Saudara Fadlan yang terhormat, para peserta milis ini bulan orang-orang yang berhak dijadikan ukuran dalam beragama. Yang kita jadikan standar dalam beragama adalah Al-qur'an dan As-Sunnah sebagaimana yang difahami oleh 3 generasi terbaik dari ummat ini, Yaitu Shahabat2 rasulullah radhiyallahu'anhum ajma'in, Tabi'in dan Tabi'uttabi'in. Selama kerangka berpikir orang-orang yang ada dalam milis ini masih berada dalam prinsip ketiga generasi manusia tersebut, anda harus menerimanya dengan lapang dada, dan apabila sudah ada yang menyimpang dari ketiga generasi terbaik tersebut maka anda harus meninggalkannya.
Benar disebutkan dalam hadits shahih bahwa kaum muslimin terpecah belah menajdi 3 golongan dan hanya satu golongan yang selamat, yaitu ahlusunnah waljama'ah atau orang2 yang teguh dalam menjalankan prinsip2 3 generasi terbaik tersebut (salaf ashshalih). Bener juga kita tidak perlu mencemooh orang2 tertentu, tapi memperingati manusia dari keburukan adalah sesuatu yang wajib kalau kita punya ilmu tentang hal tersebut. Muhammad Imran. M Fadlan <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Assalamu'alaikum Wr. Wb. "menjadi ahlusunnah waljama'ah (salafi)". Semua golongan mengumandangkan bahwasanya golongan yang ia anut itu adalah Ahlussunnah Wal Jama'ah, dari 72 golongan semua mengaku sebagai ahli sunnatur rosul. Masya ALLAH.... tak kira yang lagi di milist ini bener-bener SALAFY tulen.... Tapi ternyata sama aja dengan yang lainnya... masih suka merasa paling benar dari ummat muslim yang lain. Pak, saudaraku... kembalikanlah semua kepada ALLAH SWT... Janganlah kiranya kita menjadi buih yang terhanyut dalam lautan nan luas. Sungguh kita akan menyesal jika kita benar-benar terjerumus dalam pertikaian yang tak kunjung selesai. Untuk itu, dalam berda'wah di dalam milist, atau ta'lim, atau dimanapun itu tempatnya... Janganlah kita mencemo'oh aliran tertentu... Apalagi aliran yang dimana kita hidup sekarang ini ada di Bumi Indonesia. Rosullullah kan pernah menasihati kita untuk To'at kepda U;ama dan Umaro'. Nah kita ikuti mereka... kalau mereka salah ya kita ingatkan (Tapi harus dengan keimanan, bukan dengan jalan mencemo'oh di belakangnya). Sekirany itu yang bisa saya utarakan, semoga kita menjadi Ummat rosulloh yang benar-benar mempredikati AHlussunnah Wal Jama'ah. Dan semoga Allah mengampuni semua kekhilafan kita dan menggantinya dengan kebaikan yang diridhoi-Nya, amien. Wassalam Fadlan. ----- Original Message ----- From: "asep insani" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, May 19, 2006 10:43 AM Subject: Re: [assunnah] kendala dakwah salafiyah masyarakat kita > Wassalaamu'alaikum warohmatullaahiwabarokatuh. > Baarokallaahufiikum > Itulah hidayah dari allah subhanahuwata'ala.... Kita tidak bisa memaksakan > hidayah ini. Akan tetapi Allah ta'ala yang akan memberikan hidayah kepada > orang yang dikehendaki-Nya. > Syaikh Ali Hasan bin Ali Abdul Hamid Hafidzahullaahuta'ala mengatakan: > Bahwa hidayah itu terbagi dua yaitu: Hidayatu Ila Islam dan Hidayatu fii > Islam. Hidayatu Ila Islam adalah seseorang yang tadinya Kafir, atau tidak > beragama Islam kemudian Allah berikan kepada dia hidayah menjadi kaum > muslimin, entah musliminnya itu dari kalangan Hizbiyyin (Firqoh yang 72 > golongan) yang masih banyak berbuat amalan bid'ah. Sedangkan Hidayatu Fii > Islam adalah seseorang yang tadinya muslim dari kalangan hizbiyyin, > kemudian Allah ta'ala berikan hidayah kepada dia menjadi ahlusunnah > waljama'ah (salafi). > Insya allah, dalam berda'wah kepada keluarga, tetangga, maupun saudara > hendaklah kita bersabar dan terus kita ulang2 memberikan nashihat kepada > mereka. Tetapi ingat hidayah itu ada ditangan allah ta'ala. Kita hanya > bisa menyampaikan dan memberikan nashihat dan mendo'akan agar allah ta'ala > memberikan hidayah fii islam kepada orang2 yang kita cintai..... > Wallahu ta'ala a'lam bish-shawab. > > > > Saipah Gathers <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Assalamu'alaykum Warrohmatullahiwabarokatuuh, > sekedar cur-hat, susah nya kasih dakwah salafy di masyarakat kita yg masih > berpegang teguh dengan Adat dan Bid'ah. > Sampe sekarang keluarga kami di Indonesia pun masih belum bisa menerima > manhaj salaf, padahal udah segala cara saya nasehati, sampe dibeliin buku2 > salaf utk di baca, duh.. jawabnya enak sekali, gak bisa ninggalin > kebiasaan masyarakat sekitarnya, apalagi sgb ibu RT, tiap malem Jum'at > musti yasinan dan ratiban, belon lagi keliling acara mauludan, nisfu > shaban dan isra mi'raj, ziarah kubur para wali/sheikh, masa sih orang mau > berbuat baik berdosa, sampe saya sendiri yg dibilang menyimpang dari > ajaran islam. > Astagfirllah, padahal dalil dari Al Qur'an dan Sunnah udah dibuktiin dan > dibaca. > > Tolong deh ustadz-ustadz manhaj salaf sering-sering aja keliling ke > tiap-tiap mesjid, sebarkan dakwah salafiyah, jangan lupa ke mesjid daerah > Cimanggis-Depok, Tepatnya di depan Giant Supermarket, Jln.Raya Bodor Km > 31. > > Jazakallah > umm Ismael(CT-USA) --------------------------------- How low will we go? Check out Yahoo! Messengers low PC-to-Phone call rates. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> You can search right from your browser? It's easy and it's free. See how. http://us.click.yahoo.com/_7bhrC/NGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
