Assalamu'alaikum Warohmatullohi wabarakatuh Ukht.... Saran Ana, antum banyak menuntut ilmu dulu.
Setiap mendapatkan "pelajaran yang baru" dari menuntut ilmu tersebut, kemudian kebetulan bisa diterapkan, langsung antum amalkan. Dan yang sedang antum amalkan tersebut antum harus siapkan argumentasinya (dalil). Karena pengalaman ana, ketika kita berada dalam sebauah komunitas- lembaga dakwah misalkan-yang tidak memperhatikan hal-hal yang syar'i, dan kita kelihatan sedikit berbeda (karena mengamalkan yang sunnah), maka kita harus siap menghadapi pertanyaan dan siap memberikan jawaban dngn hujjah yang benar. Kalo lembaga dakwah yang antum maksud seperti lembaga kebanyakan, maka antum akan menghadapi banyak kegiatan yang tidak sesuai dengan syar'i. Dari mulai merayakan tahun baru islam yang menurut mereka moment penting untuk menunjukan existensi muslim didunia, kemudian kegiatan-kegiatan yang tidak memperhatikan ikhtilat antara muslim dan muslimah, dan se-abreg kegiatan lainnya yang mereka maksudkan untuk menambah giroh keislaman umat islam padahal tidak ada dalam tuntunan dari rasululloh saw dan para salafus sholeh. Tentunya sikap kita yng sedikit berbeda tadi itu (menurut mereka hal ini baru), tidak akan semua orang bisa menerima keadaan tersebut. Nah disinilah keistiqomahan kita diuji. Kalo ada diantara mereka yang menerima dan syukur-syukur ikut, maka antum bisa meneruskan keberadaan antum di lembaga tersebut. Tapi jika banyak yang menolak, maka antum harus mempertimbangkan kembali posisi antum dilembaga tersebut. Jangan sampai keperluan(manhaj) antum sendiri dikorbankan demi mendakwahi orang lain. Yang penting benahi dulu manhaj untuk diri sendiri, kemudian orang terdekat dan inysa allah yang lain akan ikut terdakwahi tanpa sengaja, karena sikap kita yang istiqomah dalam memegang manhaj yang lurus ini. inilah yang dimaksud dakwah bil hal. Demikian. Mohon maaf jika masih ada yang kurang Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Leonny Pramitasari <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarokatuh Ana baru mulai mengenal manhaj salaf serta mengikuti pengajian salaf. Ana ingin bertanya apa saja cara dakwah yg biasa dilakukan di lembaga2 dakwah (di kampus atau sekolah) yang tidak sesuai dengan syariat? Lalu apakah yang seharusnya ana lakukan (bagaimana bersikap) di lembaga dakwah yang ada di kampus ana... Akhir2 ini ana juga mulai aktif di lembaga tersebut. Mohon bantuan jawaban... Jazakillah.. Wassalamu'alaykum warahmatullahi wabarokatuh ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Join modern day disciples reach the disfigured and poor with hope and healing http://us.click.yahoo.com/lMct6A/Vp3LAA/i1hLAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> ------------------------------------------------------------------ HADIRILAH.. SILATURAHMI ULAMA DAN UMMAT KE II BERSAMA MURID-MURID SENIOR ULAMA AHLI HADITS ABAD INI SYAIKH MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI, MASJID ISTIQLAL, AHAD 20 MUHARRAM 1427H/19 FEBRUARI 2006M JAM 08.00 12.00 Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] ------------------------------------------------------------------ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
