----- Original Message ----- From: "Rahmah" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Monday, June 05, 2006 9:31 PM Subject: [assunnah] Re: Tolong !! apakah ini benar fatwa Bin Baz mengenai kaum alawiyyin ??
> Assalamualaikum ikhwah fillah .. > > saya tidak memukul rata mereka.. tapi hanya melihat kenyataan > yang terjadi pada masyarakat kita, kenapa saya begitu tidak > suka mereka ? banyak hal yang menjadi penyebab.. salah satu > penyebab saya kecewa banyak banget masyarakat kita dirusak dan > dibodoh bodohin sama mereka.. dikasih ratib ratib, do'a, zikir > yang gak ada sunnah dari rasul.. menghormati mereka seperti > menghormati raja... kebanyakan dari mereka berpegang kepada > hadis (menurut mereka) "Siapa saja yang mengakuiku (Muhammad > saw.) sebagai tuannya, maka Ali bin Abi Thalib (beserta anak > cucunya) sebagai tuannya pula." dengan kata lain non habaib > wajib melayani mereka selayaknya tuan... > hadits tsb bunyinya adalah "من كنت مولاه فعلي مولاه" (Riwayat Ahmad, Tirmidzi), Syeikhul Islam Ibn Taimiyah berkata: "Dalam kalimat itu terdapat perbedaan antara kata al-waliy dengan al-mawla, juga dengan kata al-waali. Kata al-walayah yang merupakan lawan kata al-’adawah memiliki suatu makna, dan kata al-wilayah yang bererti al-Imarah memiliki makna yang lain. Dalam hadith ini yang dikehendaki adalah makna yang pertama, bukan makna yang kedua. Dan Nabi tidak mengatakan Man kuntu walihi fa-’aliyyun walihi tetapi yang dikatakan Nabi adalah من كنت مولاه فعلي مولاه. Menyamakan kata mawla dengan al-waali, tidaklah dapat dibenarkan, sebab makna al-walayah mendapat dukungan dari dua segi, yaitu bahwa orang-orang mu’min adalah kekasih Allah, dan Allah adalah kekasih mereka. Mengenai keadaan bahwa Nabi lebih berhak dicintai dibanding diri mereka sendiri, maka makna ini tidak dapat ditetapkan kecuali untuk Nabi saw, di mana beliau lebih berhak dicintai oleh kaum Mu’minin dari diri mereka sendiri, dan ini termasuk salah satu kekhususan Nabi shalallahu'alayhiwasallam." (Minhajus Sunnah, 4/87). > dan saya juga pernah bercakap dan mencoba berdiskusi, kalau > yang paling penting dalam islam "Sesungguhnya orang yang > paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang > paling taqwa diantara kamu." [Al Hujurat : 13] dan kita harus > berpegang kepada hal ini.. lalu jawab mereka.. "kamu lihat di > depannya ada harf taukid inna? jadi ayat tersebut maksudnya di > taukid kan lagi khusus buat kita, ahwal (orang non habib/ba'alwi) > gak masuk" saya hanya diam dan gak koment lagi. > Seharusnya ditanyakan lagi apa dasarnya dia menafsirkan seperti itu bahwa ayat tsb khsusu bagi mereka? padahal kalau dibaca ayat tsb secara lengkap maka terlihat jelas bahwa yg maksud ayat tsb adalah secara umum "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu BERBANGSA-BANGSA dan BERSUKU-SUKU supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. " Ayat tsb membuktikan bahwa seluruh manusia yg berbangsa-bangsa dan bersuku-suku, jadi bukan hanya alawiyin saja! > dan banyak lagi kerusakan yang mereka timbulkan untuk umat... > adapun masalah nasab, saat ini saya mempertanyakan kebenarannya. > Yang jelas fenomena habaib ini banyak terjadi di daerah asia > terutama melayu, malaysia, indonesia. sedangkan tidak pernah > ada di daerah timur tengah, kalaupun ada sedikit sekali, yang > jelas saya tidak pernah menemui mereka di timur tengah. > Sebenarnya di timur tengah fenomena semacam ini (pengagungan/ghuluw thd 'alawiyin) juga ada, seperti di Yaman (kebanyakan di daerah Hadhramaut), juga di Mesir, di Libanon, di Iraq dan Iran. > sekali lagi tidak lah saya memukul rata mereka. saya hanya > berbicara sesuai dengan apa yang saya lihat dengan mata kepala > saya sendiri.. > > jadi menurut saya sudah sepantas antum, yang mengerti agama > insya allah, berusaha mendidik masyarakat secara baik baik > yang kebanyakan masih fanatik dengan habaib. > > Untuk itu sewaktu saya melihat fatwa tersebut saya ingin tahu > apakah itu benar fatwa syeikh bin baz.. makanya saya posting > di sini, barangkali ada ikhwah yang mempunyai kitab kumpulan > fatwa beliau ataupun software untuk mengecek kebenaran fatwa > tersebut.. saya bingung akan kebenarannya, itu saja, apakah > mereka berdusta atau tidak.. karena kalau dusta, tentu dusta > yang sangat besar.. kalaupun tidak berdusta, yah tidak apa apa, > karena fatwa tersebut sangat bersifat umum. > Kalau boleh tau, dimana ukhtiy melihat fatwa tsb supaya bisa diteliti kebenarannya. ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> Home is just a click away.� Make Yahoo! your home page now. http://us.click.yahoo.com/DHchtC/3FxNAA/yQLSAA/TXWolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> SALURKAN BANTUAN ANDA UNTUK KAUM MUSLIMIN YANG TERKENA MUSIBAH GEMPA DI DAERAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA KEPADA LEMBAGA AMAL YANG TERPERCAYA -------------------------------------------- Website Anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] -------------------------------------------- Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
