Berarti udah ada calon ya???

 

-----Original Message-----
From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of Titik
Sent: 10 Agustus 2010 16:35
To: [email protected]
Subject: Re: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh Ust.
Yusuf Mansyur

amin..
semoga semuanya sehat...

Titik nyusul??
maunya sih cepet2..
tapi calonnya lum siap...xixiixixixi


----- Original Message ----- 
From: "Bona, Mirza Rotua" <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Tuesday, August 10, 2010 4:33 PM
Subject: RE: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh Ust. 
Yusuf Mansyur


> Alhamdulillah, mohon doa nya ya semoga semua nya sehat.. :D
>
> Titik kapan nyusul???
>
> Regards,
> Bona
>
> -----Original Message-----
> From: [email protected] [mailto:[email protected]]
> On Behalf Of Titik
> Sent: 10 Agustus 2010 16:27
> To: [email protected]
> Subject: Re: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh
Ust.
> Yusuf Mansyur
>
> Oum Bona : Istrinya sudah positif hamil ya???
>
> Ko ga da kbar lagi??
>
>
> ----- Original Message ----- 
> From: "Bona, Mirza Rotua" <[email protected]>
> To: <[email protected]>
> Sent: Tuesday, August 10, 2010 4:08 PM
> Subject: RE: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh
Ust.
> Yusuf Mansyur
>
>
>> Thank you...
>>
>> Regards,
>> Bona
>>
>> -----Original Message-----
>> From: [email protected]
[mailto:[email protected]]
>> On Behalf Of Titik
>> Sent: 10 Agustus 2010 16:02
>> To: [email protected]
>> Subject: ~ aga ~ Allah hadir memperingan beban manusia....oleh Ust.
>> Yusuf Mansyur
>>
>> Oleh : Ustadz Yusuf Mansyur
>>
>> Allah hadir memperingan beban manusia:
>>
>> Kawan saya, N, mengadu dengan tawanya.
>> Maaf, bukan dengan keluhan, tapi dengan tawa. Tapi tawa satir. Dia
> ingin
>> menjadi pendakwah. Ia ingin ada di jalan syiar. Tapi kebutuhan
> hidupnya
>> membawanya menjadi karyawan. Sungguh pun saya beritahu beliau bahwa
>> siapapun bisa menjadi pendakwah tanpa hrs menjadi ustadz.
>>
>> Cukup dengan sering mengajak orang berbuat baik, maka sudah cukup
>> menjadi ustadz. Misalkan, ceritakan satu dua kisah sedekah, kisah
>> mahabbah sama orang tua, kisah qiyaamullail, dll.
>> Manakala orang mendengarkan, maka itu sudah hidup di jalan dakwah.
>> Contohkan dengan menjadi muslim yang baik, shalat tepat waktu, dan
> ajak
>> kawan-kawan yang laen, yang sekantor, maka kemudian insya Allah cara
> ini
>> pun udah menjadikan dirinya menjadi pendakwah.
>> Tapi ya begitulah. Katanya ga bebas dengan sebab menjadi karyawan.
>> Suatu saat N ini ketemu saya lagi.
>> Dia cerita gajinya kecil sekali.
>> Di bawah 1jt. Dia mengaku saban malam suka pulang malam. Sebab
ngincer
>> lemburan. 1 jam lembur dihargai 6rb. Dia izin sama istrinya untuk
> pulang
>> malam. Dia cerita, itu pun tidak bisa memenuhi tambahan susu anaknya
>> dengan normal.
>> Saya tanya, bgm ukuran normal? Katanya kalo normal hrsnya 400-500rb
>> sebulan.
>>
>> Sedangkan dari lembur dia dpt hanya 200rb perbulan.
>> Saya kasihan bener sama N ini. Dia ini kawan saya meniti jalan dakwah
> di
>> Jatim.
>> Dari saya nol. Dari memulai dakwah. Kini di hadapan saya, ia sama
> dengan
>> karyawan yang laen. Maaf kpd para karyawan. Maksud saya, jalan
>> pikirannya sdh sama saja dengan karyawan yang laen. Saya tidak
> menemukan
>> N yang dengan gagah menyeru shalat malam. N dulu pernah menyeru,
bahwa
>> rugi kita bertarung dengan dunia, dan bertaruh habis-habisan untuk
>> dunia. Ia tidak bisa memberi apa-apa untuk kita. Sekalinya dapat,
maka
>> dunia sungguh tetap tidak akan menyisakan banyak buat pecintanya.
>>
>> Tetap saja tidur seukuran kasur, makan seukuran perut, dan minum
>> seukuran dahaga. Banyak kekayaan diberikan dunia hanya seukuran
> kertas.
>> Sore ini, N menangis. Ketika saya bilang, N, bukankah ilmu kita
>> mengajarkan, biasa saja dengan dunia?
>> Kenapa pilih lembur dengan caranya lembur dunia?
>> Mengapa tidak pilih pulang saja sore-sore, supaya bisa ngumpul dengan
>> anak istri? supaya bisa menimang anak memeluk istri?
>> supaya bisa jalan-jalan makan nasi goreng walo sepiring dimakan
> bertiga?
>>
>> Pulang sore saja. Jangan pilih lembur yang malah membuat kita jauh
> dari
>> anak istri.
>>
>> Kita pulang, lelah sudah. Anak pun sdh tidur. Pagi-pagi, anak udah
>> berangkat sekolah, istri pun sdh ke pasar.
>> Untuk itukah kita hidup?
>> Untuk merekakah yang di perusahaan tempat kita bekerja, kita hidup?
>> Bukan kan?
>> Harusnya untuk kita, untuk anak-anak, untuk istri, untuk orang tua,
>> untuk keluarga, untuk senang-senang di dunia, dan untuk ibadah. Ini?
> Ga
>> bisa. Habis hidup kita untuk kerja. N, begitu kata saya, coba hidup
>> dengan 3rb di malam hari. dengan 3rb itu, N silahkan nyari tukang
nasi
>> goreng di pinggir jalan. Beli 1 bungkus. Gabungin dengan nasi putih
di
>> rumah. Niscaya itu cukup untuk makan bertiga dengan anak.
>>
>> Daripada lembur cuma nyari 18rb untuk 3 jam, yang 18rb itupun ga bisa
>> menambah apa-apa? N, di pagi hari, masak saja telur satu. Didadar
> tipis,
>> supaya lebar. Lalu makan dengan nasi putih. Siapkan garam. supaya
> enak,
>> makan pas sedang hangat-hangatnya. yang demikian, bukan krn pengen
>> hemat. Tapi supaya N bisa menyisihkan untuk sedekah. Sedekah ini yang
>> bisa ngantarkan N bisa jadi kaya. Bukan dengan cara jor-joran,
>> tos-tosan, kerja sepanjang waktu. Apalagi N kerja dengan fisik bukan
>> dengan otak.
>>
>> N, siang hari, ajarkan diri untuk makan betul-betul seadanya. Ajarkan
>> orang rumah, untuk mengencangkan ikat pinggang, makan dengan
>> sangat-sangat biasa. Saya bertaruh, paling 6bl-an N melaksanakan ini.
> Tp
>> uang dari hasil pengetatan ini, bukan untuk ditabung. Sekali lagi,
> untuk
>> sedekah. 6 bulan N sedekah berturut-turut, maka ini akan mengantarkan
>> perubahan yang signifikan di bulan ke-7. N, ketimbang lembur yang
>> akhirnya di hari minggu pun terenggut untuk istirahat total, sebab
>> sabtunya pun diambil lembur, mendingan lembur buat Allah. N pulang
> sore
>> saja. Lalu sama-sama istri shalat maghrib berjamaah. Teruskan sampe
>> isya. Habis isya makan malam bersama, dan nontonlah TV yang baik
> dilihat
>> tayangannya. Paling telat, jam 9 N tidur.
>> supaya apa?
>>
>> supaya N bisa lembur dengan Allah. supaya N bisa tahajjud. Bila N
bisa
>> melakukan tahajjud ini, maka perubahan akan terasa dlm wkt kurang
dari
>> 6bl. Coba, kalo lembur, apa yang N dapat?
>> 10 tahun pun tidak akan membawa perubahan apa-apa.
>> Paling naik gaji hanya 200-300 setiap tahunnya malah bisa jadi malah
>> kurang itu. Wuh, cape. N, kalo pola hidup yang kita ubah, yaitu jd
> pola
>> ibadah, N malah akan menemukan N bisa bersedekah. N pasti akan bisa
>> tertawa. N yang gajinya rendahan, malah bisa bersedekah. N, ubahlah
>> hidup bersama Allah. Coba jelajahi program riyadhah di website saya.
>> Begitu saya bilang.
>>
>> Itu kan ilmu sederhana. Ilmu yang cuma ngejaga shalat dhuha 4-6
> rakaat.
>> Ilmu yang cuma menjaga shalat wajib tepat waktu. Ilmu yang cuma
> menjaga
>> shalat qabliyah ba'diyah, baca qur'an, zikir-zikir sederhana, dan
> shalat
>> malam. Tapi sesuatu yang saya sebut "cuma" itu, hasilnya sungguh luar
>> biasa dlm membawa perubahan ke kondisi yang N inginkan. Kalo mau
> lembur,
>> maka berusahalah sekuat tenaga melakukan lembur yang model begini.
> Bukan
>> lembur habis-habisan dengan bekerja ga keruan.
>>
>> Shalat jadi kedodoran, sedekah jadi engga ada, zikir jadi kurang,
> qur'an
>> jadi jauh. Allah menciptakan dunia agar kita tidak menjadi budaknya
>> dunia. Tapi menjadi pemenang di atas dunia yang menggenggam dunia
> tanpa
>> menjadi budak dunia. N, hiduplah bersama Allah. Ubahlah kebiasaan
> hidup.
>> Fokus pd ibadah. Jadikan kerja, ya kerja. Dan jadikan kerja yang
> "kerja"
>> itu pun ibadah. Caranya, dengan benar-benar mengendalikan pekerjaan
> agar
>> tidak mengganggu waktu-waktu ibadah wajib dan hubungan dengan anak
>> istri. Ajaklah serta anak istri menuju perubahan itu. Ajak semuanya
>> mendekatkan diri kpd Allah. Insya Allah dunia akan Allah dekatkan.
> Saya
>> kemudian mendapati N menangis. Dia lalu bilang bahwa hidupnya kini
pun
>> sdh mulai banyak hutang. Saya kemudian bilang, ya, hutang itupun akan
>> dihapuskan Allah. Coba giatkan semua yang saya beritahu. Ayo
sama-sama
>> kita mendekatkan diri kpd Allah.
>>
>> -- 
>> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
>> to post emails, just send to :
>> [email protected]
>> to join this group, send blank email to :
>> [email protected]
>> to quit from this group, just send email to :
>> [email protected]
>> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
>> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
>> add my twitter @aga_madjid
>> thanks for joinning this group.
>>
>> -- 
>> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
>> to post emails, just send to :
>> [email protected]
>> to join this group, send blank email to :
>> [email protected]
>> to quit from this group, just send email to :
>> [email protected]
>> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
>> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
>> add my twitter @aga_madjid
>> thanks for joinning this group.
>
> -- 
> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]
> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
> add my twitter @aga_madjid
> thanks for joinning this group.
>
> -- 
> you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
> to post emails, just send to :
> [email protected]
> to join this group, send blank email to :
> [email protected]
> to quit from this group, just send email to :
> [email protected]
> if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
> or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
> add my twitter @aga_madjid
> thanks for joinning this group. 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit my facebook at [email protected]
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke