Nah kalo yg ngak ngerokok...

 

Gw sih malah makin ngeliatin cewek yang pake baju seksi, biar mereka
"jengah" sendiri... apalagi yg sekwildanya rada2 terbuka...berani tampil
seksi berani juga dong diliatin.. biar besok2 mereka pada mikir tuh...

 

Sorry, bukan muna, gw jg pecinta wanita2 cantik (ngak kayak istilah bro
dolly, "ngak enak dilihat" hihihihi...) dan seksi.. tapi gw sendiri
ngelarang keluarga gw tuk pake rok mini dan baju seksi... bukan apa2, skrg
ini jaman edan, orang gila makin banyak... daripada terjadi hal2 yg tidak
diinginkan, mendingan mencegahnya deh... sebodo deh orang lain ngelakuinnya,
yg penting keluarga gw ngak...egois.com...

 

Kecuali, kalau memang rok mini telah menjadi sumber penghasilan pengenanya.
nah kalo sama statement ini emang beda deh perlakuannya.... bukan begitu bro
dolly hehehehe..............

 

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of battlefreakz
Sent: Wednesday, April 04, 2012 8:18 AM
To: [email protected]
Subject: Re: ~ aga ~ sekedar baha diskusi

 

gue sih setuju ajah ama artikel ini, and justru bingung juga kenapa orang
pke rok mini malah marah2 and bilang jangan salahkan pakaian yang saya pakai
tapai salahkan pikiran anda yang kotor.. loh kok kawka.. 

"Saya sudah susah payah membersihkan pikiran dari yang nggak-nggak, tapi
situ lewat sambil menjorok-jorokkan paha .. memaksa untuk dilihat".

Soal hak, semua memang punya hak masing-masing. Selama masih berada di
tempatnya, hak menjadi sesuatu yang aman bagi dirinya maupun orang lain.

mungkin nanti akan gue coba praktekin klo ada yang pke rok mini marah klo
gue liatin, tinggal nyalain rokok terus ngerokok di depan dia sama kaya
artikel dibawah ini kawkakwa...

*btw klo yang pke rok mini tapi "ga enak dilihat" masih pengen gak..?
kawkakwak*



2012/4/3 Arka thea <[email protected]>

Soal rok mini ini memang menggelitik. Saya sendiri di dalam dilema yang
besar. Alasannya, pertama karena saya laki-laki. Kedua, karena saya belum
pernah memakai rok mini. Sebagai orang berpendidikan, saya khawatir
perspektif saya terhadap rok mini ini menjadi sangat subyektif, dipenuh
asumsi, dan ngawur.

Tapi sebenarnya saya selalu ingin mengajukan pertanyaan kepada setiap
pengguna rok mini atau celana super pendek di area publik demi mendapat
sudut pandang yang obyektif dari si pemakai agar saya tidak salah sangka:

1. "Mbak-mbak, boleh tau apakah dengan rok mini yang mbak pakai itu, saya
atau kami boleh menikmati paha mbak?"

2. "Kalau boleh, apakah mbak memang sengaja agar kami melihatnya? atau malah
risih kalau kami melihatnya?"

3. "Atau tolong jelaskan kepada kami, bagaimana seharusnya kami boleh
menikmati paha mbaknya biar mbak merasa nyaman dan kita bisa sama-sama
menikmati, agar saya merasa aman dalam menikmati, dan mbaknya nikmat juga
dilihati?"

Pertanyaan ini sebenarnya penting untuk ditanyakan sebagai dasar ilmiah
untuk mengambil kesimpulan, tapi belum kesampaian saya tanyakan sampai saat
ini. Malu nanyanya. Dan saya memilih untuk menikmati rok mini tersebut
dengan diam-diam, dengan "etika" yang saya karang sendiri agar tidak
berdampak sosial yang buruk.

Ada yang bilang ini soal iman. Kalau iman kuat, rok mini lewat. Saya kira
setiap orang beriman yang jujur, kalau ditanya pasti menjawab akan timbul
pikiran bukan-bukan ketika menjumpai perempuan muda berpaha indah memakai
rok mini atau celana pendek sekali di tempat umum.
Tidak usah jauh-jauh, saya sendiri akan mengaku beriman, sholat tidak pernah
lewat, kadang-kadang juga ngaji, tapi rok mini is rok mini, daya tariknya
sungguh sering melewati daya tangkal iman. Kalau ada yang bilang "Pikiran
situ saja yang jorok", duh, ingin sekali saya jawab "Saya sudah susah payah
membersihkan pikiran dari yang nggak-nggak, tapi situ lewat sambil
menjorok-jorokkan paha .. memaksa untuk dilihat".

Soal hak, semua memang punya hak masing-masing. Selama masih berada di
tempatnya, hak menjadi sesuatu yang aman bagi dirinya maupun orang lain.

Contohnya merokok. Saya yakin itu adalah hak. Tidak seorangpun kecuali
keluarga dan orang-orang yang bergantung hidupnya pada perokok boleh
melarang orang untuk merokok. Tetapi ketika merokok di tempat umum, hak itu
jadi tidak aman untuk orang lain. "Tolong ya mas, merokoknya di ruang
merokok, atau menggunakan helm full face saja biar asapnya tidak terhirup
oleh saya". Gimana kalau perokok menjawab, "Ya situ saja jangan hirup asap
saya kalau memang tidak suka bau asap". Kira-kira Anda mau langsung mengajak
adu hantam tidak?

Mamainkan musik adalah hak. Tetapi ketika bertetangga, genjrang-genjreng di
jam dua pagi di depan rumah orang, kira-kira akan membuat tidur orang
terganggu tidak? Gimana kalau ketika ditegur si penggitar menjawab "Tolong
ya Bu, kalau memang tidak suka dengan suara gitar saya, ibu jangan dengerin
suaranya, gitar-gitar saya kok ibu yang repot". Kira-kira si ibu akan
melempar sandal atau tidak? Kalau bermainnya di dalam kamarnya sendiri, di
studio musik kedap suara, saya kira volume sebesar apapun tidak akan jadi
masalah. Minimal tidak jadi masalah untuk orang lain.

Sama jadinya dengan rok mini dan hot pant. Di rumah, rok mini akan menjadi
sangat asik. Aman, dan nyaman buat semuanya. Apalagi di kamar, tidak pakai
rok pun akan semakin menambah suasana jadi lebih sesuatu banget Dan, semua
orang akan merasa happy dan dijamin aman.

Tapi di boncengan sepeda motor, di busway, di jalanan . duuuh biyung, please
mbak, bu, kalau sekadar saya yang lihat dijamin akan aman. Karena nafsu dan
pikiran saya akan saya manage sedemikian rupa sehingga akan hanya meledak
tanpa melukai Anda. Tapi kalau yang nafsunya meledak itu lelaki yang sedang
sakit parah jiwanya dan tak tau tempat?

Pemerkosa adalah orang yang sedang sakit jiwanya. Dan kata orang tua,
mencegah lebih mudah dan murah dari pada mengobati. Mengobati mereka tetap
harus dilakukan karena bisa membahayakan orang lain, berapapun biaya
material dan sosial yang dibutuhkan, termasuk kita memberi makan mereka di
penjara seumur hidup.

Tapi sambil mengobati, akan lebih cerdas, mudah, dan murah kalau kita semua
juga ikut mencegah, salah satunya dengan tidak mengguanakn rok mini di
tempat umum. Masih banyak pilihan busana yang lain, yang tetap menarik
(tanpa menggoda) dan pantas.

Cara ini pasti lebih murah sebelum ada yang menjadi korban lelaki sakit
jiwa. Kecuali, kalau memang rok mini telah menjadi sumber penghasilan
pengenanya.

Mbak-mbak, ibu-ibu. Sebagai lelaki, saya selalu mengagumi perempuan. Dalam
teori saya, perempuan itu setiap inchi kulitnya adalah fashion. Karena itu,
benang dililit-lilit pun ke beberapa bagian tubuh, sudah seperti keindahan
yang menyeluruh. Perempuan juga sangat ekspresif. Mereka suka bicara, suka
berdandan, suka "menunjukkan" keindahan dirinya. Itu memang kodratnya.

Dan sedikit ini komentar lelaki. Kami-kami ini juga sangat ekspresif. Tapi
berbeda caranya dengan perempuan. Kami tidak terlalu suka bicara, suka
berdandan, menunjukkan keindahan diri sendiri. Tapi langsung bertindak.

Sebagian yang lain, ekspresinya malah tidak terlihat sama sekali. Tetapi
sesuatu di balik celananyalah yang langsung bereaksi.

Maka, seperti Bang Napi bilang, kejahatan terjadi bisa bukan karena niat
pelakunya, tetapi ketika ada kesempatan.

Semoga kita semua aman dan selamat. Di manapun berada. Teriring doa untuk
istri, ibu, anak, kakak, dan adik2 saya.

Salam,

LeLAKI


-- 
ketika hidup penuh dgn makna
Regards,


Eka Prasetia (Phecor)

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
<mailto:aga-madjid%[email protected]> 
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
<mailto:aga-madjid%[email protected]> 
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

 

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

-- 
you have this email because you join to "aga-madjid" GoogleGroups.
to post emails, just send to :
[email protected]
to join this group, send blank email to :
[email protected]
to quit from this group, just send email to :
[email protected]
please visit to www.facebook.com/aga.madjid,
add my Yahoo Messenger at [email protected] or
add my twitter @aga_madjid
thanks for joinning this group.

Kirim email ke