Assalamualaikum
saya ingin berbagi pengalaman dengan ikhwan akhwat sekalian tentang pengalaman 
saya di dalam memahami islam. saya dibesarkan dan dididik oleh keluarga yang, 
alhamdulillah, taat beribadah. saya disekolahkan di MI dan MTS sehingga sedikit 
banyak saya tahu tentang islam.
ketika saya masuk SMA saya mengalami masalah tentang pemahaman saya tentang 
islam. pada waktu kelas 2 saya mengalami masalah tentang takdir dan kelas 3 
tentang masalah bid'ah. 2 masalah itu yang sering mengganggu saya tetapi saya 
tidak mengetahui solusinya.
ketika kuliah, saya memahami islam dengan berbagai cara seperti banyak membaca 
buku-buku filsafat, bertanya ama anak rohis dan lain sebagainya. tetapi saya 
merasa hal itu hampa dan kosong karena pada filsafat saya mengalami kebingungan 
yang luar biasa dan pada anak rohis saya mengalami kebingungan tentang tindakan 
mereka.
lalu kemudian muncul masalah yang ketiga yaitu tentang masalah demonstrasi dan 
diikuti dengan masalah perpecahan umat. akhirnya saya masuk ke HMI dan disana 
saya banyak berinteraksi tentang orang yang mempunyai latar belakang yang 
berbeda di dalam memahami islam seperti dari Syiah, IM, HT, Jamaah Tabligh, 
JIL, dsb.
alhamdulillah, setelah 2 tahun saya masuk disana saya akhirnya mendapati bahwa 
cara memahami islam yang paling benar adalah berdasarkan pemahaman para sahabat 
atau biasa yang dikenal dengan salafy. tetapi saya bingung dengan reaksi orang 
lain ketika mendengar nama salafy, seolah-olah mereka menganggap salafy 
merupakan musuh yang harus dilenyapkan. saya mengalami banyak pengalaman dengan 
hal ini ketika saya menggunakan pemahaman salafy di dalam bidang agama (bukan 
berarti dalam masalah dunia saya tidak menggunakan) dan saya terkadang malu 
untuk menampakkan saya seorang salafy dan juga takut. saya pernah mengomentari 
tentang tindakan atau komentar mereka di dalam memahami islam dengan manhaj 
salaf tetapi yang saya terima sikap mereka yang tidak bersahabat. saya jadi 
ragu jika harus memberikan nasihat lagi kepada mereka dengan manhaj ini tetapi 
saya takut dengan hadits tentang ancaman kepada orang yang menyembunyikan ilmu 
atau perkataan ulama (kalau tidak salah) orang yang tidak mengatakan kebenaran 
seperti setan gagu dan orang yang berbicara tentang kejahatan seperti setan 
berbicara. saya jadi bingung. apakah kalian mempunyai nasihat kepada saya? 
apakah saya tetap memberikan nasihat kepada mereka atau saya diam saja?
dan melalui milis ini saya juga ingin bertanya apakah:
kajian Ust. abdul hakim tentang fathul bari sudah dibuka kembali? kalau sudah 
kapan dan dimana?




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Would you Help a Child in need?
It is easier than you think.
Click Here to meet a Child you can help.
http://us.click.yahoo.com/sTR6_D/I_qJAA/i1hLAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------ 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke