada air?"

Film ini dibuat pada tanggal 12 Juli 2007 dari Helicopter Apache dimana
mereka membantai lebih dari 12 orang termasuk dua anak kecil. Film versi
singkatnya bisa dilihat di YouTube sedang versi lengkapnya selama 39 menit
bisa dilihat di
http://www.collateralmurder.com/

Aneh bin nyata, kenapa pemerintah Amerika tidak pernah bisa dituntut dalam
kasus kejahatan perang? Amerika selalu berusaha untuk menyembunyikan
kejahatan perang yang mereka lakukan maupun betapa kejamnya mereka membantai
orang-orang di Irak, dilain pihak ketika perang Vietnam mereka melakukan
propaganda untuk memperlihatkan kekejaman orang Vietnam
http://www.athousandandone.com/photos/0/448a06a136c79_s.jpg

Film tentang kekejaman tentara Amerika di Irak ini telah berhasil
ditayangkan melalui organisasi Wikileaks yang didirikan pada tahun 2007.
Video ini termasuk video top secret dari pemerintah Amerika, tetapi
kenyataannya telah bisa dibocorkan juga oleh pihak Wikileaks. Organisasi
Wikileaks hanya mau mentayangkan berita-berita yang bersifat TOP SECRET bagi
orang lain, misalnya korupsi di Afrika, atau bagaimana putera mahkota Raja
Thailand menghambur-hamburkan duit Negara. Hingga saat ini Wikileaks
memiliki hampir satu setengah juta files.

Wikileaks selalu berusaha untuk membocorkan rahasia kebobrokan negara-negara
di dunia ini, maka dari itu juga mereka sadar, bahwa setiap saat bisa
dituntut secara hukum oleh negara yang merasa dirugikan. Oleh sebab itulah
juga sampai dengan saat ini tidak ada yang tahu dimana pusatnya dan
keberadaannya dari Wikileaks, maupun siapa badan pengurus maupun penanggung
jawabnya. Jadi benar-benar satu organisasi yang rahasia juga. Begitu juga
tidak bisa diketahui berapa banyak server maupun dimana letak server mereka,
maka dari itulah sangat sukar sekali untuk bisa membungkam ataupun menyensor
Wikileaks apalagi sampai bisa menuntutnya. Yang bisa diketahui sampai saat
ini hanya presenternya saja; seorang warga Australia mantan hacker yang
bernama Julian Assange. Situs Wikileaks:
http://www.wikileaks.org/

Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org

Kirim email ke