tersangka......belum terungkap......wkwkwkwkwk
  ----- Original Message ----- 
  From: aga madjid 
  To: [email protected] 
  Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:46 AM
  Subject: ~ aga ~ Re: FaceBook Haram ... ?????


  maaf, ini dengan salah satu pelaku ? atau korban ? .... hehehehehe


  On 5/26/09, windi irawan <[email protected]> wrote: 
    Morning All...............kenapa ga sekalian HP aj yang di haramkan ya.....
    kan suka di gunakan utk janjian ma bukan pasanganya......
      ----- Original Message ----- 
      From: aga madjid 
      To: undisclosed-recipients: 
      Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:35 AM
      Subject: ~ aga ~ FaceBook Haram ... ?????

       




      JAKARTA - Keinginan para ulama di Jawa Timur yang ingin memfatwakan 
Facebook, mendapat tentangan keras dari para Facebokers (sebutan bagi pengguna 
Facebook). Menurut mereka para ulama itu, harus memberikan dalil yang tepat 
sebelum mengeluarkan keputusan tersebut.

      "Fatwa ini sungguh tidak realistis. Ulama itu harus menunjukkan dalil 
yang tepat karena Facebook juga memberikan dampak yang positif, kok," sungut 
Chandra Wirawan salah satu aktivis Facebook, saat berbincang dengan okezone, 
Jumat (22/5/2009).

      Ditambahkan juga, situs jejaring sosial seperti Facebook itu justru 
mempunyai peraturan yang sangat ketat. Salah satu contohnya, jika pengguna 
Facebook menampilkan foto dari dada ke atas, maka pengelola akan segera 
menutupnya. Jadi bisa dibilang, Facebook sudah mempunyai filter sendiri.

      Selain itu, menurut pria berusia 28 tahun tersebut, kalau ulama itu mau 
menghadang jejaring sosial, sebaiknya jangan hanya Facebook saja. Masih banyak 
situs jejaring sosial lain seperti, Friendster, ataupun Myspace. Dan bila 
memang seperti itu, sama saja ulama melarang penggunaan internet masuk ke 
Indonesia.

      "Kegiatan di dunia maya memang membutuhkan interaksi antara laki-laki dan 
perempuan. Dan itu tergantung dari masing-masing pribadi dalam mengontrolnya. 
Malah bisa dibilang, yang mengawasi kegiatan dunia maya itu, hanya dirinya dan 
malaikat," tegasnya.

      Beberapa pengguna lain yang intens mengelola Facebook pun memiliki 
pendapat mereka masing-masing, namun pada intinya semua memberikan satu suara 
yang bulat, yaitu menyayangkan sikap MUI jika Facebook akan difatwakan haram.

      "Gak setuju kalau main Facebook sampai dibilang haram. Masalahnya selama 
ini yang saya lihat lebih banyak kebaikannya dibanding keburukannya," ujar 
Cempaka ketika ditanya pendapatnya oleh Okezone. Mahasiswi 21 tahun ini pun 
menambahkan, Facebook sangat membantunya dalam keep in touch dan menemukan 
kembali teman-teman lama.

      Hal senada diungkapkan pengguna Facebook lainnya, Adinda, 23 tahun, 
seorang jurnalis salah satu media online mengatakan keberatannya soal fatwa 
haram Facebook.

      "Sangat tidak penting memberlakukan fatwa haram untuk Facebook, gak 
relevan aja. Lagipula saya belum pernah menemukan fakta dan data yang 
mengungkapkan dampak Facebook disalahgunakan untuk kegiatan seks terselubung. 
Dampak buruk yang sering saya dengar selama ini, paling hanya membuat 
pengaksesnya lupa diri dan saya rasa itu masih wajar. Bergantung sama pribadi 
masing-masing lah," ujarnya.

      Adinda pun menambahkan, jika iya Facebook akan difatwakan haram, 
seharusnya hal ini pun berlaku bagi situs jejaring sosial lainnya.

      "Memang saat ini fenomena Facebook tengah booming, tapi jika para 
pengakses dilarang mengakses Facebook, bagaimana dengan situs jejaring sosial 
lainnya?. Kalau mau diharamkan kenapa pilih-pilih?. Seandainya Facebook 
ditutup, mereka masih bisa beralih ke situs jejaring sosial lainnya," katanya.

      Cempaka mengatakan bahwa jika benar Facebook akan difatwakan haram, 
kemungkinan dia akan beralih menggunakan situs jejaring sosial lainnya.

      "Kalau memang benar diharamkan, saya masih punya beberapa akun di situs 
jejaring sosial lain seperti MySpace dan yang lainnya,"

      Sementara itu, Apriarto, 27 tahun, mengatakan tidak terlalu masalah 
baginya andai Facebook diharamkan. Dia berpendapat fenomena ini merupakan 
sebagian kecil dari dampak booming internet di seluruh dunia.

      Namun Apriarto menghubungkannya dengan fenomena serupa yang pernah 
terjadi sebelumnya, karena hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di 
berbagai belahan negara lain juga sudah banyak keberatan para pemuka agama atas 
dampak negatif berbagai situs jejaring sosial.

      "Kebetulan memang Facebook yang tengah marak saat ini. Tapi jika baru 
sekarang MUI memberikan perhatian atas dampak buruk booming internet, kemana 
saja MUI selama ini? hari gini kok baru berkomentar?" tandasnya. okezone.com




       

















 


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: [email protected]>>

Kirim email ke