a gentle thing to do,agak jarang menurut saya hari gini ada yg mau minta maaf.
Termasuk para pejabat PSSI mengenai stadion mati lampu pas Korea lawan Arab
Saudi tempo hari (menurut harian Kompas)
OOT dikitttt :), gak sangka saya katanya Bahrain tundukkan Korsel, berarti dua
partai terakhir di grup D bakal ramai,karena semua tim bakal ngotot
habis-habisan supaya aman ke babak berikutnya.
On topic, gak ada yg salah sich menurut saya, karena seperti yg juga sudah saya
pernah tulis sebelumnya, dan juga disuarakan oleh salah satu member, penamaan
"office" dan "warnet" tentu akan menimbulkan persepsi tertentu utk
penggunaannya. Tentu akan lebih jelas bila misalnya penamaannya misalnya
"premium" dan "standard", "gold" dan "silver", "basic" dan "advanced", dsb,
dsb. Hal ini yg menjadi dasar argumen Pak Taufiq.
Di sisi lain, member lain juga benar adanya bila soal hal ini sama sekali gak
diatur dan disinggung di atas kertas, dan hal ini yg menjadi dasar argumen
member lainnya.
Kesimpulannya, dua pihak memiliki dasar argumen yg kuat dan keadannya ya
imbang. Yang paling berhak memberikan keputusan hasil akhir, ya tentu pihak yg
memberi "soal" nya, alias si pembuat ketentuan office dan warnet ini, yakni
para pejabat Telkom yg berkaitan.
Ingat, bukan para pegawai Telkom ataupun orang lapangan, karena mereka hanyalah
pelaksana, bukan pembuat kebijakan, mereka gak tahu menahu alasan pembikinan
kebijakan perusahaan, untung-rugi perusahaan bukan mereka yg ikut menentukan
arah garis besarnya.
Ingat ketika kita sekolah/kuliah dulu, tiap abis ujian, beberapa ngumpul
membicarakan soal ujian dan bagaimana jawabannya. Lazim bila lantas terjadi
polemik mengenai jawabannya. Siapa pun bebas mengeluarkan pendapat sepanjang
dasar argumennya jelas. Tanya ke asdos juga silakan, tanya ke senior juga
boleh. Tapi, ya tetep aja yg berhak mengatakan bahwa jawabannya adalah "anu",
ya si pembuat soal, alias biasanya waktu saya kuliah adalah koordinator mata
kuliah ybs.
salam sukses
-wadi-
"Taufiq A. Rachman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Rekan2 Yth,
Mohon maaf jika ternyata hal ini menjadi Polemik. Saya hanya berfikir
ini hanya sebuah opini personal jika dilihat dari subjectnya email
ini.
Sekali lagi mohon maaf, hal tersebut bukanlah JUSTIFIKASI. Namun, itu
hanya pendapat dan opini pribadi bagi saya, mengapa ?
Karena tidak sedikit saya melihat teman2 warnet tidak jujur dengan
dirinya sendiri dan membawa alasan survive serta keterbatasan lain
untuk berlaku hal curang semisal menggunakan bajakan, mencuri /
memainkan listrik, dsb. Disini saya bukan bicara sebagai GURU atau
APAPUN sehingga saya tidak berhak melakukan JUSTIFIKASI.
Saya juga memiliki warnet, saya mengalamai apa yang rekan2 alami dalam
kondisi survive, namun itu bukanlah alasan untuk saya melakukan
tindakan yg (bagi saya, sekali lagi bagi saya pribadi) merupakan
tindakan curang.
Bagi saya, berjamaah itu lebih baik ketimbang harus pake akal2an untuk
mengimbangi warnet sekitar yang nota bene rekan2 kita juga.
Sekali lagi mohon maaf, saya tutup tentang POLEMIK SPEEDY OFFICE &
WARNET sampai disini.
MOHON MAAF BERIBU MAAF....... :-)
Salam
MPIQ
_
---------------------------------
Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news,
photos & more.
[Non-text portions of this message have been removed]
Official Web Site : http://www.awari.or.id
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/asosiasi-warnet/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/