Assalamu'alaikum warohmatullah wabarokatuhu
 
" Salam Dan Berjabat Tangan Selesai Sholat " 
 

Mengucapkan salam dan berjabat tangan, merupakan hal yang dianjurkan dan
ditekankan oleh syari'at. Tetapi dalam kondisi tertentu,keduanya berubah
menjadi terlarang dan dibenci, manakala diterapkan tidak sesuai dengan
tuntunan Rasulullah SAW. 

            Dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah Rasulullh SAW
bersabda:

" Apabila salah seorang diantara kalian bertemu dengan saudaranya, maka
hendaklah ia mengucapkan salam: dan apabila terhalang oleh pohon dan
tembok atau batu kemudian keduanya bertemu lagi, maka hendaklah ia
mengucapkan salm pula.

 

            Dalam hadits tersebut, Rosululloh memerintahkan kepada kaum
muslimin agar mengucapkan salam kepada saudaranya ketika bertemu, karena
dapat mempererat persatuan, menghilangkan kebencian dan menumbuhkan rasa
cinta. Namun perintah dalam hadits tersebut untuk menunjukkan sunnah,
dalam arti sebagai anjuran penekanan, bukan wajib.

            Ucapan salam ini diucapkan, tanpa membedakan orang yang
disalami, baik ia didlm atau diluar masjid. Bahkan sunnah yang sahiih
telah menunjukkan disyariatkannya mengucapkan salam kepada org yang
didalam masjid, baik orang itu sedang sholat ataupun tidak.

            Rasulullah bersabda "Afsussalaama bainakum"(HR Muslim)
Sebarkanlah salam diantara kalian. Dan kami tidak menemui ada riwayat
dari seorangpun sahabat Nabi atau Salafush Shalih, bahwa ketika selesai
shalat mereka berjabat tangan dengan orang2 disekitarnya dan mendoakan
agar Shalatnya diterima. Seandainya ada seorang diantara mereka yang
melakukannya, tentu akan ada riwayat yang kepada kita, meskipun dengan
sanad  yang lemah. Syaikh Abdullah Al Jibrin mengatakan, "Banyak orang2
shalat menjulurkan tangannya  untuk berjabat tangan dengan orang2
disekitarnya yang dilakukan setelah selesai salam dari shalat wajib,
perbuatan ini adalah Bid'ah tidak diriwayatkan dari salaf."

            Bagaimana tidak bid'ah, sdangkan para muhaqqiq (peneliti)
telah mengatakan, bahwa berjabat tangan setelah shalat subuh & ashar
adalah Bid'ah.

Pada zaman Al Izz bin abdussalam, bid'ah ini terjadi hanya ketika
selesai dari dua shalat yaitu subuh & ashar. Sedangkan pada zaman kita
sekarang ini bid'ah tsb dilakukan di semua shalat. Lahaula wala quwwata
illa billah.

            Al Laknuwi mengatakan , ada dua hal yang tersebar pada zaman
skrg   Pertama. Mereka justru tidak mengucapkan slam ketika memasuki
masjid, pd waktu shalat subuh, bahkan langsung masuk, melaksanakan
shalat sunnah, kemudian shalt fardhu. Tapi mrk mengucapkannya setelah
selesai shalat. Kedua mereka berjabat tangan tepat setelah selesai
shalat subuh dan ashar.padahal disyariatkannya pada saat bertemu.

Beliau mengatakan berjabat tangan itu baik,jika dilakukan disaat
bertemu,adapun seusai shalat maka tidak diterngkan oleh hadits, karena
suatu ibadah (yang dilazimi) itu harus ada dalil yang memerintahkannya
kalau tidak tertolak dan tidak boleh diikuti. "man amila amalan laisa
alaihi amruna fahuwa roddun", brgsiapa beramal yang tidak ada
perintahnya dariku maka tertolak. (ada kaidah fiqih Bahwa pada asalnya
ibadah itu Haram sampai ada Dalil dari Qur'an, Hadits Maupun Ijma yang
memerintahkannya dan kalau sampai kita memandang/melazimi Bahwa seusai
Shalat itu Berjabat tangan maka kita telah melakukan perbuatan yang
mengada-ada yang tidak pernah dicontohkan oleh Nabi melalui haditsnya &
Sahabat melalui Atsarnya yang shahih.jadi hal yang menurut kita baik
belum tentu baik dihadapan Allah & RasulNya)

 Beliau juga mengatakan " para pakar fiqih dari kalangan Hanafiyah,
syafi'iyyah & Malikiyyah telah menjelaskan secara tegas akan dibencinya
hal tersebut dan merupakan "Bid'ah"( karena dalam riwayat para sahabat
sekalipun tidak pernah ada berjabat tangan setelah shalat, apakah kita
lebih baik dari Rasul dan para sahabat dalam beramal) juga karena hal
itu merupakan kebiasaan orang2 Syi'ah.

Terakhir perlu diperhatikan bahwa seorang muslim tidak boleh
menghentikan bacaan Tasbih (zikir)saudaranya seusai shalat, kecuali
dengan sebab yang syar'i

 bila masalahnya sperti ini (jangan lah) engkau menarik tanganmu menolak
tangan yang dijulurkan kepadamu, hal ini bathil dan tidak dikenal dalam
islam, akan tetapi  peganglah tangan saudaramu dengan halus dan lembut
lalu jelaskan padanya dengan berlemah lembut(dan penuh hikmah) tentang
bid'ahnya hal tersebut. Wallahu 'alam bishawab

 

Di Intsarikan dari mjlh Assunnah edisi 06/VIII/1425/2004

 

 
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
 
Irvan Dhani [1400H / 1980 M]
karawang KIIC

-----Original Message-----
From: Ibnu Abdul Basir [mailto:[EMAIL PROTECTED] 
Sent: Saturday, February 26, 2005 7:03 PM
To: As-Sunnah
Subject: [assunnah] Tanya: Salaman Setelah Shalat




Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh
Jika masalah yang saya tanyakan sudah pernah dibahas di milis ini saya
mohon ma'af karena saya belum terlalu lama menjadi anggotanya. Yang
pernah saya ketahui, Imam Syafi'i menyatakan bahwa salaman setelah salam
selesai shalat hukumnya makruh, sehingga saya berusaha untuk tidak
melakukannya. Namun karena  jama'ah yang duduk di sebelah saya mengajak
saya salaman, apaboleh buat saya sambut uluran tangan mereka. Saya ingin
memberi tahukan masalah ini pada saudara-saudaraku jama'ah di masjid
tetapi saya tidak mempunyai dan belum pernah membaca dalil-dalilnya.
Mohon kiranya saudara yang mempunyai ilmu tentang masalah ini bisa
membagi ilmunya. Jazakumullah khairan katsira Wassalamu'alaikum
warahmatullah wabarakatuh Ibnu Abdul Basir [1948]






------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
In low income neighborhoods, 84% do not own computers.
At Network for Good, help bridge the Digital Divide!
http://us.click.yahoo.com/hjtSRD/3MnJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke