Berikut merupakan Cara Membuat Kopi dan cara menyimpan kopi :
* Kopi harus ditaruh di tempat yang sejuk dan kering, tapi bukan di freezer.
* Simpan di tempat yang sejuk dan kering. Pengecualian bisa dilakukan
jika Anda membeli kopi dalam jumlah banyak. Caranya, bagi kopi dalam
beberapa bagian, masukkan kantung kedap udara, dan keluarkan setiap kali
diperlukan. Kopi yang sudah dikeluarkan tadi, sebaiknya segera
dikonsumsi dan jangan disimpan lagi karena akibat adanya perubahan suhu
udara, kualitas kopi akan berubah.
* Taruh kopi dalam wadah tertutup dan kedap udara. Jangan letakkan dekat
oven, kompor, atau tempat yang langsung kena paparan sinar matahari
atau lampu. Suhu yang terlalu panas juga bisa memengaruhi kualitas kopi.
* Akan lebih bijaksana jika membeli sesuai keperluan. Misalnya, untuk
kebutuhan seminggu hingga 2 minggu sehingga kopi Anda senantiasa segar.
* Jika memakai coffee maker, yakinkan alat itu dalam keadaan
bersih dan bebas dari sisa-sisa kopi sebelumnya. Masalahnya, bekas atau
sisa kopi bisa memunculkan bau tak sedap dan yang pasti berpengaruh pada
rasa kopi.
* Seduh kopi dengan air mendidih agar rasa serta aromanya lebih terasa.
Tunggulah sekitar semenit sebelum menuang bubuk kopi ke air mendidih di
dalam gelas.
* Jangan langsung meminum kopi yang baru diseduh. Tunggu sekitar 3-5
menit sambil tambahkan gula sesuai selera. Jika suka kopi tanpa ampas,
setelah 3 menit, ampas bisa langsung disaring.
* Selain gula, Anda bisa menambahkan bahan-bahan lain seperti susu atau krim ke
dalam kopi.
* Untuk mulai mencicipi lebih dari satu jenis kopi, sebaiknya Anda
mencoba kopi yang lebih ringan lebih dulu.
Berikut langkah-langkah
mencicipi kopi:
1. Hirup aromanya. Aroma kopi akan menjadi petunjuk
pertama mengenai bagaimana rasa kopi Anda. Bahkan, boleh dibilang
sebagian besar indera pengecap Anda sebenarnya datang dari indera
penciuman. Itu sebabnya mengapa aroma kopi bisa begitu wangi dan rasanya
begitu memuaskan. Sebelumnya, pastikan tidak ada bau-bauan lain yang
cukup tajam, sehingga mempengaruhi proses menghirup aroma kopi ini.
2. Seruput sedikit. Buat tarikan yang kuat dari
bibir cangkir, dengan jumlah seruputan yang tidak terlalu banyak. Selain
tidak akan membuat kopi terasa terlalu panas, slurping kopi seperti ini
membuat kopi menyebar ke seluruh rongga mulut. Ketika Anda meminum
kopi, biasanya ada rasa asam yang tertinggal. Dalam konteks kopi, hal
ini tidak berarti kopi tersebut asam atau pahit. Keasaman kopi terasa
menyengat di langit-langit, dari yang samar hingga yang tajam. Yang juga
dapat Anda rasakan dari proses menyeruput ini adalah "ketebalan"
minuman pada lidah Anda, dari ringan hingga pekat. Kopi Sumatra adalah
contoh kopi yang pekat.
3. Nikmati kopinya. Pada tahap ini Anda bisa
merasakan perpaduan dari aroma, keasaman, dan kepekatan kopi, sehingga
menciptakan kesan kopi secara keseluruhan. Ketika menyesap jenis kopi
tertentu, Anda mungkin akan menangkap cita rasa khusus yang tajam,
misalnya sedikit rasa sitrus atau grapefruit. Namun, tidak berarti kopi
tersebut "rasa grapefruit". Kopi tetaplah terasa seperti kopi. Itulah
keunikannya.
Ada banyak cara untuk menggambarkan cita rasa kopi, dan ketika Anda
makin mahir membedakan rasanya, kecintaan akan kopi pasti semakin kuat.
sumber : www.kedaikopiluwakindonesia.com
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.