Permasaalahan besar bagi umat sekarang ialah memandang seseorang itu pada 
kepopularitinya, pakaiannya mungkin 'title nya' seperti Phd. Professor, Doctor 
dan sebagainya. Tetapai orang orang salaf tidak memandang semua itu, yang 
penting ialah akidahnya. Allah akan memberi ilmu kepada mereka yang benar benar 
mengikut jalurNya, sehingga orang tersebut akan dapat membuat satu penilaian 
sesuai dengan kehendakNya. Qorodhowi sememangnya seorang yang popular, tidak 
kurangnya diNusantara ini terdapat ramai ulamak ulamak yang ternama tetapi, 
apalah ada pada nama kalau akidahnya menyalahi sunnah. terima kasih.


abu said <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Assalamualikum...

Ikhwati fillah, semoga Allah  memberikan kita hidayah dan mengampuni dosa-dosa 
kita yang telah lalu dan akan datang.
Cinta kepada sesama boleh saja asal jangan berlebihan sehingga apapun  yang 
orang tersebut lakukan dianggap benar. Ketahuilah sesungguhnya sebaik-baiknya 
manusia adalah yang kembali kepada Al Quran dan  Assunnah dengan pemahaman 
sahabat; karena merekalah yang pertama menerima  syariat Allah melalui nabi 
Muhammad secara langsung, jadi pemahaman mereka benar-benar murni.

saudaraku, benar apa yang anda  ungkapkan bahwa:
1.yusuf qardawi pernah meraih gelar doktor dalam bidang zakat. sepengetahuan 
saya qardawi memperoleh gelar tersebut dari desertasinya tentang zakat 
penghasilan. desertasi tersebut menimbulkan kontrofersi dikalangan para ulama 
karena zakat peneghasilan tidak disyariatkan oleh Allah.  tidak ada satu  ayat 
yang menunjukkan hal tersebut. kalau ada orang yang meyakini bahwa zakat 
penghasilan itu ada berarti dia telah menyangka bahwa nabi  Muhammad seorang 
penipu, karena tidak ada ayat atau hadispun yang menunjukkan syariat tersebut.
2.ketahuilah manhaj albana bukanlah manhaj sahabat. manhaj albana adalah manhaj 
hizbiah, yang tidak mementingkan kesucian tauhid (aqidah), sedangkan dakwah 
yang paling utama adalah dakwah tauhid (aqidah).
3.benar apa yang saudara tulis. diantara kebenaran itu qardawi menghalalkan 
penjualan minuman keras. peristiwa itu terjadi saat dia berceramah didepan 
umum. padahal jelas dalam assunnah (hadis) bahwa yang meminum, membeli, menjual 
danseterusnya, akan masuk neraka.
4.kalau dia masuk sebagai anggota ulama fiqh saya tidak tahu.
5. benar kita tidak boleh mengecap sesat seseorang begitu saja. Tetapi apabila 
hujah telah sampai kepadanya dan dia tidak mengikuti hujah tersebut sedangkan 
tidak ada halangan untuk mengikutinya, maka label tersebut pantas baginya.

untuk lebih jelasnya saudara bisa baca buku Arrad alalqardawi. ditulis oleh 
syaikh muqbil



---------------------------------
Do you Yahoo!?
Yahoo! Movies - Search movie info and celeb profiles and photos.




------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Home is just a click away.  Make Yahoo! your home page now.
http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

--------------------------------------------
Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED]
--------------------------------------------
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke