yg sentimen ntu bukan gue boss....
tapi pihak JNE nya tuh yg sentimen ma loe.....xixixiixx
xixixiix....kemaren gue udah telp ke JNE nya...
katanya kaos yg buat loe ntu kemaren nyasar alias kebawa sama kurirnya ke 
daerah tangerang sono......xixixiix..
makanya jadai telat deh nyampe nyaa......wakwkakakak....
tapi katanya siyh , hari ini mau di delivery ke tempat loe......:-)
ntar gue telp lagi deh JNE nya......
sabar n tunggu aja yeaah,,,,,,






"windi irawan" <[email protected]> 
Sent by: [email protected]
26/05/2009 08:39
Please respond to
[email protected]


To
<[email protected]>
cc

Subject
~ aga ~ Re: FaceBook Haram ... ?????






huss....harus bisa bedain doung antara korban rela berkorban....
kl korban itu paksaan....rela berkorban ga usah di paksa juga dan 
standby.....wkwkwkwwk...
 
Btw,kaos gw belum sampe2.....sentimen lw ma gw rull ye....
----- Original Message ----- 
From: [email protected] 
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, May 26, 2009 8:30 AM
Subject: ~ aga ~ Re: FaceBook Haram ... ?????


trs korbannya siapaa yeaah..???? hehehe 







"windi irawan" <[email protected]> 
Sent by: [email protected] 
26/05/2009 08:16 

Please respond to
[email protected]



To
<[email protected]> 
cc

Subject
~ aga ~ Re: FaceBook Haram ... ?????








tersangka......belum terungkap......wkwkwkwkwk 
----- Original Message ----- 
From: aga madjid 
To: [email protected] 
Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:46 AM 
Subject: ~ aga ~ Re: FaceBook Haram ... ????? 

maaf, ini dengan salah satu pelaku ? atau korban ? .... hehehehehe

On 5/26/09, windi irawan <[email protected]> wrote: 
Morning All...............kenapa ga sekalian HP aj yang di haramkan 
ya..... 
kan suka di gunakan utk janjian ma bukan pasanganya...... 
----- Original Message ----- 
From: aga madjid 
To: undisclosed-recipients: 
Sent: Tuesday, May 26, 2009 7:35 AM 
Subject: ~ aga ~ FaceBook Haram ... ????? 



JAKARTA - Keinginan para ulama di Jawa Timur yang ingin memfatwakan 
Facebook, mendapat tentangan keras dari para Facebokers (sebutan bagi 
pengguna Facebook). Menurut mereka para ulama itu, harus memberikan dalil 
yang tepat sebelum mengeluarkan keputusan tersebut.

"Fatwa ini sungguh tidak realistis. Ulama itu harus menunjukkan dalil yang 
tepat karena Facebook juga memberikan dampak yang positif, kok," sungut 
Chandra Wirawan salah satu aktivis Facebook, saat berbincang dengan 
okezone, Jumat (22/5/2009).

Ditambahkan juga, situs jejaring sosial seperti Facebook itu justru 
mempunyai peraturan yang sangat ketat. Salah satu contohnya, jika pengguna 
Facebook menampilkan foto dari dada ke atas, maka pengelola akan segera 
menutupnya. Jadi bisa dibilang, Facebook sudah mempunyai filter sendiri.

Selain itu, menurut pria berusia 28 tahun tersebut, kalau ulama itu mau 
menghadang jejaring sosial, sebaiknya jangan hanya Facebook saja. Masih 
banyak situs jejaring sosial lain seperti, Friendster, ataupun Myspace. 
Dan bila memang seperti itu, sama saja ulama melarang penggunaan internet 
masuk ke Indonesia.

"Kegiatan di dunia maya memang membutuhkan interaksi antara laki-laki dan 
perempuan. Dan itu tergantung dari masing-masing pribadi dalam 
mengontrolnya. Malah bisa dibilang, yang mengawasi kegiatan dunia maya 
itu, hanya dirinya dan malaikat," tegasnya.

Beberapa pengguna lain yang intens mengelola Facebook pun memiliki 
pendapat mereka masing-masing, namun pada intinya semua memberikan satu 
suara yang bulat, yaitu menyayangkan sikap MUI jika Facebook akan 
difatwakan haram.

"Gak setuju kalau main Facebook sampai dibilang haram. Masalahnya selama 
ini yang saya lihat lebih banyak kebaikannya dibanding keburukannya," ujar 
Cempaka ketika ditanya pendapatnya oleh Okezone. Mahasiswi 21 tahun ini 
pun menambahkan, Facebook sangat membantunya dalam keep in touch dan 
menemukan kembali teman-teman lama.

Hal senada diungkapkan pengguna Facebook lainnya, Adinda, 23 tahun, 
seorang jurnalis salah satu media online mengatakan keberatannya soal 
fatwa haram Facebook.

"Sangat tidak penting memberlakukan fatwa haram untuk Facebook, gak 
relevan aja. Lagipula saya belum pernah menemukan fakta dan data yang 
mengungkapkan dampak Facebook disalahgunakan untuk kegiatan seks 
terselubung. Dampak buruk yang sering saya dengar selama ini, paling hanya 
membuat pengaksesnya lupa diri dan saya rasa itu masih wajar. Bergantung 
sama pribadi masing-masing lah," ujarnya.

Adinda pun menambahkan, jika iya Facebook akan difatwakan haram, 
seharusnya hal ini pun berlaku bagi situs jejaring sosial lainnya.

"Memang saat ini fenomena Facebook tengah booming, tapi jika para 
pengakses dilarang mengakses Facebook, bagaimana dengan situs jejaring 
sosial lainnya?. Kalau mau diharamkan kenapa pilih-pilih?. Seandainya 
Facebook ditutup, mereka masih bisa beralih ke situs jejaring sosial 
lainnya," katanya.

Cempaka mengatakan bahwa jika benar Facebook akan difatwakan haram, 
kemungkinan dia akan beralih menggunakan situs jejaring sosial lainnya.

"Kalau memang benar diharamkan, saya masih punya beberapa akun di situs 
jejaring sosial lain seperti MySpace dan yang lainnya,"

Sementara itu, Apriarto, 27 tahun, mengatakan tidak terlalu masalah 
baginya andai Facebook diharamkan. Dia berpendapat fenomena ini merupakan 
sebagian kecil dari dampak booming internet di seluruh dunia.

Namun Apriarto menghubungkannya dengan fenomena serupa yang pernah terjadi 
sebelumnya, karena hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia. Di berbagai 
belahan negara lain juga sudah banyak keberatan para pemuka agama atas 
dampak negatif berbagai situs jejaring sosial.

"Kebetulan memang Facebook yang tengah marak saat ini. Tapi jika baru 
sekarang MUI memberikan perhatian atas dampak buruk booming internet, 
kemana saja MUI selama ini? hari gini kok baru berkomentar?" tandasnya. 
okezone.com 




__________________________________________________________________ 

Think before you Print!  Do you really need to print this email? 
PACIFIC BRANDS is an Environmental Endorsed Company. 
____________________________________________________________________________________________________________________
 


__________________________________________________________________

Think before you Print!  Do you really need to print this email?
PACIFIC BRANDS is an Environmental Endorsed Company.
____________________________________________________________________________________________________________________


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
thanks for joinning this group.
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<image/gif>>

Kirim email ke