Informan: Saya Bangga Kebohongan Saya Memicu Perang Irak

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON – Seorang warga Irak yang diidentifikasi sebagai
sumber kunci terjadinya invasi Irak oleh AS mengatakan dirinya bangga atas
kebohongannya bahwa Irak membangun laboratorium bergerak senjata biologi
guna mengembangkan senjata pemusnah massal.

Harian Guardian, Rabu, mempublikasikan wawancara dengan Rafid Ahmed Alwan
al-Janabi, yang diidentifikasi sebagai seorang informan dengan panggilan
"Curveball." Klaimnya tentang laboratorium senjata dikutip oleh Menlu AS,
Colin Powell, saat berpidato di Dewan Keamanan PBB pada 2003, sebelum AS
menginvasi Irak.

Guardian mengutip sang informan yang mengatakan: “Saya berkesempatan
mengarang sesuatu yang menjatuhkan rezim. Saya dan anak saya bangga akan hal
itu.” Guardian mengatakan sang informan diwawancarai di Jerman.



*Warm Regards,


Zigo AlCapone
*

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke