ada2 saja..masalah keamanan negara kok di sangkut pautkan dg haram?
keamanan negara itu urusan pemerintah...
tapi haram...itu urusan Tuhan..kok di campur aduk yah?




________________________________
From: Bing <[email protected]>
To: Indonesia-Rising <[email protected]>; mediacare 
<[email protected]>; zamanku <[email protected]>
Sent: Mon, August 2, 2010 8:09:49 AM
Subject: [zamanku] Blackberry akan diharamkan bagaimana dengan facebook apakah 
dunia muslim akan mengharamkannya

  
Oktober, Uni Emirat Arab Haramkan BlackBerry
Penghentian sementara layanan Blackberry akan dilakukan hingga solusi terbaik 
ditemukan.

Uni Emirat Arab (UAE), memutuskan akan menghentikan layanan BlackBerry mulai 
Oktober mendatang. Pemerintah UAE menduga ponsel pintar besutan Research In 
Motion (RIM) tersebut mengandung risiko keamanan jika disalahgunakan, dan 
karena 
itu berpotensi membahayakan keamanan negara secara keseluruhan.

Penghentian sementara layanan Blackberry ini akan dilakukan hingga solusi 
terbaik telah ditemukan dan diterapkan. 


“Ini adalah keputusan final, tetapi kami terus mendiskusikan hal ini,” kata 
Mohammed Al Ghanem, Director General otoritas badan telekomunikasi UAE, seperti 
dikutip dari laman ABC News, 1 Agustus 2010.

“Sensor tidak ada kaitannya dengan ini. Yang kami bicarakan adalah penghentian 
operasi karena kurangnya kepatuhan pada peraturan telekomunikasi UAE,” lanjut 
Al 
Ghanem. 


Sampai saat ini, pihak produsen BlackBerry, Research In Motion di Kanada belum 
dapat dimintai keterangan.

Penghentian layanan Blackberry Messenger, email, dan web browsing service 
BlackBerry karena sudah dilakukan sejumlah upaya sejak 2007 agar BlackBerry 
mematuhi peraturan, tetapi hasilnya tidak seperti diharapkan. 


“Keputusan hari ini berdasarkan pada fakta bahwa dalam bentuknya yang sekarang, 
layanan tertentu BlackBerry memungkinkan pengguna untuk bertindak tanpa 
tanggung 
jawab legal, menyebabkan ancaman sosial dan keamanan nasional,” lanjut Al 
Ghanem.

“Data Blackberry diimpor dari tempat lain di mana data itu dikelola oleh 
organisasi komersial dan pihak asing,” terang Al Ghanem. BlackBerry, yang 
memegang pangsa pasar 20 persen dari pasar ponsel pintar global dengan posisi 
di 
bawah Nokia tetapi di atas Apple, digunakan oleh sekitar 500 ribu orang di UAE. 


Pekan lalu, negara di Teluk Arab tersebut telah mengatakan bahwa BlackBerry 
berpontensi disalahgunakan dan bisa menimbulkan risiko keamanan. Bahrain pada 
April lalu juga memperingatkan potensi bahaya perangkat lunak  Blackberry 
Messenger bila digunakan untuk mendistribusikan berita-berita lokal. Sedangkan 
India, pekan lalu telah menyampaikan kekhawatiran mereka langsung pada produsen 
BlackBerry di Kanada.

Sementara itu, ponsel pintar produksi Nokia dan iPhone dari Apple tidak terkena 
dampak dari keputusan pemerintah UAE tersebut




      

Kirim email ke