Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Alhamdullillah Semoga Allah Azza wa jalla melindungi kita dari syubhat yg menyambar-nyambar.
Tobat adalah sesuatu yang wajib ketika manusia melakukan suatu dosa, baik kecil apalagi yg besar. Adapun adab bertobat berdasarkan kumpulan pendapat adalah : 1. Ikhlas tobat tersebut dikarenakan Allah. 2. Menyesali dengan sungguh-sungguh setiap perbuatan dosa yang telah dilakukan. 3. Bersungguh-sungguh meninggalkan perbuatan dosa tersebut. 4. Menarik diri dari lingkungan ataupun situasi yang akan menjerat kita kembali berbuat dosa. 5. Memohon dengan sungguh² kepada Allah Tabaraka wa ta'ala agar diberikan kesabaran dan kekuatan untuk selalu meniti dienul yang haq ini.(Mengikuti apa yg diperrintahkanNya dan menjauhi semua laranganNYA) Untuk lebih jelasnya silahkan antum rujuk pada Riyadush Shalihin pada bab Tobat. Sedangkan untuk Shalat Sunat Tobat berikut Akan ana coba jawab berdasarkan Buku Al Masaail jilid IV Masalah ke 95 Hal. 311-314. Disusun oleh Ustad Abdul Hakim bin Amir Abdat Artinya : Dari Asmaa' bin Hakam Al Fazaariy ia berkata : Aku pernah mendengar Ali radhiyallahu' anhu berkata : Aku adalah seorang apabila mendengar dari Rasulullah shallallahi 'alaihi wa sallam sesuatu hadits, niscaya Allah memberikan manfaat kepadaku apa yang Ia kehendaki. Dan apabila salah seorang Shahabat-Shahabat beliau menceritakan (sesuatu hadits) maka aku meminta kepadanya agar dia bersumpah, maka apabila dia telah bersumpah kepadaku, aku pun membenarkannya. Dan Abu Bakar telah menceritakan kepadaku (sesuatu Hadits) dan Abu Bakar adalah seorang yang benar (as Shiddiq), dia berkata Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahi 'alaihi wa sallam bersabda, "Tidak seorang hamba pun yg telah mengerjakan sesuatu dosa, lalu dia membaguskan wudhu'nya, kemudian berdiri shalat dua raka'at kemudian (selesai shalat) dia memohon ampun kepada Allah (atas dosanya tsb), melainkan Allah akan mengampuni (dosa)nya ; kemudian beliau membaca ayat : Dan orang-orang yang mengerjakan perbuatan yang keji atau menganiaya diri sendiri, mereka segera mengingat Allah..... (Surat Ali Imran 135) SHAHIH atau HASAN. Telah dikeluarkan oleh Abu Dawud (No. 1521, Tirmidzy (1/252 &296), Ibnu Majah (no. 1395), Ahmad (1/2,9,10, Al Humaidy di Musnad-nya (No. 4), Ath Thayaalisiy di Musnad-nya (hal. 2), Ibnu Hibban (no. 2454-Mawaarid), Nasaa-i di kitabnya "Amalul Yaum wa Lailah (No. 417, 418, 419 & 420) Syarah Hadits : 1. Shalat taubat hukumnya Sunat, untuk menyempurnakan kewajiban taubat yg hukumnya wajib. 2. Jumlah raka'atnya dua raka'at 3. Waktunya bersamaan dengan taubat ketika melakukan dosa, meskipun bertepatan dengan waktu-waktu yang terlarang, boleh menurut pendapat yang lebih kuat dari dua pendapat ulama tentang shalat-shalat sunat yang ada sebabnya seperti shalat taubat, shalat tahiyyatul masjid, shalat intizhaar dan lain-lain. Alasannya telah dijelaskan dengan hujjah yang sangat kuat oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah (Majmu' Fatawa (23/215) 4. Selesai shalat dua raka'at, kemudian memohon ampun bertaubat atas dosa yang ia lakukan sesuai dengan zhahirnya hadits. 5. Shalat Taubat dua raka'at meskipun hukumnya tidak wajib, tetapi dia mempunyai keutamaan yang sangat besar sekali, yaitu diampunkan dosanya sebagaimana ketegasan sabda nabi yang mulia shallallahu 'alaihi wa sallam Note : Ada beberapa catatan kaki yg tidak ana nukil, silahkan rujuk sendiri apabila antum mau. Berdasarkan keterangan di atas silahkan antum rujuk, dan bandingkan dengan perintah orang yg antum anggap "Ustad" tsb, apakah ada kaifiyyah (sifat) seperti yg telah dihujjahkannya. "Allahumma musyoribal qulub, syarrif qulubaanaa alaa thoa'thiq, Yaa Muqollibal qulub, tsabbit qolbi alaa dinniq". "Ya Allah yang membolak balikan hati manusia, tetapkanlah hati kami dalam keta'atan kepada-Mu, Wahai Allah yang membolak - balikan hati manusia, tetapkanlah hati kami dalam Agamamu Wassalamu'alaikum warahmatullah --- In [email protected], "m a h e" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Assalamu'alaikum warahmatullahi wabaraktuh > > Ada satu pertanyaan yang ingin saya sampaikan, sehubungan dengan bertobat > Bagaimana caranya bertobat? apakah ada sholat tobat? apakah ada bacaan khususnya? > Saya mengetahui kalau tobat yang baik adalah jika seseorang tersebut tidak mengulangi perbuatan dosanya, tetapi > sebagai manusia biasa yang penuh keterbatasan kadang dosa yang sama terulang kembali, apakah kita bisa bertobat kembali. > Karena saya pernah mendengar ceramah, kalau kita berbuat dosa lekas lah bertobat, dan jika melakukan dosa itu kembali lekaslah bertobat lagi (cara ini diutarakan akan memperkecil ruang setan untuk mengganggu kita untuk melakukan dosa yang sama) .... apakah informasi ini benar adanya. > > Apakah bacaan astagfirullah merupakan salah satu bacaan tobat > > > wassalaamu 'alaikum warahmatullaahi wabarakatuh > Website anda: http://www.assunnah.or.id & http://www.almanhaj.or.id Website audio: http://assunnah.mine.nu Berhenti berlangganan: [EMAIL PROTECTED] Ketentuan posting : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/assunnah/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
