Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu

mohon nasehat kepada antum semua.

Ana ini bingung dalam mengamalkan "saling menasehati" sesama saudara seiman

jika teman2 kajian mulai ada tanda2 futur (mulai ndak dateng kajian, jarang 
berkumpul lagi bersma penuntut ilmu yg lain), keseringan sifat ana itu milih 
"jangan su'udzon to, mungkin dia lagi...".
apakah benar sikap ana ini dan sampai batas manakah kita boleh "khusnudzon" 
sama seseorang sebelom menasehatinya?

jazakumullah khairan

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhu
AtiR





Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke