>From: "Ratna" <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Sunday, October 08, 2006 5:10 PM
>Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaarakatuh
>Ana mau tanya...kalo musik itu haram dan haran pula hasil yang didapt
>darinya lalu bagaimana hukum memberi orang yang mencari rezeki dari bermain
>musik. Misal memberi uang kepada pengamen di bis atau di jalan?
>Jazakallahu khairan...
>Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabaarakatuh

Menghadapi para pengamen banyak orang yang kebingungan, bagaimana menyikapi 
mereka. Apakah  harus memberi atau tidak ? Apalagi jika kita lihat sebagian 
dari pengamen di bis kota, jalan-jalan bertampang sangar dan bersikap kasar 
dalam minta-minta.

Dibawah ini saya salinkan  nasihat dalam menghadapi para pengamen

HUKUM MEMBERI SHADAQAH KEPADA PENGAMEN

Oleh
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin
sumber http://www.almanhaj.or.id

Pertanyaan.
Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin ditanya : Syaikh yang terhormat, 
banyak pengamen, baik laki-laki, perempuan maupun anak-anak dari berbagai 
usia dan penampilan, mereka berkelilling di antara manusia di pasar-pasar, 
jalan-jalan, masjid-masjid dan tempat-tempat umum lainnya meminta sumbangan 
dan uluran tangan.

Menghadapi seperti situasi ini, banyak orang yang kebingungan, bagaimana 
menyikapi mereka. Apakah kami harus memberi mereka shadaqah dan zakat ? Kami 
mohon jawaban, semoga anda mendapat pahala dan Allah senantiasa memelihara 
dan menjaga anda.

Jawaban
Dalam hal ini hukumnya berbeda-beda tergantung kondisi dan personil 
masing-masing. Telah diketahui, bahwa banyak di antara para pengamen itu 
yang sebenarnya bukan orang-orang yang membutuhkan bantuan, bahkan mereka 
itu orang-orang kaya yang banyak harta, tapi mereka menjadikan hal ini 
sebagai profesi (mata pencaharian) dan tidak bisa meninggalkannya.

Jika anda melihat pengamen itu laki-laki yang tampak masih kuat dan segar, 
jangan anda beri, karena ia mampu bekerja seperti para pekerja lainnya. 
Sedangkan anak-anak, yang bukan pengamen sebenarnya dapat diketahui dari 
kerapian dan kemantapan penampilan, hal ini menunjukkan bahwa ia menjadikan 
&#8220;meminta-minta&#8221; sebagai kebiasaan sehingga terbiasa, bahkan 
dengan ucapan yang lancer serta hafal do&#8217;a-do&#8217;a lengkap dengan 
mimiknya. Adapun wanita, dapat diketahui dari seringnya muncul dan banyaknya 
bolak-balik. Yang jelas, jika diketahui bahwa orang yang melakukan itu 
memang sengaja beroperasi demikian tanpa kebutuhan, maka tangkap dan bawa, 
lalu serahkan ke lembaga yang menangani masalah pengamen. Wallahu 
a&#8217;lam.

[Diucapkan dan didiktekan oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin]

[Disalin dari. Kitab Al-Fatawa Asy-Syar&#8217;iyyah Fi Al-Masa&#8217;il 
Al-Ashriyyah Min Fatawa Ulama Al-Balad Al-Haram, edisi Indonesia Fatwa-Fatwa 
Terkini-1, Darul Haq]

_________________________________________________________________
Don't just search. Find. Check out the new MSN Search! 
http://search.msn.click-url.com/go/onm00200636ave/direct/01/






Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id
Website audio: http://assunnah.mine.nu
Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED]
Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke