wa`alaykumussalam warahmatullahi wabarakatuh Yang antum pikirkan itu sebenarnya sama dgn yg dipikirkan oleh ikhwah yg lain termasuk saya, tapi -insyaAllah- kita tidak dibebani kecuali sebatas kemampuan dan pemahaman kita masing2. Kita bukanlah ahlihadits jadi wajar jika kita tidak bisa membedakan mana hadits yg shahih dan yg tidak kecuali dgn keterangan yg ada pada buku yg kita baca, jika pada buku tsb ada kekeliruan maka kekeliruan itu bukan tanggungjawab kita tapi tanggungjawab pihak yg melakukan kekeliruan tsb, entah itu penulisnya atau penerbitnya. Salah satu usaha kita mengantisipasi hal tsb adalah dgn memilih membaca buku yg telah diketahui kredibilitas penulisnya maupun penerbitnya yg konsisten diatas manhaj yg benar, dan tentu saja dgn selalu terus menuntut ilmu.
----- Original Message ----- From: "vivadivas" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, May 29, 2006 12:25 PM Subject: [assunnah] tanya: bagaimana saya harus percaya bahwa hadist itu benar2 shahih? > > Assalamu'alaikum warahmatullah Wabarakaatuh > > selama ini saya belajar dengan membaca buku2 salaf, itupun karena info dari > teman2 juga (mana penerbit yg baik dan mana penerbit yg tidak baik), jadi > saya masih belum bisa memilih sendiri mana yang baik. hal ini dikarenakan > saya belum bisa membedakan mana yang shahih dan tidak, saya juga belum bisa > baca dan memahami urutan2 dan periwayatan. selama saya baca buku2 salafy (yg > infonya dari teman salafy juga), saya hanya percaya dan ngikut aja. selama > di buku itu ada keterangan seperti : hadist ini shahih atau hasan. dan saya > tinggalkan hadist yg mengatakan dhaif/lemah. > kemudian timbul pertanyaan dalam hati: > Bagaimana jika saya dapat info buku yg salah. dan didalamnya terdapat > keterangan bahwa hadist itu shahih. padahal yang sebenarnya tidak. > sebagai orang masih awam, bagaimana saya harus percaya dan tidak? > apalagi kalau ada keterangan seperti : lihat kitab ini dan itu.. > bagaimana saya harus percaya, karena saya tidak bisa mengecek sendiri > kebenarannya dikarenakan saya tidak memiliki kitab2 tersebut. > mungkin saat ini saya masih beruntung dikarenakan info dari teman itu benar. > tapi jika suatu saat, ada buku (salafy) yg tidak sengaja ada kesalahan > redaksional ttg suatu hadist, apakah saya harus percaya begitu saja.. karena > mengingat buku itu biasanya benar. > > selain itu, saya juga kebingungan menjawab pertanyaan adik dan teman, jika > saya memberi suatu file.. dan mereka bertanya : yg mengatakan shahih ini > orang mana dan siapa? > > Afwan jika pertanyaan saya ngawur, rasa bingung ini mengganggu sekali. > jadi mohon penjelasan dan nasehatnya. terutama agar saya bisa mempercayai > keshahihan hadist tanpa selalu mengandalkan info dari teman itu. > > Wassalamu'alaikum > Alivia F. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Get to your groups with one click. Know instantly when new email arrives http://us.click.yahoo.com/.7bhrC/MGxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
