Gw mah cuek aja,

Asal jangan entar milis aga juga di fatwa haram,

Ha...ha...ha....ha...

 

 

________________________________

From: [email protected] <mailto:[email protected]>
[mailto:[email protected] <mailto:[email protected]>
] On Behalf Of aga madjid
Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:36 AM
Subject: ~ aga ~ FaceBook Haram ... ????? 

  

  

  

JAKARTA - Keinginan para ulama di Jawa Timur yang ingin memfatwakan
Facebook, mendapat tentangan keras dari para Facebokers (sebutan bagi
pengguna Facebook). Menurut mereka para ulama itu, harus memberikan
dalil yang tepat sebelum mengeluarkan keputusan tersebut.

"Fatwa ini sungguh tidak realistis. Ulama itu harus menunjukkan dalil
yang tepat karena Facebook juga memberikan dampak yang positif, kok,"
sungut Chandra Wirawan salah satu aktivis Facebook, saat berbincang
dengan okezone, Jumat (22/5/2009).

Ditambahkan juga, situs jejaring sosial seperti Facebook itu justru
mempunyai peraturan yang sangat ketat. Salah satu contohnya, jika
pengguna Facebook menampilkan foto dari dada ke atas, maka pengelola
akan segera menutupnya. Jadi bisa dibilang, Facebook sudah mempunyai
filter sendiri.

Selain itu, menurut pria berusia 28 tahun tersebut, kalau ulama itu mau
menghadang jejaring sosial, sebaiknya jangan hanya Facebook saja. Masih
banyak situs jejaring sosial lain seperti, Friendster, ataupun Myspace.
Dan bila memang seperti itu, sama saja ulama melarang penggunaan
internet masuk ke Indonesia.

"Kegiatan di dunia maya memang membutuhkan interaksi antara laki-laki
dan perempuan. Dan itu tergantung dari masing-masing pribadi dalam
mengontrolnya. Malah bisa dibilang, yang mengawasi kegiatan dunia maya
itu, hanya dirinya dan malaikat," tegasnya.

Beberapa pengguna lain yang intens mengelola Facebook pun memiliki
pendapat mereka masing-masing, namun pada intinya semua memberikan satu
suara yang bulat, yaitu menyayangkan sikap MUI jika Facebook akan
difatwakan haram.

"Gak setuju kalau main Facebook sampai dibilang haram. Masalahnya selama
ini yang saya lihat lebih banyak kebaikannya dibanding keburukannya,"
ujar Cempaka ketika ditanya pendapatnya oleh Okezone. Mahasiswi 21 tahun
ini pun menambahkan, Facebook sangat membantunya dalam keep in touch dan
menemukan kembali teman-teman lama.

Hal senada diungkapkan pengguna Facebook lainnya, Adinda, 23 tahun,
seorang jurnalis salah satu media online mengatakan keberatannya soal
fatwa haram Facebook.

"Sangat tidak penting memberlakukan fatwa haram untuk Facebook, gak
relevan aja. Lagipula saya belum pernah menemukan fakta dan data yang
mengungkapkan dampak Facebook disalahgunakan untuk kegiatan seks
terselubung. Dampak buruk yang sering saya dengar selama ini, paling
hanya membuat pengaksesnya lupa diri dan saya rasa itu masih wajar.
Bergantung sama pribadi masing-masing lah," ujarnya.

Adinda pun menambahkan, jika iya Facebook akan difatwakan haram,
seharusnya hal ini pun berlaku bagi situs jejaring sosial lainnya.

"Memang saat ini fenomena Facebook tengah booming, tapi jika para
pengakses dilarang mengakses Facebook, bagaimana dengan situs jejaring
sosial lainnya?. Kalau mau diharamkan kenapa pilih-pilih?. Seandainya
Facebook ditutup, mereka masih bisa beralih ke situs jejaring sosial
lainnya," katanya.

Cempaka mengatakan bahwa jika benar Facebook akan difatwakan haram,
kemungkinan dia akan beralih menggunakan situs jejaring sosial lainnya.

"Kalau memang benar diharamkan, saya masih punya beberapa akun di situs
jejaring sosial lain seperti MySpace dan yang lainnya,"

Sementara itu, Apriarto, 27 tahun, mengatakan tidak terlalu masalah
baginya andai Facebook diharamkan. Dia berpendapat fenomena ini
merupakan sebagian kecil dari dampak booming internet di seluruh dunia.

Namun Apriarto menghubungkannya dengan fenomena serupa yang pernah
terjadi sebelumnya, karena hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di
berbagai belahan negara lain juga sudah banyak keberatan para pemuka
agama atas dampak negatif berbagai situs jejaring sosial.

"Kebetulan memang Facebook yang tengah marak saat ini. Tapi jika baru
sekarang MUI memberikan perhatian atas dampak buruk booming internet,
kemana saja MUI selama ini? hari gini kok baru berkomentar?" tandasnya.
okezone.com <http://okezone.com/>  

  

  

  

  

 

________________________________

This e-mail and any information contained are confidential and legally
privileged. It is intended solely for the use of the individual or
entity to whom it is addressed and others authorized to receive it. If
you are not the intended recipient, you are hereby notified that any
disclosure, copying, distribution or taking any action in reliance on
the contents of this e-mail is strictly prohibited and may be unlawful.
If you have received this e-mail in error, please notify us immediately
by responding to this e-mail or by telephone MedcoEnergi IS Division
Helpdesk on +62 21 83991234 then delete this email including any
attachment(s) from your system. MedcoEnergi does not accept liability
for damage caused by any of the foregoing. This e-mail is from PT
MedcoEnergi Internasional Tbk and Subsidiaries, having Registered
Address at Graha Niaga Level 16, Jakarta, Indonesia.

__________________________________________________________________ 

Think before you Print!  Do you really need to print this email? 
PACIFIC BRANDS is an Environmental Endorsed Company. 
________________________________________________________________________
____________________________________________ 
<br


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke