Mitos yang berkembang meyakinkan bahwa bersantap di malam hari memicu
penimbunan lemak.
Banyak laki-laki/wanita melakukan segala upaya demi mendapatkan berat tubuh
langsing ideal. Yang jamak mereka lakukan adalah membatasi asupan makanan,
termasuk menghindari makan makam.
Mitos yang berkembang meyakinkan bahwa bersantap di malam hari memicu
penimbunan lemak di tubuh. Benarkah makan malam membuat pinggang melar?
Jawabannya adalah salah. Makin malam metabolisme tubuh makin melambat.
Akibatnya, makanan yang dikonsumsi pada waktu ini lebih mudah menjadi lemak.
Tapi bukan berarti Anda harus ‘puasa’ makan malam. Karena sebenarnya protein
yang dibutuhkan untuk pembentukan hormon pertumbuhan (growth hormone)
prosesnya dimulai satu jam setelah tidur di malam hari.
Jadi, selain mengurangi porsi makanan, mulailah membatasi konsumsi
karbohidrat berkalori tinggi, seperti nasi dan roti. Pilihlah makanan yang
merupakan kombinasi dari karbohidrat berkalori rendah dan protein. Misalnya
steak daging sapi tanpa lemak dan sayuran kaya serat, seperti brokoli,
buncis dan wortel.
Mengenai lemak menumpuk di bagian pinggang bukan sepenuhnya karena makan di
malam hari saja. Melainkan akumulasi dari semua kelebihan makanan yang masuk
dari pagi hingga tengah malam.
Warm Regards,
Rochmad Sigit.
{Rasa kecilnya diri ini saat berhadapan dengan masalah,
bukan disebabkan oleh besarnya masalah,
tetapi oleh kecilnya tujuan hidup.}
--
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
if you wanna know me, please visit to www.facebook.com/aga.madjid
or add me in Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.