Assalamua'laikum

Alhamdulillah, mdh2an kita tdk terjatuh ke dalam debat berkepanjangan dlm 
membahas masalah ini.

Pertanyaannya, apakah kader2 PKS sudah memenuhi persyaratan2 yg dijelaskan para 
ulama di atas utk berpolitik sekarang ini??
wallahua'alm.... karena klo melihat pengalaman pribadi dan realita, bahwa 
memang kurangnya tasfiyah dan tarbiyah dalam tubuh kader2 PKS... akankah daulah 
tercapai tanpa kedua hal tsb??? dan apakah daulah adalah tujuan utama yg harus 
dicapai utk menjalankan syariat (Top-Down approach, bentuk negara dulu baru 
pelaksanaan syariat)??
ataukan kita tanamkan pemahaman syariat dulu di masyarakat, maka barulah dengan 
itu akan terbentuk daulah di atas pemahaman yg benar dan ikhlas dari masyarkat 
sendiri (Down-Top approach)??

Jadi ingat perkataan ulama salaf (saya lupa siapa, ada yg bisa mengingatkan?):
"dirikanlah daulah dalam dirimu dahulu, baru kemudian daulah akan berdiri di 
tanah airmu"
atau
"kita mulai dengan aqidah, ibadah, akhlak, dan suatu saat nanti kita akan 
memasuki politik" (syaikh AlBani??).

selama aktif di halaqoh mereka dulu, saya kurang mendapat kajian tentang 
aqidah, ibadah, fiqh, dsb, sejelas dan sedalam ketika saya mengikuti kajian 
bermanhaj salaf sekarang ini, karena itulah yg saya perlukan dlam memahami Dien 
ini.... meskipun mereka jg berikrar diri dgn manhaj salaf, tapi saya kurang 
merasakannya sewaktu aktif di dalamnya...

sebagai akibatnya, satu hal yg paling terasa salahnya di saat mengikuti halaqoh 
mereka adalah persatuan yg semu, persatuan yg tidak didasarkan atas aqidah dan 
manhaj yg jelas... saya tidak tahu apakah mereka memiliki jawaban yg 
sama/kompak/seragam apabila ditanyakan pertanyaan kepada mereka tentang 
"Dimanakah Allah?" atau tentang "Kenapa kita berbeda dalam sebagian gerakan 
sholat? yg mana yg merupakan hal diperbolehkan ikhtilaf dan yg mana yg tidak?? 
dan yg mana yg lebih rajih??", sungguh karena kedua pertanyaan tsb berhubungan 
dgn hal penting dalam Dien ini, yaitu aqidah dan sholat yg menentukan hasil 
hisab nanti. Tapi apakah saya temui bahasan ttg kedua hal di atas selama aktif 
dalam halaqoh mereka dulu?? sayangnya belum selama saya aktif hampir 3 tahun, 
padahal hal tersebut adalah hal yg penting dan utama untuk disampaikan kepada 
umat ini... masih banyak hal2 lainnya yg belum saya ketahui sewaktu mengikuti 
mereka, dan baru saya dapatkan setelah mengikuti kajian2 manhaj salaf skrng 
ini, alhamdulillah...

Tapi, memang benar penjelasan yg ada dalam salah satu fatwa di atas, mereka 
juga memiliki kebaikan2 dibelakang kelemahan2nya, begitu jg dengan pribadi2 
kita semuanya.... saya dulu memiliki semangat mengenal Islam karena dulu 
simpati thd pergerakan mereka dan melihat teman2 yg memang baik.... kita tdk 
bisa meratakan kesalahan manhaj haraki PKS ada dalam setiap individu yg aktif 
di PKS, karena kemungkinan besar individu2 tsb masuk ke manhaj haraki karena 
ketidaktahuannya saja atau karena ikut2an saja (seperti saya dulu, dan mudah2an 
Allah memberikan hidayah kepada mereka), individu2 yg masih mencari kebenaran 
yg hakiki (manhaj salaf)... lagipula kesholehan itu untuk setiap individu bukan 
sebuah golongan (seperti halnya para salaf kita, makanya ditambahi kata sholeh 
menjadi salafussholeh utk merujuk para salaf yg benar), Allah maha mengetahui 
atas setiap hamba2Nya...

Mohon koreksinya bila ada...
wallahua'lam bishowab
wassalamua'laikum warohmatullah





--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke