Assalamu'alaikum wa rahmatullah Bismillah walhamdulillah.
bukan melulu sistem kajian atau mau diarahkan kemana yg perlu diperhatikan dalam hal ini.betul kalo di liqo' bisa saja membahas kitab2 yang ditulis oleh para ulama2 bermanhaj salaf, betul murabbi ada yg lulusan university of Madinah seperti juga ada ustadz2 bermanhaj salaf banyak menuntut 'ilmu ke sana. tetapi kembali lagi masalah dasar yakni AKIDAH apa yg diajarkan dalam suatu majlis 'ilmu. inilah masalah prinsip yang harus tetap dipegang, dan semuanya harus sejalan dengan Qur'an dan Sunnah menurut pemahaman salaful ummah. ada sebait kalimat yang banyak dipegang tapi sangat mengkhawatirkan pada akhirnya, "mari bersama2 dalam ha;-hal yang kita sepakati, dan saling bertoleransi dalam perbedaan". marilah kita sepakati dalam AKIDAH SHAHIHAH bukan dalam bersatu dalam keberagaman akidah yang hakikatnya bersatu dalam perpecahan. dan ingatlah pada ayat QS Ali-Imron : 103 yang artinya : Dan perpeganglah kamu semuanya kepada tali (Agama) Allah dan janganlah kamu bercerai berai" Allahua'lam wassalamu'alaikum wa rahmatullah Abu Khansa Nugraha --- In [email protected], "hanif hanif" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > assalamu alaikum > > maaf, > sebenarnya kalau mau keluar insya Allah mudah. Tinggal keluar saja langsung. Mau ijin atau nggak, terserah mana yg ahsan. Tergantung sikon. FYI, itu bukan kajian. Tetapi hanya pre-kajian. Kalau ingin kajian, ya datanglah langsung ke ahlinya yg faqih dalam agama. Saya sendiri adalah anggota PKS dan telah lama aktif. Mau ikut terserah, mau nggak juga terserah. Kalau pingin tahu, ya ikut sambil dibanding2kan dg yg lain. Dan tidak bisa perbuatan salah satu kader dijadikan alasan semua kader menyetujui. Ada banyak background. Dan pemahaman kader satu dg yg lain juga gak sama. > > Mengenai buku acuan. Liqo' saya terakhir di ITS justru menggunakan buku2 salafus salih (ibnu taimiyah, ibnul qoyyim, etc). Ini semua tergantung dari tingkat pemahaman murobbi. Saya sebut liqo' terakhir karena saya sekarang "sendirian" di prancis. Liqo' saya sekarang dg antum semua di milis assunnah, milis PKS jerman, dan sesama muslim (terutama dari afrika utara-arab) di prancis > > Pesan saya, ikut atau nggak ikut harap tetap dijaga silaturrahim. Jangan hanya karena beda, gak nyapa. Gak saling kasih salam. Gak senyum. Padahal sama2 masih berstatus penuntut ilmu. Allahu a'lam > > salam, > > Hanif > > > On 24/08/06, capi capi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > assalamualaikum > > saya, ikut kajian dengan sistem liqo, dan memang kebanyakan sistem liqo > > itu digunakan oleh IM. kebanyakan mereka memakai buku yusuf qardawi, hasan > > albana. saya sarankan, sebaiknya jangan ikut. soalnya kebanyakan > > ujung-ujungnya ke (partai) PKS dan sulit untuk keluar dari kelompok itu, > > contoh seperti saya yang sekarang mau keluar dari kelompok itu sangat sulit. > > lagi pula, dalam kajian itu kalau mereka menggunakan dalil, terkadang tidak > > jelas menerangkannya. kalo saya bilang, lebih baik ikut ta'lim yang jelas > > ilmu ustadnya. Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
