Assalamu'alaykum
 
Setelah saya baca dengan seksama maka dapat disimpulkan, telaah pengambilan kesimpulan Ust. Dzulqarnain sbb
1. Hadist yg menyatakan bahwa jari TIDAK  DIGERAKAN  (DIAM ) adalah lemah  ( halaman 3 )
2. Hadist yg menyatakan bahwa  JARI DIGERAKAN  juga lemah karena syadz ( halaman 4 )
3. setelah dalil yg dipakai antara menggerakan dan tidak menggerakan  LEMAH maka tinjauan berikutnya adalah
    kata  “berisyarat”  ( lihat halaman 5 alenia " walaupun......) sehingga smp pada kesimuplan :
    Tersimpul dari pembahasan di atas bahwa pendapat yang rojih tentang keadaan jari telunjuk dalam berisyarat  (menunjuk) ketika tasyahud adalah tidak digerak-gerakkan. Wallahu A’lam
 
 
Setelah saya konfirmasikan ( melaui telp ) dengan beliau ( Ust. Abu Muh Dzulqaunain ) hadist yg menyatakan Jari digerakan  dilemahkan juga
oleh gurunya - Syaikh Muqbil bin hadi rahimahullohu- dari Yaman dimana Syaikh Muqbil bin hadi rahimahullohu adalah juga murid Syaikh Al-Albani rahimahullohu
 
Dan apa yg telah diuraikan oleh Ust. Abu Muh Dzulqaunain sudah memenuhi kaidah-kaidah ilmiah.
disini kita jgnlah terbelenggu dg suatau madzhab tapi ambilah darimana dalil tsb diambil (sebagaimana perkataan para Imam)
 
 
wallohu ta'ala 'alam
Abu fairuz
 
 
 
----- Original Message -----
From: "Zaki Yamani" <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Monday, July 11, 2005 2:48 PM
Subject: RE: [assunnah] Menggerakkan jari saat tasyahud awal/akhir

> Assalamu'alaykum
>
> saya alhamdulillah adalah termasuk salah seorang yg mengamalkan
> sunnah tentang menggerak2an jari ketika tasyahud,
> namun ketika membaca artikel dibawah ini terdapat kesimpulan di
> hal.5 :
>
> "Tersimpul dari pembahasan di atas bahwa pendapat yang rojih tentang
> keadaan jari telunjuk dalam berisyarat  (menunjuk) ketika tasyahud
> adalah tidak digerak-gerakkan. Wallahu A'lam."
>
> yg mana hadits2 yg menyatakan menggerak2an jari ketika tasyahud
> adalah hadits Syadz yg telah menyelisihi banyak perawi,
> saya yg awam mengenai ilmu hadits dan hanya mengikuti perkataan
> para 'ulama yg saya anggap tsiqoh menjadi rujukan dikarenakan
> kebenaran2 yg sesuai manhaj salafus sholih dan juga dgn
> memperhatikan adanya khilaf dlm permasalahan fikih, saya jadi
> kembali berfikir berarti apa yg saya lakukan selama ini adalah
> berdsarakan hadits dhaif ?
>
> namun ketika saya coba ulangi baca lagi artikel dari atas pd hal.3
> disebutkan juga suatu kesimpulan :
>
> "Seluruh hadits yang menerangkan jari telunjuk tidak digerakkan sama
> sekali adalah hadits yang lemah tidak bisa dipakai berhujjah."
>
> saya jadi berfikir utk kedua kalinya, kok antara kesimpulan di hal.5
> dan kesimpulan hal.3 seakan2 bertolak belakang. Karena dikatakan
> menggerak2an jari adalah hadits syadz (hal.5), sedangkan seluruh
> hadits yg menerangkan jari telunjuk tidak digerakkan adalah lemah
> (hal.3), lho jadi kita ketika tasyahud apa yg musti dilakukan ?
> Digerakkan atau tidak digerakkan ? atau harus bagaimana ?
>
> Mohon kiranya bagi yg faham tentang masalah ini dapat
> menjelaskan....sehingga kami yg masih awam bisa mengambil sikap dlm
> mengamalkan sunnah.
>
> Wassalamu'alaykum
>
> Abu Abdirrahman
>
>  
>
> -----Original Message-----
> From:
[email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED]
> Behalf Of Galih YS
> Sent: Wednesday, June 29, 2005 1:09 PM
> To:
[email protected]
> Subject: Re: [assunnah] Menggerakkan jari saat tasyahud awal/akhir
>
>
> Assalamu'alaikum Wr.Wb.
>
> Insya'allah bermanfaat.
>
> Wassalam
> ----- Original Message -----
> From: "Ismail Ridho" <
[EMAIL PROTECTED]>
> To: <
[email protected]>
> Sent: Tuesday, June 28, 2005 1:58 PM
> Subject: [assunnah] Menggerakkan jari saat tasyahud awal/akhir
>
>
> > Assalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuhu
> >
> > Ana mau tanya, saat posisi duduk tasyahud awal maupun akhir yang benar itu
> kita menggerak-gerakkan jari atau tidak. Mohon informasi berikut hadits yang
> mendukungnya. Kalau sudah ada yang pernah menanyakannya, ana mohon maaf
> karena mengulang. Terima kasih.
> >
> > Assalammualaikum
> >
> > Ismail Ridho
> > Jakarta
>
>
>
>
>

------------------------------------------------------------------------
Website Islam pilihan anda.
http://www.assunnah.or.id
http://www.almanhaj.or.id
Website kajian Islam -----> http://assunnah.mine.nu
Berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
------------------------------------------------------------------------




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke