Wa'alaikum salam. Teman Anda berhadapan pada posisi yang sulit. Seandainya teman Anda memberi nasehat kepada perusahaan agar membolehkan para karyawati memakai jilbab ini juga tergolong sulit untuk dikabulkan perusahaan tsb. Karena perusahaan tsb tidak bergantung kepada teman Anda. Sangat kecil kemungkinan perusahaan tsb mengalah untuk kepentingan teman Anda.
Mau tidak mau teman Anda harus memilih pilihan terakhir bila masih ingin memakai jilbab dan tetap pada aturan Islam. Yaitu keluar dari perusahaan tsb. Bahkan pilihan ini adalah sebaik baik pilihan. Kita berbaik sangka kepada Allah, mungkin ada hikmah yang besar dari hal tersebut. Bisa jadi ini menjadi tonggak buat teman Anda itu untuk berwirausaha / membuat usaha sendiri di rumah. Bisa jadi suatu saat malah jauh lebih sukses ketimbang harus terus menerus di perusahaan tsb yang selamanya menjadi bawahan. Nasib orang siapa yang tahu, kenapa tidak berbaik sangka kepada Allah? Camkan baik baik ayat Al Qur'an ini, semoga menjadi motor penggerak buat kita semua. Berfirman Allah (yang artinya) "Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rizki dari arah yang tiada disangka sangkanya." (Ath Thalaq : 2 -3). "Dan bahwasanya jika mereka tetap berjalan di atas jalan itu (agama Islam), benar benar Kami akan memberi minum kepada mereka air yang segar (rizki yang banyak)." (Al Jin : 16) Berkata Dr. Fadhl Ilahi, "Karena itu, setiap orang yang menginginkan keluasan rizki dan kemakmuran hidup, hendaknya ia menjaga dirinya dari segala dosa. Hendaknya ia menta'ati perintah perintah Allah dan menjauhi larangan larangan Nya. Juga hendaknya ia menjaga diri dari yang menyebabkan datangnya siksa, seperti melakukan kemungkaran atau meninggalkan kebaikan". (Dr. Fadhl Ilahi, Kunci Kunci Rizki Menurut Al Qur'an dan As Sunnah, Darul Haq, hal. 30). Wassalamu'alaikum Chandraleka ----- Original Message ----- From: "Nena Mattewakang" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Thursday, April 20, 2006 1:46 AM Subject: Re: [assunnah] Ketika Seorang Pekerja Diminta Melepas Jilbab Oleh Pimpinan di Kantor... > Assalamualikum, > > Teman saya juga mengalami hal yang sama dengan teman kang Deni, dimana > karyawan yang pakai jilbab di kantor itu sistem buka tutup (di kantor > jilbab dibuka, pulang jilbabnya dipakai lagi). > > FYI, perusahaan teman saya berkerja itu PMA..... > > Mohon bantuan teman di milis ini mencari solusi yang terbaik..... tanpa > harus keluar dari pekerjaan itu > > Jazakumullah, > Nena -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
