Alhamdulillah, mohon doa nya ya semoga semua nya sehat.. :D Titik kapan nyusul???
Regards, Bona -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Titik Sent: 10 Agustus 2010 16:27 To: [email protected] Subject: Re: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh Ust. Yusuf Mansyur Oum Bona : Istrinya sudah positif hamil ya??? Ko ga da kbar lagi?? ----- Original Message ----- From: "Bona, Mirza Rotua" <[email protected]> To: <[email protected]> Sent: Tuesday, August 10, 2010 4:08 PM Subject: RE: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh Ust. Yusuf Mansyur > Thank you... > > Regards, > Bona > > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[email protected]] > On Behalf Of Titik > Sent: 10 Agustus 2010 16:02 > To: [email protected] > Subject: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh Ust. > Yusuf Mansyur > > Oleh : Ustadz Yusuf Mansyur > > Allah hadir memperingan beban manusia: > > Kawan saya, N, mengadu dengan tawanya. > Maaf, bukan dengan keluhan, tapi dengan tawa. Tapi tawa satir. Dia ingin > menjadi pendakwah. Ia ingin ada di jalan syiar. Tapi kebutuhan hidupnya > membawanya menjadi karyawan. Sungguh pun saya beritahu beliau bahwa > siapapun bisa menjadi pendakwah tanpa hrs menjadi ustadz. > > Cukup dengan sering mengajak orang berbuat baik, maka sudah cukup > menjadi ustadz. Misalkan, ceritakan satu dua kisah sedekah, kisah > mahabbah sama orang tua, kisah qiyaamullail, dll. > Manakala orang mendengarkan, maka itu sudah hidup di jalan dakwah. > Contohkan dengan menjadi muslim yang baik, shalat tepat waktu, dan ajak > kawan-kawan yang laen, yang sekantor, maka kemudian insya Allah cara ini > pun udah menjadikan dirinya menjadi pendakwah. > Tapi ya begitulah. Katanya ga bebas dengan sebab menjadi karyawan. > Suatu saat N ini ketemu saya lagi. > Dia cerita gajinya kecil sekali. > Di bawah 1jt. Dia mengaku saban malam suka pulang malam. Sebab ngincer > lemburan. 1 jam lembur dihargai 6rb. Dia izin sama istrinya untuk pulang > malam. Dia cerita, itu pun tidak bisa memenuhi tambahan susu anaknya > dengan normal. > Saya tanya, bgm ukuran normal? Katanya kalo normal hrsnya 400-500rb > sebulan. > > Sedangkan dari lembur dia dpt hanya 200rb perbulan. > Saya kasihan bener sama N ini. Dia ini kawan saya meniti jalan dakwah di > Jatim. > Dari saya nol. Dari memulai dakwah. Kini di hadapan saya, ia sama dengan > karyawan yang laen. Maaf kpd para karyawan. Maksud saya, jalan > pikirannya sdh sama saja dengan karyawan yang laen. Saya tidak menemukan > N yang dengan gagah menyeru shalat malam. N dulu pernah menyeru, bahwa > rugi kita bertarung dengan dunia, dan bertaruh habis-habisan untuk > dunia. Ia tidak bisa memberi apa-apa untuk kita. Sekalinya dapat, maka > dunia sungguh tetap tidak akan menyisakan banyak buat pecintanya. > > Tetap saja tidur seukuran kasur, makan seukuran perut, dan minum > seukuran dahaga. Banyak kekayaan diberikan dunia hanya seukuran kertas. > Sore ini, N menangis. Ketika saya bilang, N, bukankah ilmu kita > mengajarkan, biasa saja dengan dunia? > Kenapa pilih lembur dengan caranya lembur dunia? > Mengapa tidak pilih pulang saja sore-sore, supaya bisa ngumpul dengan > anak istri? supaya bisa menimang anak memeluk istri? > supaya bisa jalan-jalan makan nasi goreng walo sepiring dimakan bertiga? > > Pulang sore saja. Jangan pilih lembur yang malah membuat kita jauh dari > anak istri. > > Kita pulang, lelah sudah. Anak pun sdh tidur. Pagi-pagi, anak udah > berangkat sekolah, istri pun sdh ke pasar. > Untuk itukah kita hidup? > Untuk merekakah yang di perusahaan tempat kita bekerja, kita hidup? > Bukan kan? > Harusnya untuk kita, untuk anak-anak, untuk istri, untuk orang tua, > untuk keluarga, untuk senang-senang di dunia, dan untuk ibadah. Ini? Ga > bisa. Habis hidup kita untuk kerja. N, begitu kata saya, coba hidup > dengan 3rb di malam hari. dengan 3rb itu, N silahkan nyari tukang nasi > goreng di pinggir jalan. Beli 1 bungkus. Gabungin dengan nasi putih di > rumah. Niscaya itu cukup untuk makan bertiga dengan anak. > > Daripada lembur cuma nyari 18rb untuk 3 jam, yang 18rb itupun ga bisa > menambah apa-apa? N, di pagi hari, masak saja telur satu. Didadar tipis, > supaya lebar. Lalu makan dengan nasi putih. Siapkan garam. supaya enak, > makan pas sedang hangat-hangatnya. yang demikian, bukan krn pengen > hemat. Tapi supaya N bisa menyisihkan untuk sedekah. Sedekah ini yang > bisa ngantarkan N bisa jadi kaya. Bukan dengan cara jor-joran, > tos-tosan, kerja sepanjang waktu. Apalagi N kerja dengan fisik bukan > dengan otak. > > N, siang hari, ajarkan diri untuk makan betul-betul seadanya. Ajarkan > orang rumah, untuk mengencangkan ikat pinggang, makan dengan > sangat-sangat biasa. Saya bertaruh, paling 6bl-an N melaksanakan ini. Tp > uang dari hasil pengetatan ini, bukan untuk ditabung. Sekali lagi, untuk > sedekah. 6 bulan N sedekah berturut-turut, maka ini akan mengantarkan > perubahan yang signifikan di bulan ke-7. N, ketimbang lembur yang > akhirnya di hari minggu pun terenggut untuk istirahat total, sebab > sabtunya pun diambil lembur, mendingan lembur buat Allah. N pulang sore > saja. Lalu sama-sama istri shalat maghrib berjamaah. Teruskan sampe > isya. Habis isya makan malam bersama, dan nontonlah TV yang baik dilihat > tayangannya. Paling telat, jam 9 N tidur. > supaya apa? > > supaya N bisa lembur dengan Allah. supaya N bisa tahajjud. Bila N bisa > melakukan tahajjud ini, maka perubahan akan terasa dlm wkt kurang dari > 6bl. Coba, kalo lembur, apa yang N dapat? > 10 tahun pun tidak akan membawa perubahan apa-apa. > Paling naik gaji hanya 200-300 setiap tahunnya malah bisa jadi malah > kurang itu. Wuh, cape. N, kalo pola hidup yang kita ubah, yaitu jd pola > ibadah, N malah akan menemukan N bisa bersedekah. N pasti akan bisa > tertawa. N yang gajinya rendahan, malah bisa bersedekah. N, ubahlah > hidup bersama Allah. Coba jelajahi program riyadhah di website saya. > Begitu saya bilang. > > Itu kan ilmu sederhana. Ilmu yang cuma ngejaga shalat dhuha 4-6 rakaat. > Ilmu yang cuma menjaga shalat wajib tepat waktu. Ilmu yang cuma menjaga > shalat qabliyah ba'diyah, baca qur'an, zikir-zikir sederhana, dan shalat > malam. Tapi sesuatu yang saya sebut "cuma" itu, hasilnya sungguh luar > biasa dlm membawa perubahan ke kondisi yang N inginkan. Kalo mau lembur, > maka berusahalah sekuat tenaga melakukan lembur yang model begini. Bukan > lembur habis-habisan dengan bekerja ga keruan. > > Shalat jadi kedodoran, sedekah jadi engga ada, zikir jadi kurang, qur'an > jadi jauh. Allah menciptakan dunia agar kita tidak menjadi budaknya > dunia. Tapi menjadi pemenang di atas dunia yang menggenggam dunia tanpa > menjadi budak dunia. N, hiduplah bersama Allah. Ubahlah kebiasaan hidup. > Fokus pd ibadah. Jadikan kerja, ya kerja. Dan jadikan kerja yang "kerja" > itu pun ibadah. Caranya, dengan benar-benar mengendalikan pekerjaan agar > tidak mengganggu waktu-waktu ibadah wajib dan hubungan dengan anak > istri. Ajaklah serta anak istri menuju perubahan itu. Ajak semuanya > mendekatkan diri kpd Allah. Insya Allah dunia akan Allah dekatkan. Saya > kemudian mendapati N menangis. Dia lalu bilang bahwa hidupnya kini pun > sdh mulai banyak hutang. Saya kemudian bilang, ya, hutang itupun akan > dihapuskan Allah. Coba giatkan semua yang saya beritahu. Ayo sama-sama > kita mendekatkan diri kpd Allah. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. > > -- > you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. > to post emails, just send to : > [email protected] > to join this group, send blank email to : > [email protected] > to quit from this group, just send email to : > [email protected] > if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] > or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or > add my twitter @aga_madjid > thanks for joinning this group. -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group. -- you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups. to post emails, just send to : [email protected] to join this group, send blank email to : [email protected] to quit from this group, just send email to : [email protected] if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected] or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or add my twitter @aga_madjid thanks for joinning this group.
