Bagi yg jujur inilah link-2 yg membuktikan keadaan masyarakat, khususnya
perempuan yg berada di negara dominan Islam.
http://www.youtube.com/watch?v=FzOVrfFtKcI&feature=related
Child Marriage in Afghanistan: 7-y-old bride, 17-y-old groom
Nujood Ali 10 years old from Yemen got divorce.
Yemen: Further Displacement Masih ada ratusan link lainnya, belum lagi
pelatihan terrorist bagi anak-anak yg diajar sebagai jihad.

Mungkin anda akan memunculkan kebobrokan ahlak para pastor ttg pedophile,
tapi itu adalah pelanggaran bukan anjuran Kitab Suci Katholik.

Mirip dengan sebagian Islam yg tidak puasa pd bulan ramadhan atau Islam yg
minum alkohol dan makan babi.

2010/6/22 rizal lingga <nyomet...@yahoo.com>

> Itu adalah Sila Pertama dari Pancasila. Yang dicetuskan oleh Muhammad Yamin
> dan Soekarno yang beragama Islam. Yang diterima dengan tidak keberatan oleh
> orang-orang lain yang beragama Katolik, Protestan, Hindu dan Buddha. Tidak
> pernah didalam sejarah bangsa Indonesia kita mendengar protes dari
> orang-orang non Muslim tentang Sila Pertama ini. Hal ini menandakan bahwa
> pada dasarnya semua agama-agama besar Indonesia mengakui ke Esaan Tuhan,
> bagaimanapun mereka menyebutnya didalam agamanya masing-masing.
>
>     Namun pada masa itu juga bahkan sampai sekarang, ada saja segelintir
> orang Islam yang bahkan tidak puas dengan Sila Pertama itu, karena nama
> ALLAH (Awloh) tidak disebutkan, dan syariat Islam tidak ditegakkan. Itulah
> sebabnya mereka memberontak dan menghina Pancasila dengan memplesetkannya
> menjadi Pencak Silat. Betapa egoisnya mereka itu! Yang tidak menghiraukan
> sama sekali bahwa bangsa ini terdiri dari multi etnis, multi agama, dan
> multi kebudayaan. Pokoknya Daulah Islamiyah harus ditegakkan dan tidak ada
> yang lain! Itulah sebabnya usaha pemberontakan tidak henti-hentinya
> dilakukan sampai sekarang. Namun karena itu pula dibentuknya Densus 88,
> untuk memberantas habis para Muslim yang tak tahu diri di Negara Indonesia
> ini. Mereka ini adalah golongan orang-orang yang terus menerus bermimpi
> diatas angin, namun tetap memelihara dan memperjuangkan mimpi2nya yang
> mustahil tersebut. Yang mereka lawan bukanlah orang-orang non Islam, tapi
> justru sesama Muslim yang lebih memilih Pancasila daripada Negara Islam.
>
>     Kembali kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. Agama Kristen mengatakan dengan
> segenap dan sepenuh hati bahwa Tuhan itu Esa. Namun tetap saja orang-orang
> Muslim tidak percaya, dan menuduh orang2 Kristen telah menyembah berhala
> karena tuhannya yang lebih dari satu. Hanya karena Kristen mengartikan Tuhan
> Yang Esa itu dengan tiga perwujudan atau Trinitas.
>
> Mereka para Muslim yang berpikiran sempit dan egois ini  bahkan tidak
> menghiraukan bahwa Hindu sekalipun, yang jelas-jelas menyembah dewa-dewa
> yang banyak, menyetujui akan keesaan tuhan, yang mereka sebut sebagai sang
> Hyang Widhi yang Esa. Karena bagi Hindu, sekalipun ada banyak dewa-dewa yang
> mereka percaya dan mereka sembah, mereka juga mengakui bahwa ada Satu yang
> Maha Tinggi.
>
> Juga Buddha, yang sebenarnya tidak mengenal tuhan yang berpribadi, mengakui
> adanya Satu Kekuatan Tunggal yang menguasai alam semesta ini.
>
> Agama Khonghucu juga mengakui Yang Maha Esa, sekalipun mereka juga
> menyadari ada satu kekuatan yang seimbang lainnya yang bersifat jahat.
> Keseimbangan antara Im dan Yang.
>
> Jadi, protes Islam terhadap Trinitas Kristen sebenarnya berasal dari
> keegoisan penafsiran tunggal akan yang Maha Esa tersebut, yaitu bahwa,
> selain Esa menurut tafsiran Islam, maka Esa menurut tafsiran agama-agama
> lain, adalah SALAH.
>
> Betul-betul monopoli tafsir akan tuhan yang luar biasa EGOISnya!
>
>
>
>
>
>

Kirim email ke